"Lemhannas Tegaskan Komitmen Dukung Astacita di Usia ke-61 Tahun"
Transformasi Lemhannas Jadi Kunci Hadapi Ancaman Geopolitik Global
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, TB Ace Hasan Syadzily memberikan keterangan kepada wartawan usai kegiatan Lemhannas Fun Run di Gedung Lemhannas RI, Jakarta Pusat, Minggu (24/5/2026)
Rangkuman Berita
Peringatan HUT ke-61 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia menjadi momentum strategis untuk memperkuat ketahanan nasional dalam mendukung visi Astacita dan Indonesia Emas 2045. Lemhannas menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari geopolitik, ancaman siber, krisis pangan dan energi, hingga ketidakpastian ekonomi dunia. Melalui penguatan kajian strategis, pembinaan kepemimpinan nasional, serta kolaborasi lintas sektor, Lemhannas berkomitmen menjaga stabilitas nasional dan memperkuat daya saing bangsa demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan tangguh menghadapi masa depan.
Sesuaikan Ukuran Baca
599
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia atau Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan nasional melalui momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 yang digelar di Jakarta. Perayaan tahun ini menjadi tonggak penting bagi Lemhannas dalam memperkokoh perannya sebagai lembaga strategis negara guna mendukung implementasi visi pembangunan nasional Astacita menuju Indonesia Emas 2045.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, TB Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-61 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat transformasi kelembagaan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, dinamika geopolitik internasional, ketidakpastian ekonomi global, ancaman nonmiliter, hingga percepatan perkembangan teknologi menuntut bangsa Indonesia memiliki fondasi ketahanan nasional yang semakin kokoh dan adaptif.
Mengusung tema “Transformasi Lemhannas Republik Indonesia untuk Mengokohkan Ketahanan Nasional”, rangkaian kegiatan HUT ke-61 Lemhannas diisi dengan berbagai agenda kebangsaan yang melibatkan unsur pemerintah, alumni, masyarakat, pelaku UMKM, hingga generasi muda. Salah satu kegiatan utama adalah Lemhannas Fun Run yang diikuti lebih dari 2.500 peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan sekaligus representasi komitmen Lemhannas untuk terus bergerak maju memperkuat daya tahan bangsa di tengah perubahan global yang berlangsung cepat.
Dalam keterangannya, TB Ace Hasan Syadzily menekankan bahwa ketahanan nasional pada era modern tidak lagi dapat dipahami secara sempit hanya dalam konteks pertahanan militer. Ketahanan nasional harus dimaknai sebagai kemampuan bangsa dalam membangun daya tahan, daya tangkal, daya lenting, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai ancaman, hambatan, tantangan, dan gangguan, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Konsep tersebut mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, hingga transformasi digital dan ketahanan pangan nasional.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Lemhannas RI juga menegaskan dukungannya terhadap implementasi Astacita Presiden Prabowo Subianto sebagai arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Dalam konteks tersebut, Lemhannas berkomitmen menjalankan mandat negara untuk mencetak kader-kader pemimpin nasional yang memiliki wawasan kebangsaan, integritas, serta kapasitas kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan masa depan. Selain itu, Lemhannas terus memperkuat fungsi kajian strategis guna memberikan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional dan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.
Peringatan HUT ke-61 Lemhannas juga diwarnai berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan, seperti tasyakuran, donor darah, orasi kebangsaan, hingga pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Keterlibatan UMKM dan sejumlah instansi pemerintah, termasuk Badan Pangan Nasional, dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional berbasis masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat akar rumput sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam momentum tersebut, Lemhannas RI juga menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan agar tetap relevan menghadapi perubahan lanskap global. Tantangan geopolitik yang semakin dinamis, persaingan ekonomi internasional, ancaman siber, perubahan iklim, hingga krisis pangan dan energi global menjadi faktor yang harus diantisipasi melalui penguatan ketahanan nasional secara menyeluruh. Karena itu, Lemhannas menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nasional dan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional jangka panjang.
Melalui peringatan HUT ke-61 ini, Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia berharap semangat transformasi dan penguatan ketahanan nasional dapat terus tumbuh di seluruh lapisan masyarakat. Dengan ketahanan nasional yang kuat, Indonesia diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mewujudkan cita-cita besar menjadi negara maju, berdaulat, mandiri, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
[PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar