PusakoNews.com, Jakarta - Kantor Staf Presiden (KSP) mendukung langkah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memanfaatkan lahan idle di sekitar lembaga pemasyarakatan sebagai sarana penguatan ketahanan pangan nasional.
Dukungan tersebut disampaikan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kehadiran KSP merupakan bagian dari tugas pengawalan terhadap pelaksanaan program prioritas Presiden, termasuk agenda strategis ketahanan pangan.
Kepala Staf Kepresidenan mengapresiasi optimalisasi lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi area kegiatan yang mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi bagian dari pembinaan masyarakat binaan. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
KSP Dukung Pemanfaatan Lahan Idle Lapas untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
"Dudung Dukung Pemanfaatan Lahan Idle Lapas untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional"
Rangkuman Berita
- KSP Kawal Program Ketahanan Pangan, Lahan Idle Lapas Jadi Solusi Produktif
- Dudung Soroti Potensi Besar Lahan Lapas untuk Dukung Swasembada Pangan
- Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat, Lahan Menganggur di Lapas Mulai Dioptimalkan
KSP juga menyoroti sejumlah kendala terkait pemanfaatan lahan milik negara yang masih dihadapi dalam pelaksanaan program. Untuk itu, KSP akan melakukan koordinasi dan komunikasi lintas pihak guna membantu menyelesaikan hambatan yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program yang ditujukan bagi kepentingan masyarakat.
Sebagai lembaga yang mengawal program prioritas Presiden, KSP berkomitmen mendukung penyelesaian berbagai kendala implementasi di lapangan agar program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal.
Kepala Staf Kepresidenan berharap pemanfaatan lahan idle di lingkungan lembaga pemasyarakatan dapat menjadi proyek percontohan bagi kementerian, lembaga, maupun institusi lain yang memiliki aset serupa, sehingga dapat berkontribusi lebih luas dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
[PusakoNews.com/red]









Komentar