"Golden Tempo Juara Belmont Stakes 2026, Ukir Sejarah Baru di Triple Crown"
Tak Terbendung! Golden Tempo Taklukkan Belmont Stakes Setelah Menangi Kentucky Derby
Ortiz merayakan saat ia melintasi garis finis di atas Golden Tempo
Rangkuman Berita
Golden Tempo Kembali Menggila, Rebut Gelar Belmont Stakes ke-158
Sejarah Tercipta! Cherie DeVaux Antar Golden Tempo Menangi Belmont Stakes
Dari Kentucky Derby ke Belmont Stakes, Golden Tempo Buktikan Kelasnya
Sesuaikan Ukuran Baca
605
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Saratoga County - Kuda pacu Golden Tempo kembali menunjukkan dominasinya di lintasan balap Amerika Serikat dengan menjuarai Belmont Stakes ke-158 yang berlangsung di Saratoga Race Course, Sabtu waktu setempat. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian besar bagi Golden Tempo setelah sebelumnya sukses merebut gelar Kentucky Derby lima pekan lalu, sekaligus menorehkan sejarah baru bagi pelatihnya, Cherie DeVaux.
Ditunggangi joki Jose Ortiz, Golden Tempo tampil impresif saat memasuki lintasan lurus terakhir. Dengan akselerasi kuat, kuda berusia tiga tahun itu berhasil mempertahankan keunggulannya hingga garis finis dan mengungguli pesaing terdekatnya, Commandment, yang harus puas berada di posisi kedua. Sementara itu, Renegade yang berstatus favorit dalam perlombaan menempati urutan ketiga.
Kemenangan ini semakin memperkuat reputasi Golden Tempo sebagai salah satu kuda pacu terbaik generasinya. Menurut Cherie DeVaux, hasil tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan Golden Tempo di Kentucky Derby bukanlah kebetulan semata.
“Golden Tempo tampil luar biasa, begitu juga Jose Ortiz. Saya merasa kemenangan ini penting untuk membuktikan bahwa keberhasilannya di Kentucky Derby memang pantas diraih. Dia menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan sebagai salah satu kuda berusia tiga tahun terbaik saat ini,” ujar DeVaux.
Prestasi tersebut juga mengukuhkan posisi DeVaux dalam sejarah pacuan kuda Amerika Serikat. Setelah menjadi wanita pertama yang melatih pemenang Kentucky Derby, kini ia menambah catatan bersejarah sebagai wanita pertama yang berhasil memenangkan lebih dari satu balapan Triple Crown. Ia juga menjadi wanita kedua dalam empat tahun terakhir yang mampu menjuarai Belmont Stakes, mengikuti jejak Jena Antonucci yang menang bersama Arcangelo pada 2023.
Meski mengaku bangga atas pencapaian tersebut, DeVaux menegaskan bahwa penghargaan terbesar tetap layak diberikan kepada Golden Tempo dan tim yang mendukung keberhasilan tersebut.
“Rasanya luar biasa. Semua penghargaan pantas diberikan kepada Golden Tempo yang memenangkan perlombaan ini dan kepada Jose yang menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Saya merasa sangat beruntung berada di posisi ini. Ini merupakan momen bersejarah dan saya sangat bersyukur dapat menjadi bagian darinya,” kata DeVaux.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
DeVaux dan Ortiz mengangkat trofi setelah memenangkan babak terakhir Triple Crown.
Dalam perlombaan sejauh 1¼ mil tersebut, Golden Tempo mencatatkan waktu 2 menit 3,49 detik. Meskipun tidak secepat performanya saat memenangkan Kentucky Derby di Churchill Downs, catatan waktu tersebut sudah lebih dari cukup untuk mengungguli delapan pesaing lainnya yang turut ambil bagian dalam perlombaan bergengsi tersebut.
Jose Ortiz mengakui bahwa strategi balapan kali ini berbeda dibandingkan Kentucky Derby. Menurutnya, Golden Tempo tidak mendapatkan situasi perlombaan yang sama seperti sebelumnya, namun tetap mampu menunjukkan kualitas dan daya juangnya.
“Saya tahu dia tidak akan mendapatkan skenario balapan seperti di Derby. Itu sempat membuat saya sedikit khawatir karena biasanya dia membutuhkan kondisi tertentu untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Namun hari ini situasinya berbeda dan dia tetap mampu menang. Itu menunjukkan kualitas sesungguhnya,” ujar Ortiz.
Belmont Stakes tahun ini juga memiliki nilai historis tersendiri karena menjadi penyelenggaraan ketiga sekaligus terakhir di Saratoga Race Course. Selama proses renovasi dan pembangunan kembali Belmont Park yang berada di perbatasan Queens dan Long Island, ajang bergengsi tersebut dipindahkan sementara ke Saratoga. Sesuai rencana, Belmont Stakes akan kembali digelar di Belmont Park pada tahun depan.
Bagi DeVaux yang lahir dan memulai karier kepelatihannya di Saratoga Springs, kemenangan tersebut memiliki makna emosional yang mendalam.
“Ini sangat berarti bagi saya. Banyak keluarga dan orang-orang terdekat berada di sini. Saratoga adalah tempat yang istimewa, dan sungguh luar biasa melihat kota ini menjadi tuan rumah perlombaan bersejarah seperti Belmont Stakes. Bisa merayakan momen ini bersama komunitas yang telah menjadi bagian hidup saya tentu sangat berharga,” ungkapnya.
Dari sisi pembayaran taruhan, Golden Tempo yang berangkat dengan odds 6-1 memberikan pembayaran sebesar 14 dolar untuk kemenangan, 7,32 dolar untuk posisi kedua, dan 3,88 dolar untuk posisi ketiga. Commandment menghasilkan pembayaran 7,02 dolar dan 4,08 dolar, sedangkan Renegade yang sebelumnya menjadi runner-up Kentucky Derby membayar 2,52 dolar.
Ortiz mengungkapkan bahwa ia menerapkan pendekatan yang hampir sama seperti saat Kentucky Derby, yakni mengikuti pergerakan Renegade yang saat itu ditunggangi oleh kakaknya sendiri, Irad Ortiz. Strategi tersebut kembali membuahkan hasil positif.
“Hari ini dia terlihat sedikit lebih bersemangat, dan itu justru membuat saya senang karena saya ingin dia tampil lebih tajam. Namun pada saat yang sama dia tetap rileks dan menjalankan semua instruksi dengan sempurna. Itulah yang paling penting,” tutur Ortiz.
Di tengah euforia kemenangan, salah satu pemilik Golden Tempo, Vinnie Viola, turut menyampaikan penghormatan khusus kepada sahabat dekatnya, Dominic DiPrisco, yang meninggal dunia pada Rabu lalu dalam usia 70 tahun.
“Saya tahu kamu berada di surga saat ini. Saya mencintaimu, dan kemenangan ini saya persembahkan untukmu. Sulit mengungkapkan dengan kata-kata apa arti kemenangan ini bagi saya,” ujar Viola dengan penuh haru.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Bagi Jose Ortiz, kemenangan Belmont Stakes 2026 menjadi gelar keduanya sepanjang karier setelah sebelumnya menjuarai perlombaan yang sama bersama Tapwrit pada 2017. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sorotan utama sepenuhnya layak diberikan kepada Golden Tempo.
“Belmont Stakes terakhir di Saratoga tentu membuat kemenangan ini terasa lebih spesial. Namun pada akhirnya semua tentang Golden Tempo. Kami hanya berharap dia terus berkembang dan mampu memenangkan perlombaan-perlombaan besar lainnya. Kami sangat bangga terhadapnya,” pungkas Ortiz.
Kemenangan di Belmont Stakes semakin mempertegas status Golden Tempo sebagai salah satu kuda pacu paling menjanjikan di Amerika Serikat saat ini. Setelah menaklukkan Kentucky Derby dan kini Belmont Stakes, Golden Tempo berhasil menorehkan musim yang luar biasa sekaligus menempatkan namanya dalam deretan elite pacuan kuda modern. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar