"Saga Serumpun Melesat! Kuda Kecil yang Kini Ditakuti di Indonesia Derby 2026"
Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata, Saga Serumpun Bidik Tahta Indonesia Derby 2026
Dari Sumatra Barat ke Panggung Nasional, Saga Serumpun Siap Guncang Indonesia Derby 2026
Rangkuman Berita
Kalahkan Maxi Of Khalim, Saga Serumpun Muncul sebagai Kandidat Juara Derby 2026
Perjalanan Mengejutkan Saga Serumpun Menuju Indonesia Derby 2026
Saga Serumpun Bikin Geger Dunia Pacuan Kuda, Indonesia Derby 2026 Terancam Berubah
Sesuaikan Ukuran Baca
552
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Dulu namanya mungkin belum terlalu diperhitungkan di jagat pacuan kuda nasional. Dengan postur yang relatif kecil dan penampilan sederhana, Saga Serumpun sempat dipandang sebelah mata di tengah dominasi kuda-kuda unggulan generasi 3 tahun Indonesia. Namun kini, situasinya berubah drastis. Kuda milik Serumpun Stable asal Sumatra Barat tersebut perlahan menjelma menjadi salah satu kandidat paling berbahaya menuju Indonesia Derby 2026.
Perjalanan Saga Serumpun menuju panggung utama pacuan nasional bukanlah kisah instan. Kuda keturunan Dubai’s Choice dan Voting Luck itu justru berkembang secara perlahan hingga akhirnya mulai menunjukkan kualitas sesungguhnya di berbagai seri penting Indonesia Horse Racing (IHR) musim 2026.
Dengan tinggi sekitar 155 sentimeter, Saga Serumpun memang tidak memiliki postur besar seperti sejumlah rivalnya. Namun di balik fisiknya yang tidak terlalu mencolok, tersimpan kemampuan akselerasi dan stamina yang mulai menarik perhatian banyak pihak.
Pelatih Saga Serumpun, Nicky Pantow, mengungkapkan bahwa titik balik performa kudanya mulai terlihat saat tampil pada ajang IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026. Pada kesempatan tersebut, Saga turun di Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I jarak 1.400 meter dan berhasil mencatatkan waktu 1 menit 33,66 detik.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Catatan waktu itu dinilai cukup impresif dan menjadi sinyal kuat bahwa Saga Serumpun memiliki potensi besar untuk bersaing di lintasan dengan jarak lebih jauh, termasuk level Derby yang dikenal sangat menguras stamina dan konsistensi performa.
Keyakinan kubu Serumpun Stable semakin menguat setelah membandingkan performa Saga dengan hasil race Derby pada ajang yang sama. Saat itu, Maxi Of Khalim yang tampil di Kelas 3 Tahun Derby Triple Crown Serie I jarak 1.200 meter membukukan waktu 1 menit 19,95 detik.
Dari perbandingan tersebut, tim pelatih mulai melihat adanya peluang besar bagi Saga Serumpun untuk berkembang menjadi pesaing serius di level Derby nasional.
Sebelum tampil di Pulau Jawa, Saga Serumpun lebih dahulu dikenal di arena pacuan Sumatra Barat. Namun setelah mengikuti Sawahlunto Derby 2025, langkah besar diambil oleh tim. Saga kemudian dipindahkan ke Pulau Jawa guna menjalani persiapan yang lebih matang dan kompetitif menghadapi persaingan nasional yang jauh lebih ketat.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Adaptasi Saga Serumpun di Jawa berlangsung sangat cepat. Hanya sekitar satu bulan setelah kepindahannya, Saga langsung diturunkan pada ajang IHR Jateng Derby 2026 di Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I jarak 1.400 meter.
Meski saat itu harus puas finis di posisi kedua di belakang Kana Eclipse, performa Saga mulai mencuri perhatian para pengamat pacuan kuda nasional. Banyak pihak mulai melihat potensi besar dari kuda asal Sumatra Barat tersebut.
Performa Saga Serumpun kemudian benar-benar mencapai puncaknya ketika tampil bersama joki Angel Manarisip di ajang IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026. Dalam perlombaan tersebut, Saga tampil impresif dan sukses keluar sebagai juara pada Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I jarak 1.400 meter.
Momentum positif itu terus berlanjut pada ajang IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026. Naik kelas ke level yang lebih kompetitif, Saga Serumpun kembali menunjukkan kualitasnya dengan menjuarai Kelas 3 Tahun Derby Triple Crown Serie II jarak 1.600 meter.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen paling penting dalam perjalanan Saga Serumpun musim ini. Selain mempertegas statusnya sebagai kandidat kuat Derby, hasil tersebut juga sekaligus menggagalkan harapan terciptanya back to back Triple Crown setelah Saga berhasil menaklukkan Maxi Of Khalim.
Kini, menjelang Indonesia Derby 2026, nama Saga Serumpun tak lagi dipandang sebagai pelengkap persaingan. Dari seekor kuda kecil asal Sumatra Barat yang dulu nyaris luput dari perhatian, Saga kini berkembang menjadi salah satu ancaman utama di generasi 3 tahun Indonesia.
Dengan tren performa yang terus meningkat dari seri ke seri, Saga Serumpun berpeluang besar menciptakan kejutan terbesar pada panggung Indonesia Derby 2026 dan mengukuhkan dirinya sebagai bintang baru pacuan kuda nasional. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar