Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

AI Berhasil Membaca Kode Rahasia Kuno yang Tak Terpecahkan Selama Berabad-Abad

AI Generation

"AI Buka Rahasia Abad Pertengahan: Dari Surat Cinta, Intrik Politik hingga Ramuan Obat Kuno"

Teknologi AI Berhasil Pecahkan Sandi Abad Pertengahan yang Misterius
AI Bongkar Rahasia Manuskrip Vatikan Berusia 400 Tahun, Isinya Mengejutkan
AI Bongkar Rahasia Manuskrip Vatikan Berusia 400 Tahun, Isinya Mengejutkan

Rangkuman Berita

  • Surat Cinta hingga Ramuan Rahasia, AI Ungkap Dokumen Tersembunyi Dunia
  • Heboh! AI Berhasil Membaca Kode Rahasia Kuno yang Tak Terpecahkan Selama Berabad-Abad
  • Manuskrip Rahasia Vatikan Akhirnya Terbaca, AI Jadi Kunci Utamanya
Sesuaikan Ukuran Baca
572
ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Vatikan - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini tidak hanya merevolusi dunia teknologi modern, tetapi juga membuka lembaran sejarah yang selama ratusan tahun terkunci rapat di balik kode-kode misterius. Para peneliti dari berbagai universitas dan lembaga riset internasional berhasil memanfaatkan teknologi AI untuk mengungkap isi manuskrip kuno, surat rahasia, hingga dokumen terenkripsi yang selama ini tidak dapat dibaca manusia.

Salah satu penemuan paling menarik berasal dari arsip perpustakaan Vatikan, tempat sebuah manuskrip misterius berusia lebih dari 400 tahun akhirnya berhasil diuraikan setelah sekian lama menjadi teka-teki bagi para sejarawan dan ahli kriptografi.

Manuskrip tersebut dikenal dengan nama “Sandi Borg”, sebuah buku tulisan tangan setebal 408 halaman yang dipenuhi simbol-simbol asing, huruf Romawi, serta tulisan Arab pada halaman depannya. Selama berabad-abad, isi dokumen itu tidak dapat dipahami karena menggunakan sistem sandi rumit tanpa kunci penerjemah yang diketahui.

Dokumen kuno tersebut diyakini menyimpan berbagai resep pengobatan rahasia untuk penyakit manusia. Pada masa itu, praktik pengobatan tertentu sering dirahasiakan karena dapat memicu tuduhan sihir atau praktik terlarang. Seiring bertambahnya usia manuskrip, sejumlah halaman juga mengalami kerusakan sehingga membuat proses penguraian semakin sulit dilakukan.

Namun berkat bantuan pembelajaran mesin atau machine learning, para peneliti akhirnya mampu memecahkan sebagian besar isi teks tersebut. Mereka menemukan ribuan resep pengobatan unik dari masa lampau, mulai dari anjuran meminum anggur merah berkualitas tinggi hingga fermentasi pala dalam adonan untuk mengobati disentri.


AI Berhasil Membaca Kode Rahasia Kuno yang Tak Terpecahkan Selama Berabad-Abad


Profesor Linguistik Komputasional Universitas Stockholm, Swedia, Beáta Megyesi, yang terlibat langsung dalam proyek tersebut, mengatakan bahwa proses penguraian sandi sejarah menyerupai pekerjaan detektif yang membutuhkan ketelitian tinggi.

Menurutnya, setiap simbol, pola, dan potongan informasi dapat menjadi petunjuk penting untuk membuka rahasia masa lalu yang selama ini hilang dari sejarah manusia.

Megyesi bersama timnya kini memimpin pengembangan teknologi AI yang dirancang khusus untuk membantu memecahkan sandi-sandi bersejarah secara lebih cepat dan efisien. Upaya tersebut membuka peluang besar bagi dunia akademik untuk mengakses kembali informasi penting yang selama ini tersembunyi di berbagai perpustakaan dan arsip dunia.

Diperkirakan sekitar satu persen dokumen di arsip global masih berada dalam kondisi terenkripsi, baik sebagian maupun sepenuhnya. Beberapa di antaranya berasal dari era Yunani dan Romawi kuno.

Dokumen-dokumen tersebut menyimpan berbagai informasi penting, mulai dari diplomasi kerajaan, ritual perkumpulan rahasia, pengetahuan medis, kisah asmara, hingga percakapan pribadi yang sengaja disembunyikan dari publik.


AI Berhasil Membaca Kode Rahasia Kuno yang Tak Terpecahkan Selama Berabad-Abad


Dalam sejumlah kasus, keberhasilan mengungkap isi dokumen rahasia berpotensi mengubah pemahaman sejarah secara signifikan. Salah satu contohnya adalah kumpulan surat berkode milik Mary Queen of Scots yang berhasil dipecahkan beberapa waktu lalu. Surat-surat itu mengungkap keterlibatan sang ratu dalam upaya merebut kembali takhta serta hubungan politiknya yang rumit dengan putranya sendiri, James VI dari Skotlandia yang kelak menjadi Raja Inggris.

Sandi-sandi sejarah memiliki tingkat kesulitan berbeda-beda. Sebagian menggunakan sistem substitusi sederhana, yakni mengganti huruf dengan simbol tertentu. Namun banyak pula yang jauh lebih kompleks, menggunakan simbol palsu sebagai jebakan, beberapa karakter untuk satu huruf yang sama, atau bahkan memakai bahasa dasar yang sudah punah.

Space Available Gorontalo R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

AI Berhasil Membaca Kode Rahasia Kuno yang Tak Terpecahkan Selama Berabad-Abad

Kompleksitas tersebut membuat proses dekripsi membutuhkan waktu sangat panjang. Kriptolog dari Institut Nasional Penelitian Ilmu Komputer Prancis (INRIA), Cecile Pierrot, misalnya, membutuhkan waktu enam bulan untuk menguraikan surat rahasia milik Charles V, Kaisar Romawi Suci sekaligus Raja Spanyol.

Surat sepanjang tiga halaman itu menggunakan sekitar 120 simbol berbeda dan mengungkap ketakutan Charles V terhadap rencana pembunuhan yang diduga melibatkan pihak lawan politiknya.

Sebelum proses dekripsi dimulai, para peneliti terlebih dahulu harus menyalin seluruh simbol tulisan tangan ke dalam format digital. Tahapan ini sering menjadi pekerjaan paling melelahkan karena tinta yang memudar dan tulisan tangan kuno sulit dikenali.

Pierrot mengaku dirinya terkadang membutuhkan waktu satu hari penuh hanya untuk menyalin surat dua halaman berisi simbol-simbol asing.

Kini AI mulai memangkas waktu pengerjaan tersebut secara drastis.

Profesor Linguistik Jerman dari Universitas Oslo, Michelle Waldispühl, bersama timnya menggunakan platform AI bernama Transkribus untuk menyalin surat rahasia dari abad ke-17 yang ditulis oleh bangsawan Sigismund Heusner von Wandersleben kepada Kanselir Agung Swedia, Axel Oxenstierna, pada masa Perang Tiga Puluh Tahun di Eropa.

Platform tersebut telah dilatih menggunakan berbagai bahasa, gaya tulisan tangan, dan aksara dari lintas abad. AI dapat mendeteksi blok teks, mengenali baris tulisan, lalu mengubahnya menjadi dokumen digital yang bisa dianalisis lebih lanjut.

Walaupun tetap memerlukan koreksi manual, teknologi tersebut dinilai sangat membantu mempercepat pekerjaan para peneliti.

Namun tantangan tetap ada, terutama ketika dokumen menggunakan simbol-simbol unik seperti lambang astrologi, tanda buatan tangan, atau angka dengan bentuk yang tidak lazim.

Untuk mengatasi hal tersebut, para peneliti dalam proyek internasional Descrypt tengah mengembangkan model AI yang lebih adaptif dan mampu mengenali berbagai jenis aksara serta simbol langka.

Setelah proses transkripsi selesai, tahap dekripsi dilakukan dengan bantuan algoritma komputer yang menganalisis pola kemunculan simbol dan mencocokkannya dengan frekuensi huruf dalam suatu bahasa.

Sebagai contoh, huruf “E” merupakan huruf paling sering muncul dalam bahasa Inggris. Namun dalam beberapa dokumen rahasia, satu huruf dapat diwakili oleh banyak simbol berbeda sehingga proses dekripsi tetap membutuhkan keterlibatan manusia.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

AI Berhasil Membaca Kode Rahasia Kuno yang Tak Terpecahkan Selama Berabad-Abad

Waldispühl menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut masih mengandalkan kombinasi antara kemampuan mesin dan intuisi manusia, terutama dalam memahami bahasa kuno.

Di balik surat rahasia Von Wandersleben, para peneliti menemukan informasi penting mengenai ancaman politik dan konspirasi di antara sekutu Protestan Swedia selama konflik Perang Tiga Puluh Tahun.

Sementara itu, tim Megyesi kini sedang mengembangkan sistem AI yang mampu melewati proses transkripsi secara langsung. Teknologi tersebut dirancang untuk menganalisis foto halaman manuskrip dan langsung menguraikan pesan tersembunyi di dalamnya.

Pendekatan ini diuji menggunakan “Sandi Copiale”, manuskrip rahasia abad ke-18 yang berisi aturan dan ritual sebuah perkumpulan rahasia di Jerman. AI dilatih menggunakan kombinasi tulisan tangan kuno dan teks hasil dekripsi sebelumnya hingga akhirnya mampu membaca bagian baru yang belum pernah dipelajari.

Teknologi semacam ini dinilai sangat menjanjikan, terutama untuk mengungkap sistem tulisan yang langka dan tidak standar.

Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Dalam proyek Descrypt, para peneliti juga mengumpulkan berbagai manuskrip sandi dari arsip dunia untuk membangun basis data pelatihan AI. Di antara temuan mereka terdapat sekitar 400 kartu pos rahasia dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa kartu pos yang berhasil diuraikan ternyata berisi surat cinta dalam bahasa Jerman.

Tim Megyesi bahkan telah menciptakan prototipe chatbot AI yang mampu melakukan transkripsi dan dekripsi secara bersamaan. Sistem tersebut menggabungkan teknologi pengenalan gambar, algoritma pemecah kode, dan model bahasa besar seperti yang digunakan chatbot modern.

Ketika diuji menggunakan Sandi Borg, chatbot AI itu berhasil menerjemahkan sekitar 500 simbol hanya dalam waktu 29 menit. Sistem tersebut juga dapat menjelaskan alasan logis di balik hasil dekripsinya untuk meminimalkan risiko kesalahan atau “halusinasi” AI.

Pengembangan ini diyakini akan menjadi terobosan besar dalam dunia sejarah, filologi, dan kriptografi.

Selain membantu membuka rahasia manuskrip abad pertengahan, teknologi AI juga berpotensi menguraikan sistem tulisan kuno yang hingga kini belum dapat dibaca manusia, seperti cakram Phaistos berusia 4.000 tahun dari Kreta dan aksara Yunani kuno “Linear A”.

Para peneliti meyakini bahwa masa depan AI bukan hanya tentang otomatisasi modern, tetapi juga tentang menghubungkan kembali manusia dengan sejarah yang selama ini terkubur dan terlupakan.

Kemajuan teknologi tersebut diharapkan dapat membuka akses baru terhadap pengetahuan masa lalu yang selama berabad-abad tersembunyi di balik kode, simbol, dan tulisan misterius.
[PusakoNews.com/red]

Excellent Aromatica R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Malang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews