Fantastis! 150 Juta Ton Logam Tanah Jarang Ditemukan di Karibia
Dominika Kantongi Cadangan Logam Tanah Jarang Superbesar
Hasil studi geologi awal, yang melibatkan kolaborasi teknis dengan Korps Insinyur Angkatan Darat AS, mengidentifikasi 17 elemen logam tanah jarang bernilai tinggi untuk industri teknologi, energi terbarukan, dan pertahanan. Pemerintah menargetkan proses verifikasi dan sertifikasi cadangan rampung pada 2026, sebelum memasuki tahap komersialisasi.
Presiden Abinader menegaskan pengelolaan sumber daya ini akan dilakukan secara bertanggung jawab untuk memperkuat kedaulatan ekonomi, menekan emisi karbon, serta mendorong hilirisasi industri nasional. Pemerintah juga membentuk badan usaha milik negara, Empresa Minera Dominicana, guna memastikan pengawasan operasional dan ekspor sesuai standar internasional.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan dukungan terhadap pengembangan rantai pasok mineral kritis yang lebih beragam dan aman, seraya menegaskan pentingnya kerja sama strategis antara kedua negara.
Dengan potensi besar ini, Republik Dominika berpeluang menjadi pusat baru industri teknologi dan energi masa depan di kawasan Karibia serta mitra penting bagi pasar global.
[PusakoNews.com/red]