Space Available Surabaya R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Resmikan 5 Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Ketahanan Nasional

"Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Perkuat Ketahanan Air dan Percepat Swasembada Pangan"

Prabowo Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Irigasi 39 Ribu Hektare Siap Dongkrak Produksi Pangan
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026
Sesuaikan Ukuran Baca
637
NOLAN N64 ORIGINAL – MADE IN ITALY R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Kabupaten Lombok Barat - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7), untuk meresmikan lima bendungan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan air, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung target swasembada pangan nasional.


Resmikan 5 Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan NasionalPresiden Prabowo Subianto bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat, 10 Juli 2026, untuk melakukan kunjungan kerja


Presiden bersama rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 10.45 WIB. Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Resmikan 5 Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan Nasional


Selain Bendungan Meninting di NTB, Presiden secara serentak meresmikan Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali. Kehadiran lima bendungan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat infrastruktur sumber daya air yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pengembangan energi bersih.


Resmikan 5 Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan NasionalPresiden Prabowo Subianto menyalami warga saat hendak meresmikan lima bendungan di Indonesia secara terpusat dari Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Lima Bendungan Bernilai Rp9,79 Triliun Layani Irigasi 39.540 Hektare

Foto udara Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 10 Juli 2026
Foto udara Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 10 Juli 2026

Kelima bendungan yang diresmikan dibangun sepanjang periode 2015–2025 dengan total nilai investasi mencapai Rp9,79 triliun.

Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampung 9,91 juta meter kubik dengan luas genangan 46,16 hektare. Bendungan Keureuto di Aceh Utara mampu menampung 215,94 juta meter kubik air dengan luas genangan 896,39 hektare, sedangkan Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie memiliki kapasitas 128,65 juta meter kubik dengan genangan seluas 700 hektare.

Sementara itu, Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar berkapasitas 10,97 juta meter kubik dengan luas genangan 50 hektare, sedangkan Bendungan Sidan di Bali memiliki kapasitas tampung 5,76 juta meter kubik dan luas genangan 37,15 hektare.

Secara keseluruhan, lima bendungan tersebut mampu melayani jaringan irigasi seluas 39.540 hektare, menyediakan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik, mengurangi risiko banjir di wilayah hilir, sekaligus mendukung penyediaan energi.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan bendungan bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat fondasi kedaulatan bangsa melalui peningkatan ketahanan pangan, energi, dan sumber daya air.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi membangun bendungan tersebut, termasuk para pemimpin terdahulu.

ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Presiden: Amanah Rakyat Akan Dijalankan Sepenuh Hati

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk mengabdikan seluruh tenaga, pikiran, dan kemampuannya bagi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

Kepala Negara mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara yang kaya sumber daya alam masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman terhadap kepentingan nasional. Karena itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan serta tidak lengah menghadapi berbagai bentuk gangguan yang dapat menghambat kemajuan Indonesia.

Presiden juga menegaskan tekad pemerintah dalam memberantas kemiskinan, menghapus kelaparan, serta memastikan seluruh rakyat memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera melalui pembangunan yang merata.

Space Available Jogja R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Persatuan dan Tata Kelola Bersih Jadi Kunci Kebangkitan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.

Presiden menilai pembangunan nasional hanya dapat berjalan apabila seluruh pemimpin dan masyarakat menjaga persatuan serta mengedepankan semangat gotong royong.

Menurut Presiden, kemakmuran tidak akan terwujud apabila praktik korupsi dan kebocoran anggaran masih terus terjadi. Karena itu, seluruh aparatur negara, birokrasi, TNI, Polri, hingga lembaga penegak hukum diminta melakukan introspeksi dan mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjalankan penegakan hukum secara adil tanpa membedakan status maupun kedudukan seseorang.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Infrastruktur dan B50 Dinilai Bukti Nyata Kemandirian Nasional

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.

Presiden Prabowo menyatakan pembangunan lima bendungan dan implementasi biodiesel B50 menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah memperkuat kemandirian nasional di sektor pangan dan energi.

Menurut Presiden, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang berhasil mengembangkan bahan bakar diesel berbasis minyak sawit dengan campuran 50 persen. Implementasi B50 diperkirakan mampu mengurangi ketergantungan impor solar sekaligus menghemat anggaran negara hingga sekitar Rp170 triliun setiap tahun.

Presiden menegaskan bahwa efisiensi anggaran, pembangunan infrastruktur, serta pemberantasan korupsi akan terus menjadi prioritas pemerintah demi menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pemerintah Percepat Reformasi BUMN dan Perkuat Industri Strategis

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap badan usaha milik negara (BUMN).

Presiden menyebut sejumlah perusahaan negara yang selama bertahun-tahun merugi kini mulai mencatatkan keuntungan. Pemerintah juga telah menutup ratusan BUMN yang dinilai tidak sehat dan tidak efisien guna menghentikan pemborosan anggaran.

Hingga Juli 2026, sekitar 240 BUMN telah ditutup dan jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 250 pada akhir Juli. Pemerintah menargetkan penutupan sekitar 800 BUMN yang tidak produktif hingga akhir tahun 2026.

Selain melakukan efisiensi, Presiden memastikan perusahaan strategis nasional seperti PT PAL, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, hingga Garuda Indonesia akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian industri nasional. Presiden juga menegaskan bahwa Danantara menjadi instrumen strategis untuk memperkuat kekuatan ekonomi Indonesia melalui pengelolaan dana kedaulatan nasional.

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R5a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Optimistis Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia

Sejumlah warga menghadiri acara peresmian Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 10 Juli 2026.
Sejumlah warga menghadiri acara peresmian Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 10 Juli 2026.

Presiden Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia akan berkembang menjadi salah satu lumbung pangan dunia seiring meningkatnya produksi pertanian dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Kepala Negara meminta seluruh pihak menjaga bendungan yang telah dibangun agar pengelolaannya berjalan profesional dan manfaatnya benar-benar dirasakan petani melalui distribusi air yang optimal.

Presiden juga mengungkapkan bahwa Indonesia mulai menunjukkan perubahan dari negara pengimpor menjadi negara yang mulai mengekspor sejumlah komoditas pangan serta memperoleh permintaan dari berbagai negara untuk memasok kebutuhan pupuk dan hasil pertanian.

Selain itu, Presiden memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus diperkuat sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Seluruh kepala daerah diminta turut mengawasi pelaksanaan program agar tepat sasaran dan bebas penyimpangan.

Bendungan Meninting Tingkatkan Produktivitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Presiden Prabowo Subianto menyalami warga saat hendak meresmikan lima bendungan di Indonesia secara terpusat dari Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026
Presiden Prabowo Subianto menyalami warga saat hendak meresmikan lima bendungan di Indonesia secara terpusat dari Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026

Peresmian Bendungan Meninting disambut antusias masyarakat Lombok Barat yang selama ini merasakan langsung manfaat keberadaan bendungan tersebut.

Petani mengaku persoalan kekurangan air yang sebelumnya terjadi setiap musim kemarau kini berhasil diatasi sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih lancar. Intensitas tanam yang sebelumnya hanya dua kali setahun kini meningkat menjadi tiga kali dalam setahun berkat pasokan air yang lebih stabil.

Selain meningkatkan hasil pertanian, keberadaan bendungan juga mulai mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berkembangnya aktivitas wisata dan usaha kecil di kawasan sekitar bendungan.

Pemerintah berharap manfaat lima bendungan yang diresmikan dapat terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang melalui peningkatan produksi pangan, penyediaan air, pengendalian banjir, pengembangan energi, serta pemerataan pembangunan di berbagai daerah Indonesia.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Kediri R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R6a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews