Pizza Leleh Keju - R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Meta Pangkas 10% Karyawan Global di Tengah Ekspansi Besar-Besaran AI

AI Generation
Meta PHK 10% Karyawan, Ribuan Orang Terdampak Imbas Investasi AI
Kantor pusat Meta berada di Menlo Park, California
Kantor pusat Meta berada di Menlo Park, California
Sesuaikan Ukuran Baca
658
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, San Francisco - Perusahaan teknologi global Meta Platforms mengumumkan rencana pemangkasan sekitar 10% dari total tenaga kerjanya atau setara dengan kurang lebih 8.000 karyawan secara global. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada 20 Mei 2026.


Selain pengurangan tenaga kerja, perusahaan juga akan menutup sekitar 6.000 posisi yang sebelumnya masih terbuka. Keputusan ini disampaikan melalui memo internal oleh Chief People Officer, Janelle Gale, dan telah dikonfirmasi kepada media.


Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengimbangi lonjakan investasi besar di sektor kecerdasan buatan (AI). Meta Platforms dalam beberapa tahun terakhir memang mengalokasikan dana signifikan untuk pengembangan infrastruktur AI, termasuk pusat data dan teknologi pendukung lainnya. Pada 2025, belanja modal perusahaan mencapai sekitar 72,2 miliar dolar AS dan diproyeksikan meningkat hingga sedikitnya 115 miliar dolar AS pada 2026.


Manajemen perusahaan menegaskan bahwa restrukturisasi ini dilakukan untuk menjaga daya saing di tengah transformasi industri teknologi yang semakin dipengaruhi oleh AI. CEO Mark Zuckerberg sebelumnya juga mengindikasikan bahwa perkembangan AI akan mengubah cara kerja perusahaan secara signifikan, termasuk mengurangi kebutuhan akan tim besar dalam sejumlah proyek.

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Meta Pangkas 10% Karyawan Global di Tengah Ekspansi Besar-Besaran AI

Karyawan yang terdampak di Amerika Serikat akan menerima paket kompensasi berupa 16 minggu gaji pokok ditambah dua minggu tambahan untuk setiap tahun masa kerja. Sementara itu, skema kompensasi di negara lain akan disesuaikan dengan regulasi setempat.


Gelombang pemutusan hubungan kerja ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri teknologi global, di mana sejumlah perusahaan mulai merampingkan organisasi seiring meningkatnya efisiensi yang dihasilkan oleh adopsi teknologi AI.


Sebelumnya, Meta Platforms juga telah melakukan pemangkasan tenaga kerja dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari penyesuaian pascapandemi dan restrukturisasi bisnis.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait