PusakoNews.com, Kabupaten Pangandaran - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyatakan Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, merupakan salah satu arena pacuan kuda terbaik di Indonesia. Menurutnya, keunggulan lokasi, dukungan masyarakat, serta panorama alam yang dimiliki menjadikan kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi olahraga berkuda bertaraf nasional bahkan internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Susi saat menghadiri penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 yang berlangsung di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa. Ia menegaskan bahwa penilaiannya tidak didasarkan pada asal-usulnya sebagai warga Pangandaran, melainkan pada kualitas arena dan pengalaman panjang daerah tersebut dalam menyelenggarakan pacuan kuda.
"Pangandaran bukan saya promosikan karena saya orang Pangandaran. Tempat ini memang sangat cocok dan sangat bagus untuk pacuan kuda," ujar Susi.
Tradisi Pacuan Kuda Mengakar Kuat di Pangandaran
Susi mengungkapkan bahwa masyarakat Pangandaran telah memiliki ikatan sejarah yang panjang dengan olahraga pacuan kuda. Bahkan, dirinya mengaku telah menyaksikan perlombaan pacuan kuda sejak masih berusia sekitar 10 tahun.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan sebuah ajang olahraga tidak hanya ditentukan oleh kualitas lintasan, tetapi juga dukungan masyarakat setempat. Pangandaran dinilai telah memiliki modal sosial yang kuat karena masyarakatnya telah lama akrab dengan budaya pacuan kuda.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi keuntungan besar dari sisi pemasaran sebuah event. Dengan antusiasme masyarakat yang sudah terbentuk, penyelenggara tinggal melengkapi fasilitas pendukung, seperti sarana umum, fasilitas sosial, hingga pelayanan bagi pengunjung agar pengalaman wisata olahraga semakin berkualitas.
Harapan Arena Legok Jawa Terus Dipertahankan
Dalam kesempatan itu, Susi juga mengenang perjalanan sejarah pacuan kuda di Pangandaran yang pernah digelar di kawasan Ketapang Doyong maupun Cikembulan sebelum akhirnya dihentikan.
Ia berharap Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa dapat terus dipertahankan sebagai pusat penyelenggaraan berbagai kejuaraan dan tidak lagi mengalami penghentian aktivitas.
Menurutnya, lokasi tersebut memiliki karakter yang sulit ditemukan di daerah lain karena memadukan lintasan pacuan dengan panorama alam pesisir yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun penonton.
Pacuan Kuda Dinilai Menggerakkan Ekonomi Masyarakat
Selain menjadi ajang olahraga prestasi, Susi menilai penyelenggaraan pacuan kuda memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.
Selama perlombaan berlangsung, aktivitas perdagangan meningkat melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang makanan, serta berbagai sektor jasa yang melayani kebutuhan pengunjung.
Ia berharap pengelolaan kawasan pacuan kuda terus ditingkatkan, termasuk penataan area kuliner dan fasilitas pendukung lainnya agar semakin nyaman bagi wisatawan. Dengan manajemen yang lebih baik, manfaat ekonomi diyakini akan semakin luas dirasakan masyarakat lokal.
Susi Pudjiastuti: Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa Pangandaran Layak Menjadi yang Terbaik di Indonesia
"Susi Pudjiastuti Sebut Pacuan Kuda Pangandaran Terbaik di Indonesia, Ini Alasannya"
Dorong Agenda Pacuan Kuda Digelar Rutin
Susi mendorong agar Pangandaran menjadi tuan rumah kejuaraan pacuan kuda secara rutin, sedikitnya dua hingga tiga kali setiap tahun, baik pada level provinsi maupun nasional.
Menurutnya, Pangandaran telah dikenal sebagai destinasi wisata unggulan sehingga memiliki pasar penonton yang kuat. Kombinasi antara olahraga dan pariwisata diyakini mampu meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus memperkuat citra daerah sebagai pusat sport tourism berbasis pacuan kuda.
Pangandaran Air Show Siap Digelar September
Dalam kesempatan yang sama, Susi turut mengungkap rencana penyelenggaraan Pangandaran Air Show yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September 2026.
Ajang tersebut akan menampilkan atraksi pesawat udara dan diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan setelah suksesnya penyelenggaraan Indonesia Derby.
Ia optimistis rangkaian event olahraga dan wisata berskala nasional dapat semakin memperkuat posisi Pangandaran sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia.
Panorama Legok Jawa Jadi Nilai Lebih
Menutup pernyataannya, Susi kembali menegaskan bahwa Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa memiliki keunggulan yang sulit ditandingi arena lain di Indonesia. Panorama pantai yang menyatu dengan lintasan pacuan menjadi daya tarik utama yang membuat kawasan tersebut memiliki karakter unik.
Ia bahkan menilai keindahan arena tersebut termasuk yang terbaik dan layak disejajarkan dengan lintasan pacuan kuda kelas dunia, sehingga Pangandaran memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai pusat penyelenggaraan olahraga berkuda sekaligus destinasi wisata unggulan nasional.
[PusakoNews.com/red]









Komentar