Pulau Kharg Jadi Sorotan Dunia, Terminal Ekspor Minyak Utama Iran Berpotensi Picu Dampak Energi Global

Diserang AS? Ini Fakta Pulau Kharg, Nadi Minyak Iran yang Bikin Dunia Khawatir
Pulau Kharg Diserang, Ancaman Baru bagi Stabilitas Energi Dunia
Sesuaikan Ukuran Baca
38
687

PusakoNews.com, Jakarta - Pulau Kharg, sebuah pulau kecil di Teluk Persia, kembali menjadi perhatian internasional setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim militer AS telah menyerang target militer di pulau tersebut pada Jumat (13/3).


Pulau Kharg dikenal sebagai pusat utama ekspor minyak Iran. Para analis energi menyebut pulau ini sebagai “jantung” industri minyak negara tersebut karena sebagian besar minyak mentah Iran dikirim ke pasar global melalui terminal yang berada di kawasan ini.

Forbidden Island

Terletak di perairan Teluk Persia, sekitar 25–30 kilometer dari daratan utama Iran dan dekat jalur pelayaran energi dunia di Selat Hormuz, Pulau Kharg memiliki luas sekitar 20 kilometer persegi. Meski kecil, posisinya sangat strategis karena memiliki perairan cukup dalam untuk disandari kapal tanker berukuran besar, yang sulit dilakukan di sebagian wilayah pantai Iran yang relatif dangkal.


Sejak berkembang pesat pada era ekspansi industri minyak tahun 1960–1970-an, pulau ini menjadi pusat saraf ekspor energi Iran. Sejumlah fasilitas penting berdiri di kawasan tersebut, mulai dari terminal pemuatan minyak, jaringan pipa bawah laut dari ladang minyak lepas pantai, hingga infrastruktur penyimpanan skala besar.



...total populasi dapat mencapai 20.000 orang jika termasuk pekerja sektor minyak dan kontraktor

Diperkirakan sekitar 80 hingga 90 persen ekspor minyak mentah Iran dikirim melalui Pulau Kharg, menjadikannya aset strategis yang sangat vital bagi perekonomian negara itu.


Meski dikenal sebagai kawasan industri energi, pulau ini juga dihuni ribuan orang. Berdasarkan sensus Iran tahun 2016, jumlah penduduk tetap mencapai sekitar 8.000 jiwa, namun total populasi dapat mencapai 20.000 orang jika termasuk pekerja sektor minyak dan kontraktor.

Fasilitas penyimpanan minyak berupa tangki-tangki penyimpanan raksasa dengan kapasitas total mencapai 30 juta barel...

Karena peran vitalnya, Pulau Kharg juga menjadi lokasi yang dijaga ketat oleh militer Iran dan sering dijuluki sebagai “Forbidden Island”.


Ketegangan terbaru muncul setelah Trump menyatakan militer AS telah melancarkan serangan terhadap target militer di pulau tersebut. Pihak Iran merespons dengan memperingatkan kemungkinan pembalasan jika infrastruktur energi negara itu diserang.


Para analis menilai, jika fasilitas minyak di Pulau Kharg terganggu atau lumpuh, dampaknya dapat meluas ke pasar energi global, termasuk potensi gangguan pasokan minyak dan lonjakan harga energi dunia.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait