Golden Tempo Mundur dari Preakness Stakes, Harapan Triple Crown 2026 Resmi Pupus

Publik Kecewa, Golden Tempo Resmi Tidak Ikut Preakness Stakes 2026
Joki Jose L. Ortiz merayakan setelah menunggangi Golden Tempo (19) menuju kemenangan dalam perlombaan pacuan kuda Kentucky Derby ke-152 di Churchill Downs pada hari Sabtu.
Joki Jose L. Ortiz merayakan setelah menunggangi Golden Tempo (19) menuju kemenangan dalam perlombaan pacuan kuda Kentucky Derby ke-152 di Churchill Downs pada hari Sabtu.
Sesuaikan Ukuran Baca
894

PusakoNews.com, Louisville - Kentucky Derby 2026 dipastikan tidak akan melahirkan juara Triple Crown setelah pemenang Derby, Golden Tempo, resmi memutuskan absen dari ajang Preakness Stakes yang akan digelar pada 16 Mei mendatang di Laurel Park, Maryland.


Pelatih Golden Tempo, Cherie DeVaux, menyatakan keputusan tersebut diambil demi menjaga kondisi fisik dan masa depan sang kuda usai menjalani balapan berat pada Kentucky Derby beberapa hari lalu. Tim memilih memberikan waktu pemulihan lebih panjang sebelum mengarahkan Golden Tempo tampil di Belmont Stakes pada Juni mendatang di Saratoga Race Course, New York.


Keputusan ini sekaligus mengakhiri harapan publik untuk menyaksikan perebutan Triple Crown musim 2026. Dalam tradisi pacuan kuda Amerika Serikat, Triple Crown hanya bisa diraih apabila seekor kuda mampu menjuarai tiga balapan bergengsi secara beruntun, yakni Kentucky Derby, Preakness Stakes, dan Belmont Stakes. Prestasi tersebut terakhir kali dicapai oleh Justify pada 2018.

Golden Tempo Mundur dari Preakness Stakes, Harapan Triple Crown 2026 Resmi Pupus

Golden Tempo sebelumnya mencuri perhatian dunia pacuan kuda setelah tampil sensasional pada Kentucky Derby 2026. Dengan odds 23-1, kuda berusia tiga tahun itu berhasil bangkit dari posisi belakang dan finis terdepan dalam lintasan dramatis di Churchill Downs.

 Kemenangan tersebut juga mencatat sejarah baru karena Cherie DeVaux menjadi perempuan pertama yang berhasil melatih pemenang Kentucky Derby sepanjang sejarah penyelenggaraan ajang tersebut.


Preakness Stakes tahun ini turut menjadi sorotan karena kembali digelar tanpa kehadiran juara Kentucky Derby. Fenomena tersebut semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya kekhawatiran pelatih dan pemilik kuda terhadap jadwal balapan Triple Crown yang dinilai terlalu padat, khususnya jeda dua pekan antara Kentucky Derby dan Preakness Stakes.


Absennya Golden Tempo diperkirakan akan memengaruhi daya tarik komersial dan rating televisi Preakness Stakes 2026. Sejumlah pihak di industri pacuan kuda Amerika bahkan mulai mendorong evaluasi terhadap format dan kalender Triple Crown agar lebih menyesuaikan standar pemulihan modern bagi kuda pacu elit.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait