"emprov Jatim mengirim tenaga kesehatan serta 8,4 ton logistik senilai Rp985.816.345 menuju Ende pada 17 Agustus 2026."
Pemprov Jatim mengirim tim BPBD, tenaga medis, dan 8,4 ton logistik senilai Rp985,8 juta untuk membantu korban gempa M7,7 di NTT.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungan itu merupakan bentuk solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana
Sesuaikan Ukuran Baca
1007
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengerahkan personel penanggulangan bencana, tenaga kesehatan, dan bantuan logistik untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan tersebut dilakukan secara bertahap. Sebanyak tujuh personel Tim Advance Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dengan kemampuan pencarian dan pertolongan telah diberangkatkan pada Minggu, 16 Agustus 2026. Tim tersebut juga bertugas melakukan asesmen kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Sehari kemudian, Senin, 17 Agustus 2026, Jawa Timur memperkuat bantuan dengan mengirim tenaga kesehatan dan logistik. Tim kesehatan dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya terdiri atas empat tenaga medis, termasuk dokter spesialis ortopedi, dokter spesialis anestesi, dan perawat, disertai obat-obatan serta peralatan medis.
Pada tahap awal, bantuan logistik yang dikirim mencapai 8,4 ton dengan nilai Rp985.816.345. Bantuan itu antara lain berupa perlengkapan anak, tempat tidur lipat, makanan siap saji, lauk pauk, makanan tambahan gizi, dan biskuit.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Bantuan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Ende menggunakan KM Dharma Rucitra 8. Setelah tiba, logistik dijadwalkan diserahkan kepada Posko Utama BPBD Provinsi NTT untuk didistribusikan sesuai pemetaan kebutuhan di daerah terdampak.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungan itu merupakan bentuk solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana. Pemerintah provinsi juga merencanakan pengiriman bantuan secara bertahap dengan target dukungan hingga sekitar 100 ton, menyesuaikan hasil asesmen lapangan.
Perkembangan berikutnya menunjukkan bantuan Jawa Timur tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Pemprov Jatim kembali mengirim 64,4 ton bantuan dan memperkuat dukungan kesehatan, sementara kebutuhan posko, dapur umum, relawan, serta dukungan pemulihan psikososial terus dipetakan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Jawa Timur Bergerak Bantu NTT, Tim BPBD hingga Tenaga Medis Dikerahkan
Gempa yang menjadi dasar pengerahan bantuan terjadi di wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. BMKG memperbarui magnitudonya menjadi M7,7 dengan sumber gempa dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hingga 17 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB, BMKG mencatat 1.624 gempa susulan.
Respons Jawa Timur menjadi bagian dari dukungan lintas daerah terhadap operasi pencarian dan pertolongan, pelayanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat NTT yang terdampak bencana.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Bakorwil Bojonegoro
[02]ANTARA
[03]RRI
[04]Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar