Space Available Wonderful Indonesia R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Mesir Cetak Sejarah, Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti dan Amankan Tiket ke Babak 16 Besar Piala Dunia

"Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti, Mohamed Salah Antar The Pharaohs ke 16 Besar"

Drama Dallas! Mesir Kalahkan Australia Adu Penalti 4-2, Cetak Sejarah di Piala Dunia
Mohamed Salah dari Mesir yang emosional merayakan kemenangan setelah pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 melawan Australia
Mohamed Salah dari Mesir yang emosional merayakan kemenangan setelah pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 melawan Australia
Sesuaikan Ukuran Baca
620
Space Available R5 Grafiti

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Dallas Stadium [AT&T Stadium] - Tim nasional Mesir mencatatkan sejarah baru di ajang Piala Dunia setelah untuk pertama kalinya berhasil memenangi pertandingan fase gugur. The Pharaohs memastikan langkah ke babak 16 besar usai menundukkan Australia dengan skor 4-2 melalui adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga berakhirnya babak perpanjangan waktu di Dallas Stadium, Jumat.


Mesir Cetak Sejarah, Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti dan Amankan Tiket ke Babak 16 Besar Piala Dunia



Kemenangan ini menjadi tonggak penting bagi skuad asuhan Hossam Hassan. Setelah sebelumnya meraih kemenangan perdana mereka di putaran final Piala Dunia saat mengalahkan Selandia Baru, Mesir kini kembali menumbangkan wakil kawasan Antipodea untuk memastikan tempat di fase berikutnya.

Keberhasilan Mesir dalam drama adu penalti dipastikan setelah seluruh eksekutor mereka menjalankan tugas dengan sempurna. Sebaliknya, Australia harus menerima kenyataan pahit setelah dua penendangnya, Harry Souttar dan Lucas Herrington, gagal menaklukkan penjaga gawang Mesir. Tendangan penentu kemenangan akhirnya diselesaikan dengan tenang oleh Hossam Abdelmaguid.

Space Available Jogja R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Gol Cepat Ashour Bawa Mesir Memimpin

Emam Ashour merayakan gol bersama timnya
Emam Ashour merayakan gol bersama timnya

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit-menit awal. Australia sebenarnya hampir membuka keunggulan lebih dulu ketika Cristian Volpato melepaskan tendangan jarak jauh yang hanya membentur bagian atas mistar gawang.

Namun justru Mesir yang berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-13. Berawal dari situasi bola mati, percobaan pertama Emam Ashour sempat diblok pertahanan Australia. Bola kemudian dikirim kembali ke dalam kotak penalti oleh Karim Hafez sebelum disambut sundulan Ashour yang bersarang di tiang jauh gawang Socceroos.

Gol tersebut menjadi catatan istimewa bagi gelandang berusia 28 tahun itu. Sebelum tampil di Piala Dunia edisi kali ini, Ashour belum pernah mencetak gol bersama tim nasional senior. Kini ia telah mengoleksi dua gol sepanjang turnamen.

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Australia Bangkit Lewat Gol Bunuh Diri

Australia untuk menyamakan kedudukan dari gol bunuh diri Mohamed Hany
Australia untuk menyamakan kedudukan dari gol bunuh diri Mohamed Hany

Australia yang diperkuat banyak pemain muda terus berupaya mengejar ketertinggalan. Meski menunjukkan semangat tinggi, mereka kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.

Masalah semakin menghampiri tim asuhan Tony Popovic setelah bek sayap Jordan Bos mengalami cedera lutut dan harus digantikan Kai Trewin pada awal babak kedua.

Di sisi lain, Mesir hampir menggandakan keunggulan ketika Omar Marmoush berhasil lolos sendirian ke depan gawang. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih melebar.

Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan Australia untuk menyamakan kedudukan. Berawal dari tendangan bebas Aiden O'Neill dari sisi kiri, Mohamed Hany justru salah mengantisipasi bola dan menyundulkannya ke gawang sendiri pada menit ke-55. Gol bunuh diri tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan memaksa pertandingan berlangsung semakin ketat.

HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Peluang Silih Berganti Hingga Perpanjangan Waktu

Peluang Silih Berganti Hingga Perpanjangan Waktu

Mesir sebenarnya memiliki kesempatan besar mengakhiri pertandingan pada waktu normal. Sundulan keras Rami Rabia yang memanfaatkan umpan Mohamed Salah berhasil ditepis secara gemilang dengan satu tangan oleh penjaga gawang Patrick Beach.

Tak lama berselang, Salah—yang dinyatakan pulih meski sebelumnya sempat mengalami masalah hamstring—kembali menciptakan peluang melalui umpan matang kepada Haissem Hassan. Namun tendangan sang gelandang mampu diblok secara heroik oleh Harry Souttar.

Karena tak ada tambahan gol hingga akhir waktu normal maupun babak tambahan, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Menjelang babak tos-tosan, Australia sempat memasukkan kiper senior Mat Ryan menggantikan Patrick Beach dengan harapan meningkatkan peluang kemenangan. Namun strategi tersebut tidak membuahkan hasil.

Keempat algojo Mesir sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Mohamed Salah bahkan mencuri perhatian lewat eksekusi penalti bergaya Panenka yang memperlihatkan ketenangan luar biasa di bawah tekanan.

Space Available Gorontalo R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Tantang Pemenang Argentina vs Tanjung Verde

Kemenangan ini mengantarkan Mesir melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia. Mereka dijadwalkan tampil di Atlanta pada 7 Juli mendatang untuk menghadapi pemenang pertandingan antara Argentina dan Tanjung Verde.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi pencapaian terbaik Mesir sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia, setelah sebelumnya belum pernah mampu melewati fase grup.

Statistik Pertandingan:
Australia 1-1 Mesir (Adu Penalti 2-4)

Pencetak gol:
Mesir: Emam Ashour (13')
Australia: Gol bunuh diri Mohamed Hany (55')

Catatan lainnya, Australia kini telah tiga kali tampil di fase gugur Piala Dunia dan selalu tersingkir. Sebelumnya Socceroos kalah 1-2 dari Italia pada 2006 dan kembali kalah dengan skor yang sama dari Argentina pada 2022, sebelum akhirnya disingkirkan Mesir melalui adu penalti pada edisi kali ini.

Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Mohamed Salah Terpilih sebagai Pemain Terbaik

Pemain Terbaik Pertandingan Superior, Mohamed Salah (Mesir)
Pemain Terbaik Pertandingan Superior, Mohamed Salah (Mesir)

Penyerang sekaligus kapten Mesir, Mohamed Salah, dinobatkan sebagai Superior Player of the Match berkat kontribusi besarnya sepanjang pertandingan, termasuk keberhasilannya mengeksekusi penalti dengan sempurna pada babak adu penalti.

Pernyataan Pemain: 
Mohamed Salah mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut menjadi salah satu momen paling berharga dalam hidupnya karena berhasil mengukir sejarah bersama negaranya.

"Hari ini adalah salah satu hari terbaik dalam hidup saya. Kami berhasil mencetak sejarah bersama Mesir. Saya berusaha memberikan kemampuan terbaik meskipun sedang mengalami cedera karena itulah yang harus saya lakukan untuk negara. Saya bangga kepada seluruh pemain. Saya selalu mengatakan kepada mereka agar menikmati momen ini karena kesempatan seperti ini tidak datang setiap saat. Untuk pertama kalinya kami berhasil melewati fase grup dan kini melangkah ke babak berikutnya. Ini adalah momen yang pantas dirayakan."

Gelandang Mesir, Haissem Hassan, mengakui timnya telah memperkirakan pertandingan berjalan sulit mengingat kekuatan fisik Australia.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik dan unggul lebih dahulu. Setelah mereka menyamakan kedudukan, kami tetap yakin bisa bertahan. Australia memiliki pemain-pemain yang kuat, cepat, serta sangat berbahaya dalam situasi bola mati. Rasanya luar biasa mengetahui bahwa 120 juta rakyat Mesir akan merayakan kemenangan ini malam ini. Sejak kecil setiap pemain bermimpi merasakan momen seperti ini."

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pelatih Mesir Hossam Hassan merayakan kemenangan dengan mengibarkan bendera Palestina setelah pertandingan usai, saat Mesir lolos ke babak 16 besar Piala Dunia di Stadion Dallas, Arlington, Texas, AS pada 3 Juli 2026.
Pelatih Mesir Hossam Hassan merayakan kemenangan dengan mengibarkan bendera Palestina setelah pertandingan usai, saat Mesir lolos ke babak 16 besar Piala Dunia di Stadion Dallas, Arlington, Texas, AS pada 3 Juli 2026.

Sementara itu, gelandang Australia Jackson Irvine menyebut kekalahan melalui adu penalti sebagai cara paling menyakitkan untuk mengakhiri perjuangan timnya.

"Kami sudah memberikan kesempatan terbaik untuk menciptakan sejarah baru bagi Australia, tetapi akhirnya harus tersingkir lewat adu penalti. Saya tetap bangga kepada seluruh pemain, terutama mereka yang berani mengambil tanggung jawab sebagai penendang. Tim ini memiliki masa depan yang cerah. Kami mampu membatasi pemain-pemain terbaik Mesir, meski mungkin masih bisa tampil lebih baik ketika menguasai bola."

Senada dengan Irvine, penyerang Australia Awer Mabil menilai perjalanan Socceroos di turnamen ini tetap memberikan banyak hal positif.

"Kami harus bangga dengan pencapaian negara kami di turnamen ini. Penampilan para pemain muda menunjukkan kualitas yang sangat menjanjikan. Mereka mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan dan itu menjadi modal berharga untuk masa depan sepak bola Australia."
[PusakoNews.com/red]

Excellent Aromatica R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Malang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews