PusakoNews.com, Atlanta Stadium [Mercedes-Benz Stadium] - Tim nasional Argentina menunjukkan mental juara saat membalikkan keadaan secara dramatis untuk mengalahkan Mesir dengan skor 3-2 pada laga Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026. Sempat tertinggal dua gol, juara bertahan akhirnya memastikan kemenangan melalui gol telat Enzo Fernandez di masa injury time.
Kemenangan yang diraih di Atlanta Stadium ini mengantarkan skuad asuhan Lionel Scaloni melangkah ke babak perempat final. Selanjutnya, Argentina akan menghadapi pemenang pertandingan antara Swiss dan Kolombia.
Sejak awal pertandingan, Mesir tampil penuh percaya diri dan mampu memberikan tekanan kepada sang juara bertahan. Tim berjuluk Pharaohs membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui sundulan Yasser Ibrahim yang gagal diantisipasi lini pertahanan Argentina.
Kiper Mesir Mostafa Shobeir menyelamatkan tendangan penalti yang gagal dieksekusi oleh Lionel Messi dari Argentina
Keunggulan tersebut terus dipertahankan berkat penampilan gemilang penjaga gawang Mostafa Shoubir. Kiper berusia 26 tahun itu tampil luar biasa dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Argentina, termasuk menepis eksekusi penalti Lionel Messi. Selain itu, Shoubir juga melakukan beberapa penyelamatan penting untuk menghentikan peluang Alexis Mac Allister dan Julian Alvarez sehingga Mesir tetap memimpin.
Memasuki babak kedua, Mesir sempat kembali mencetak gol melalui Zizo setelah menerima umpan matang hasil kerja sama Mohamed Salah dan Haissem Hassan. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menyatakan telah terjadi pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
Wasit FranΓ§ois Letexier asal Prancis menganulir gol Zizo yang menjadi konroversi
Meski demikian, keputusan VAR hanya menunda tambahan gol Mesir. Pada menit ke-67, Zizo akhirnya benar-benar menggandakan keunggulan setelah menyelesaikan skema serangan balik cepat yang kembali melibatkan Salah dan Haissem Hassan. Gol tersebut membuat Mesir unggul 2-0 dan berada di ambang menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam turnamen.
Dalam situasi tertekan, Argentina memperlihatkan karakter sebagai tim juara dunia. Cristian Romero membuka harapan melalui gol pada menit ke-79 yang memangkas ketertinggalan menjadi 2-1.
Momentum kebangkitan berlanjut lima menit kemudian ketika Lionel Messi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-84. Kapten Argentina itu menebus kegagalannya dari titik penalti dengan penyelesaian akhir yang tenang dan akurat, menghidupkan kembali peluang Albiceleste.
Drama pertandingan mencapai puncaknya pada masa tambahan waktu. Tepat pada menit ke-90+2, Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan yang memastikan Argentina menuntaskan comeback spektakuler sekaligus mengakhiri perlawanan sengit Mesir dengan skor akhir 3-2.
Hasil tersebut memastikan Argentina tetap menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia sekaligus melangkah ke babak delapan besar dengan penuh percaya diri.
Pencetak Gol Mesir: Yasser Ibrahim (15') Zizo (67')
Catatan Statistik: Penampilan Mostafa Shoubir menjadi salah satu sorotan dalam pertandingan ini. Setelah sebelumnya menggagalkan penalti Mehdi Taremi pada fase grup, kiper Mesir tersebut kini tercatat sebagai penjaga gawang keempat dalam sejarah Piala Dunia yang mampu menggagalkan dua tendangan penalti pada satu edisi turnamen, di luar babak adu penalti. Ia menyamai pencapaian Jan Tomaszewski (Polandia), Brad Friedel (Amerika Serikat), dan Wojciech Szczesny (Polandia).
Sementara itu, gol penentu kemenangan yang dicetak Enzo Fernandez juga memiliki nilai historis karena menjadi gol ke-3.000 sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia FIFA.
Pemain Terbaik: Penghargaan Michelob Ultra Superior Player of the Match diberikan kepada Lionel Messi setelah berperan besar dalam kebangkitan Argentina melalui satu gol, kepemimpinan di lapangan, dan kontribusinya sepanjang pertandingan.
Pernyataan singkat tersebut mencerminkan betapa besar tekanan dan emosi yang dirasakan Scaloni setelah Argentina berhasil melewati salah satu pertandingan paling dramatis pada Piala Dunia FIFA 2026.
Penggemar Argentina Kibarkan Bendera Israel saat Laga Kontra Mesir, Picu Kecaman!
Sebuah aksi yang terjadi di tribun penonton pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir menjadi perhatian publik. Seorang pendukung Argentina terlihat mengibarkan bendera Israel selama pertandingan berlangsung.
Tindakan tersebut memicu beragam respons. Sebagian pihak menilai pengibaran bendera Israel dilakukan sebagai bentuk provokasi yang ditujukan kepada pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan.
Penilaian itu muncul setelah Hossam Hassan sebelumnya mendedikasikan kemenangan perdana Mesir di fase gugur Piala Dunia kepada masyarakat Gaza. Pernyataan sang pelatih mendapat perhatian luas dan dikaitkan dengan situasi konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Kemunculan bendera Israel di tengah pertandingan pun memunculkan berbagai spekulasi mengenai motif di balik aksi tersebut. Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan alasan pendukung Argentina tersebut mengibarkan bendera Israel maupun tanggapan dari penyelenggara pertandingan terkait insiden tersebut.
Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa ajang olahraga internasional kerap menjadi ruang yang tidak hanya diwarnai persaingan di lapangan, tetapi juga berpotensi menjadi panggung bagi ekspresi politik maupun solidaritas terhadap isu-isu global yang tengah berkembang. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar