Wang Yi Temui Kim Jong Un, Hubungan Tiongkok–Korut Makin Erat!

Tiongkok dan Korea Utara Perkuat Kerja Sama Strategis
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi saat mereka bertemu di Pyongyang, Korea Utara, 10 April 2026
©PusakoNews.com/kcna
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi saat mereka bertemu di Pyongyang, Korea Utara, 10 April 2026 ©PusakoNews.com/kcna
Sesuaikan Ukuran Baca
648

PusakoNews.com, Pyongyang - Pemerintah Tiongkok menegaskan komitmennya untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Korea Utara melalui penguatan pertukaran dan kerja sama praktis di berbagai bidang. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, dalam pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di Pyongyang.


Dalam kunjungan resmi selama dua hari ke ibu kota Korea Utara, Wang Yi menekankan pentingnya peningkatan komunikasi dan koordinasi antara kedua negara, khususnya dalam menghadapi dinamika global dan regional yang semakin kompleks. Ia menyatakan bahwa Tiongkok siap memperluas interaksi serta memperdalam kerja sama konkret guna memperkuat hubungan bilateral.


Pertemuan tersebut juga menyoroti perlunya koordinasi yang lebih erat dalam isu-isu internasional dan kawasan. Kedua pihak sepakat bahwa hubungan yang solid menjadi kunci dalam menjaga kepentingan bersama di tengah situasi geopolitik yang terus berkembang.


Sementara itu, Kim Jong Un menegaskan pentingnya meningkatkan pertukaran dan kontak di berbagai level antara kedua negara. Ia menilai hubungan yang lebih erat akan memberikan kontribusi signifikan dalam melindungi kepentingan strategis bersama serta memperkuat posisi kedua negara di kancah internasional.


Selain bertemu dengan Kim Jong Un, Wang Yi juga melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara guna memperkuat momentum positif dalam hubungan bilateral. Kedua negara berkomitmen untuk terus mendorong kerja sama yang lebih intensif di masa mendatang.


Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk menghidupkan kembali hubungan yang sempat melambat akibat pandemi COVID-19, sekaligus memperkuat kemitraan strategis di tengah perubahan konstelasi geopolitik global.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait