Pejabat PBB Ungkap Ancaman Serangan Nuklir ke Iran

Mengejutkan! Diplomat Ini Pilih Mundur, Usai Bongkar Skenario Nuklir Iran
United Nation/PBB ©PusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
31
608

PusakoNews.com, New York City - Seorang diplomat senior yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mohamad Safa, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kemungkinan skenario penggunaan senjata nuklir dalam konflik yang melibatkan Iran.


Safa, yang menjabat sebagai Perwakilan Utama organisasi Patriotic Vision (PVA) di PBB, menyampaikan keputusan pengunduran dirinya melalui unggahan di media sosial X beserta surat resmi. Ia menyatakan mundur karena tidak dapat lagi menjalankan tugas diplomatik dengan “hati nurani yang baik” jika harus menyaksikan persiapan menghadapi kemungkinan penggunaan senjata nuklir.


Dalam pernyataannya, Safa menuduh bahwa beberapa pejabat senior di PBB lebih melayani kepentingan lobi kuat daripada tujuan organisasi, dan memperingatkan bahwa situasi global saat ini — terutama ketegangan antara Iran dan kekuatan besar — berpotensi meningkat ke level yang jauh lebih berbahaya.


Safa juga menyoroti dampak kemanusiaan yang akan ditimbulkan jika skenario tersebut terjadi, dengan menyebut kota Teheran — yang dihuni jutaan orang — sebagai contoh wilayah yang akan sangat terdampak. Ia menyerukan masyarakat internasional untuk waspada dan aktif menolak eskalasi konflik yang bisa membawa bencana kemanusiaan.


Pengunduran diri ini menarik perhatian global karena mencuatkan kekhawatiran baru terkait arah kebijakan PBB dalam menangani konflik berskala besar, sekaligus memicu perdebatan mengenai peran lembaga dunia dalam meredam ketegangan internasional.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait