PusakoNews.com, San Francisco - Perusahaan teknologi global Meta Platforms mengumumkan rencana pemangkasan sekitar 10% dari total tenaga kerjanya atau setara dengan kurang lebih 8.000 karyawan secara global. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada 20 Mei 2026.
Selain pengurangan tenaga kerja, perusahaan juga akan menutup sekitar 6.000 posisi yang sebelumnya masih terbuka. Keputusan ini disampaikan melalui memo internal oleh Chief People Officer, Janelle Gale, dan telah dikonfirmasi kepada media.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengimbangi lonjakan investasi besar di sektor kecerdasan buatan (AI). Meta Platforms dalam beberapa tahun terakhir memang mengalokasikan dana signifikan untuk pengembangan infrastruktur AI, termasuk pusat data dan teknologi pendukung lainnya. Pada 2025, belanja modal perusahaan mencapai sekitar 72,2 miliar dolar AS dan diproyeksikan meningkat hingga sedikitnya 115 miliar dolar AS pada 2026.
Manajemen perusahaan menegaskan bahwa restrukturisasi ini dilakukan untuk menjaga daya saing di tengah transformasi industri teknologi yang semakin dipengaruhi oleh AI. CEO Mark Zuckerberg sebelumnya juga mengindikasikan bahwa perkembangan AI akan mengubah cara kerja perusahaan secara signifikan, termasuk mengurangi kebutuhan akan tim besar dalam sejumlah proyek.




Komentar