Fifa World Cup 2026 R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

El Nino Godzilla Mengancam, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Tetap Aman

Ketahanan Nasional

"Prabowo Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi El Nino Godzilla, Cadangan Beras Tembus 5,2 Juta Ton"

Prabowo dan Mentan Amran Siapkan Strategi Besar Hadapi El Nino Godzilla
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman

Rangkuman Berita

  • Cadangan Pangan Indonesia Kuat, Pemerintah Optimistis Lolos dari Ancaman El Nino Godzilla
  • Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Perkuat Irigasi hingga Cetak Sawah Baru
  • Stok Beras Nasional Dipastikan Aman hingga 10 Bulan ke Depan, Ini Kata Mentan Amran
Sesuaikan Ukuran Baca
524
Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Pemerintah menegaskan kesiapan menghadapi potensi dampak fenomena iklim El Nino Godzilla dengan memastikan ketersediaan cadangan pangan nasional serta memperkuat berbagai infrastruktur pendukung sektor pertanian di seluruh Indonesia.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6). Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional di tengah ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi memengaruhi produksi pertanian.

Usai pertemuan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa kondisi cadangan pangan nasional saat ini berada pada level yang sangat aman. Hingga Juni 2026, stok beras nasional tercatat mencapai sekitar 5,2 juta ton. Selain itu, terdapat pula cadangan beras yang tersimpan di berbagai sektor, termasuk hotel, rumah tangga, dan restoran, dengan total mencapai sekitar 12,5 juta ton.

Menurut Amran, akumulasi cadangan tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

“Jika seluruh cadangan dihitung secara keseluruhan, stok yang tersedia diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan nasional hingga 10 sampai 11 bulan ke depan. Dengan asumsi konservatif selama 10 bulan, maka kebutuhan beras nasional aman hingga April tahun depan,” ujarnya.

Selain memastikan kecukupan stok pangan, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna mengantisipasi dampak El Nino terhadap sektor pertanian. Berbagai program strategis terus dijalankan untuk menjaga produktivitas lahan dan menjamin keberlanjutan produksi pangan nasional.

Langkah-langkah tersebut meliputi pembangunan embung, pengembangan irigasi pompa, pembangunan sumur dalam, program pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, hingga percepatan program pencetakan sawah baru.

Optimalisasi lahan menjadi salah satu fokus utama pemerintah, terutama pada kawasan rawa yang sebelumnya hanya mampu menghasilkan satu kali panen dalam setahun. Melalui intervensi teknologi dan infrastruktur, produktivitas lahan ditingkatkan sehingga memungkinkan petani melakukan dua hingga tiga kali masa tanam dalam satu tahun.

“Kami telah menyiapkan berbagai instrumen mitigasi, mulai dari embung, irigasi pompa, sumur dalam, pompanisasi, optimalisasi lahan, hingga pencetakan sawah baru. Seluruh program tersebut diarahkan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh El Nino. Insyaallah, ketahanan pangan nasional tetap aman,” kata Amran.

Di sektor peternakan, pemerintah juga terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan, khususnya telur dan daging ayam. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif dengan para peternak serta Badan Gizi Nasional (BGN) guna meningkatkan tingkat konsumsi masyarakat.

Space Available Gorontalo R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

El Nino Godzilla Mengancam, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Tetap Aman

Menteri Amran menjelaskan bahwa pemerintah mendorong peningkatan frekuensi konsumsi telur dan daging ayam dalam berbagai program pemenuhan gizi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara produksi dan permintaan sehingga harga tetap stabil di tingkat peternak maupun konsumen.

“Kami telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional agar konsumsi telur yang sebelumnya satu kali dalam seminggu dapat ditingkatkan menjadi tiga kali, termasuk konsumsi daging ayam. Langkah ini mulai memberikan dampak terhadap pergerakan harga yang lebih baik dan telah disepakati bersama,” jelasnya.

Selain fokus pada ketahanan pangan, pemerintah juga terus mempercepat program hilirisasi sektor hortikultura dan perkebunan. Beberapa komoditas strategis yang menjadi perhatian antara lain kopi, kelapa, dan tebu, yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian nasional.

Di sisi lain, pemerintah akan melanjutkan penyaluran berbagai bantuan langsung kepada petani untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program tersebut mencakup areal seluas sekitar 870 ribu hektare yang tersebar di berbagai daerah, termasuk wilayah Papua. Dukungan pemerintah diberikan dalam bentuk bantuan alat dan mesin pertanian, pembangunan sawah baru, serta berbagai program penguatan kapasitas produksi.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran bantuan sebesar Rp3,2 triliun pada tahun 2026. Sebelumnya, pada tahun 2025 telah disalurkan bantuan senilai Rp2 triliun, sehingga total dukungan yang diberikan mencapai lebih dari Rp5,5 triliun.

Menteri Amran menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar seluruh program bantuan yang langsung menyentuh masyarakat tersebut terus dilanjutkan dan diperkuat.

“Bapak Presiden meminta agar bantuan ini diteruskan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Bantuan yang diberikan mencakup hibah, traktor, pembangunan sawah, hingga perluasan program pencetakan sawah baru sesuai kebutuhan daerah, termasuk di Papua Barat dan sejumlah wilayah lainnya,” ungkapnya.

Dengan dukungan cadangan pangan yang kuat, penguatan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan, percepatan hilirisasi komoditas strategis, serta berbagai program bantuan kepada petani, pemerintah optimistis Indonesia mampu menghadapi ancaman El Nino Godzilla sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional, mendukung pertumbuhan sektor pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Nusa Tenggara Barat R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews