Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

BNN Apresiasi Film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” sebagai Media Edukasi Pencegahan Narkoba bagi Generasi Muda

"Film MAJU Dapat Dukungan BNN, Usung Pesan Kuat Perangi Bahaya Narkoba"

BNN Soroti Film MAJU, Dinilai Efektif Tanamkan Kesadaran Anti Narkoba Sejak Dini
BNN Apresiasi Film MAJU, Jadi Senjata Baru Edukasi Anti Narkoba untuk Generasi Muda
BNN Apresiasi Film MAJU, Jadi Senjata Baru Edukasi Anti Narkoba untuk Generasi Muda

Rangkuman Berita

  • Tak Sekadar Hiburan, Film MAJU Disebut BNN Mampu Selamatkan Generasi dari Narkoba
  • BNN Puji Film MAJU: Cara Kreatif Edukasi Bahaya Narkoba untuk Anak dan Remaja
  • Film MAJU Raih Penghargaan Internasional, BNN Sebut Punya Misi Besar Lawan Narkoba
Sesuaikan Ukuran Baca
538
ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) memberikan apresiasi terhadap hadirnya film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” yang dinilai mampu menjadi media edukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Special Screening dan Press Conference film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” yang berlangsung di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Senin (15/6). Acara tersebut dihadiri jajaran Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama BNN RI, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Lembaga Sensor Film (LSF), Panen Entertainment, serta para pemain dan kru film.

Mewakili Kepala BNN RI, Deputi Pencegahan BNN RI M. Zainul Muttaqien menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan film yang mengangkat pesan edukatif tersebut. Menurutnya, film memiliki kekuatan besar sebagai sarana komunikasi publik dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk ancaman narkoba yang masih menjadi tantangan serius bagi bangsa.

Dalam sambutannya, M. Zainul Muttaqien menegaskan bahwa film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya Asta Cita ke-7 yang menitikberatkan pada upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Film MAJU merupakan salah satu implementasi Asta Cita ketujuh Presiden Prabowo dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Melalui film ini, pesan-pesan edukasi dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deputi Pencegahan BNN RI menekankan bahwa penanganan persoalan narkoba tidak dapat semata-mata mengandalkan pendekatan penegakan hukum atau hard power approach. Upaya pencegahan juga harus diperkuat melalui pendekatan lunak (soft power approach) yang berfokus pada pendidikan, pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keluarga, serta peningkatan kesadaran masyarakat sejak usia dini.

Film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” mengangkat kisah petualangan empat sahabat yang berusaha mengungkap misteri hilangnya seorang teman melalui petunjuk berupa potongan-potongan kembang gula. Di balik alur cerita yang menarik dan penuh teka-teki, film ini menyampaikan berbagai nilai positif yang relevan dengan kehidupan generasi muda.

Space Available R5 Grafiti

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pesan-pesan mengenai pentingnya persahabatan, pendidikan karakter, peran keluarga, pemberdayaan guru, inklusi sosial, sikap anti-perundungan (bullying), serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai tantangan menjadi bagian penting yang mewarnai keseluruhan cerita. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu memberikan pembelajaran sekaligus inspirasi bagi para penonton, khususnya anak-anak dan remaja.

Tidak hanya mendapat apresiasi di dalam negeri, film ini juga berhasil mencatatkan prestasi di tingkat internasional. “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” meraih penghargaan Best Feature Film pada Moscow International Children’s Film Festival. Selain itu, film ini juga terpilih sebagai Official Nominee pada Canada International Children Film Festival serta masuk dalam Official Selection di sejumlah festival film internasional lainnya.

BNN RI berharap film yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 6 Agustus 2026 tersebut dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba serta pentingnya membangun ketahanan diri sejak dini.

Melalui momentum tersebut, BNN juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penyebarluasan pesan-pesan positif yang diusung film “MAJU”. Sinergi antara pemerintah, industri kreatif, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya narkoba.

Dukungan terhadap karya-karya edukatif seperti film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” diharapkan mampu memperkuat gerakan nasional menuju Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, berkarakter, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba.
[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Wonderful Indonesia R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews