Jejak Keluarga Elite di Balik Bursa Kripto Terbesar Iran Terungkap

Terungkap! Bursa Kripto Terbesar Iran Ternyata Didirikan Keluarga Elite Berpengaruh
Dua bersaudara dari keluarga elit Kharrazi, menggunakan nama keluarga alternatif, mendirikan Nobitex pada tahun 2018.
Dua bersaudara dari keluarga elit Kharrazi, menggunakan nama keluarga alternatif, mendirikan Nobitex pada tahun 2018.
Sesuaikan Ukuran Baca
662

PusakoNews.com, Jakarta - Sebuah investigasi terbaru mengungkap bahwa bursa kripto terbesar di Iran, Nobitex, didirikan oleh dua bersaudara yang berasal dari salah satu keluarga paling berpengaruh di negara tersebut. Platform ini kini berkembang menjadi pusat aktivitas keuangan digital yang digunakan baik oleh masyarakat umum maupun entitas yang berada di bawah sanksi internasional.


Nobitex didirikan pada 2018 oleh Ali dan Mohammad Kharrazi, yang diketahui memiliki hubungan erat dengan lingkaran kekuasaan Iran. Dalam dokumen perusahaan, keduanya menggunakan nama keluarga alternatif untuk menyamarkan keterkaitan dengan dinasti politik Kharrazi, yang memiliki kedekatan historis dengan kepemimpinan tertinggi negara tersebut.


Seiring waktu, Nobitex tumbuh pesat menjadi platform dominan dalam ekosistem kripto Iran, dengan klaim lebih dari 11 juta pengguna—setara lebih dari 10% populasi negara itu. Bursa ini berperan penting sebagai jalur alternatif bagi warga Iran untuk mengakses sistem keuangan global di tengah pembatasan perbankan akibat sanksi Barat.


Namun, investigasi juga menemukan bahwa Nobitex telah memproses transaksi bernilai puluhan hingga ratusan juta dolar yang terkait dengan entitas yang dikenai sanksi, termasuk bank sentral Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Analisis blockchain menunjukkan adanya aliran dana signifikan yang menghubungkan platform ini dengan institusi-institusi tersebut.


Lebih jauh, Nobitex disebut menjadi bagian dari sistem keuangan paralel yang memungkinkan pergerakan dana lintas batas tanpa melalui jalur perbankan konvensional. Mekanisme ini diduga digunakan untuk mendukung aktivitas negara, termasuk pendanaan sekutu regional Iran.


Meski demikian, pihak Nobitex membantah memiliki hubungan dengan pemerintah atau terlibat secara sengaja dalam aktivitas yang melanggar sanksi. Perusahaan menyatakan bahwa setiap transaksi mencurigakan terjadi tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka.


Hingga saat ini, Nobitex belum masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat maupun sekutunya, meskipun perannya dinilai signifikan dalam ekosistem keuangan Iran yang berupaya mengatasi isolasi ekonomi global.


Investigasi ini menyoroti semakin kompleksnya penggunaan teknologi kripto dalam konteks geopolitik, sekaligus memperlihatkan bagaimana jaringan kekuasaan dapat beririsan dengan inovasi finansial di tengah tekanan sanksi internasional.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait