"Survei Reuters/Ipsos pada 14–17 Agustus 2026 mencatat tingkat persetujuan terhadap kinerja Presiden AS Donald Trump turun menjadi 33 persen, sementara 64 persen responden menyatakan tidak setuju."
Tingkat persetujuan terhadap kinerja Trump tercatat 33 persen, turun dari 35 persen dalam survei sebelumnya.
Presiden AS, Donald Trump
Sesuaikan Ukuran Baca
931
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Washington D.C. - Tingkat persetujuan terhadap kinerja Presiden Amerika Serikat Donald Trump turun menjadi 33 persen dalam survei Reuters/Ipsos yang dilakukan pada 14–17 Agustus 2026.
Hasil tersebut merupakan penurunan dari 35 persen dalam survei yang ditutup pada awal Agustus. Sementara itu, sebanyak 64 persen responden menyatakan tidak menyetujui kinerja Trump di Gedung Putih.
Dengan angka 33 persen, tingkat persetujuan tersebut menjadi yang terendah selama masa jabatan Trump saat ini. Reuters juga mencatat angka tersebut menyamai titik terendah yang tercatat selama masa jabatan pertamanya, yakni pada Desember 2017.
Survei tersebut berakhir pada Senin, 17 Agustus 2026. Dalam laporan Reuters, penurunan tingkat persetujuan itu muncul di tengah perhatian publik terhadap konflik Amerika Serikat dengan Iran dan dampaknya terhadap harga bahan bakar.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Selain mengukur tingkat persetujuan terhadap presiden, survei Reuters/Ipsos juga menanyakan pandangan masyarakat mengenai keterlibatan militer Amerika Serikat di Iran. Sebanyak 80 persen responden memperkirakan keterlibatan AS di Iran akan berlangsung dalam waktu yang panjang, sedangkan 16 persen memperkirakan konflik tersebut berakhir dalam beberapa pekan.
Survei juga menunjukkan bahwa hanya sekitar satu dari lima warga Amerika yang menilai perang tersebut layak dilakukan.
Dalam isu ekonomi, 38 persen pemilih mengatakan Partai Demokrat lebih mampu menangani perekonomian dibandingkan 35 persen yang memilih Partai Republik. Untuk isu imigrasi, 40 persen pemilih terdaftar menilai Partai Republik memiliki pendekatan yang lebih baik, sementara 38 persen memilih Partai Demokrat.
Reuters/Ipsos melakukan survei secara daring terhadap 1.166 orang dewasa di Amerika Serikat. Ipsos menyebut survei tersebut menggunakan probability-based KnowledgePanel dan dirancang sebagai sampel probabilitas yang mewakili populasi orang dewasa AS.
Margin of sampling error untuk keseluruhan sampel tercatat sekitar plus atau minus 2,9 poin persentase pada tingkat kepercayaan 95 persen. Ipsos juga menjelaskan bahwa data ditimbang berdasarkan sejumlah karakteristik demografis dan politik untuk menyesuaikan dengan tolok ukur populasi yang digunakan dalam penelitian.
Hasil survei ini menggambarkan kondisi opini publik Amerika Serikat berdasarkan periode pengumpulan data 14–17 Agustus 2026. Perubahan hasil survei berikutnya perlu dibaca berdasarkan periode jajak pendapat masing-masing.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Reuters
[02]Ipsos
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar