"Menpar Widiyanti Dorong Sports Tourism Lewat Geopark Run Series 2026-2027"
Geopark Run 2026-2027 Targetkan 10 Ribu Peserta, Banyuwangi hingga Belitung Bersiap
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana “Press Conference & Launching Geopark Run Series” di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Rangkuman Berita
Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027 sebagai upaya memperkuat sports tourism sekaligus mempromosikan geopark Indonesia di tingkat internasional. Ajang lari yang akan digelar di Geopark Ijen, Minang, Ciletuh, dan Belitong ini diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan UMKM. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa konsep yang menggabungkan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem pariwisata berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan dengan target partisipasi mencapai 10.000 peserta dari dalam maupun luar negeri.
Sesuaikan Ukuran Baca
595
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia terus memperkuat pengembangan pariwisata berkualitas melalui dukungan terhadap penyelenggaraan “Geopark Run Series 2026–2027”, sebuah ajang sport tourism berskala nasional yang mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan. Program ini diyakini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya tarik geopark Indonesia di mata dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata berbasis pengalaman dan minat khusus.
Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan apresiasi kepada Gamatera dan Beyond Run sebagai inisiator kegiatan yang dinilai berhasil menghadirkan konsep kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat ekosistem sports tourism nasional. Hal tersebut disampaikan Menpar dalam acara “Press Conference & Launching Geopark Run Series” yang berlangsung di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Menurut Menteri Pariwisata, Geopark Run Series bukan sekadar perlombaan lari, melainkan sebuah gerakan yang menghubungkan olahraga, pelestarian alam, promosi geopark, serta penguatan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata. Konsep yang diusung menitikberatkan pada inklusivitas, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat lokal sebagai bagian utama dari pengembangan pariwisata masa depan Indonesia.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Geopark Run Series Jadi Senjata Baru Indonesia Gaet Wisatawan dan Investor Pariwisata
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat sambutan pada acara “Press Conference & Launching Geopark Run Series” di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
“Geopark Run Series menghadirkan konsep yang mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark Indonesia, serta pemberdayaan masyarakat sekitar dengan semangat inklusivitas dan keberlanjutan. Ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pengembangan sports tourism di Indonesia,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.
Pemerintah menilai sports tourism kini menjadi salah satu sektor unggulan dalam pengembangan pariwisata global. Berdasarkan data UN Tourism, sektor sports tourism menyumbang sekitar 10 persen dari total belanja wisata dunia pada tahun 2023 dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 17,5 persen sepanjang periode 2023–2030. Tren tersebut semakin diperkuat oleh meningkatnya minat wisatawan global terhadap perjalanan berbasis event olahraga.
Survei Expedia menunjukkan sekitar 44 persen wisatawan dunia bersedia melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menghadiri ajang olahraga favorit mereka. Selain itu, wisatawan olahraga juga dikenal sebagai kategori high spenders dengan rata-rata pengeluaran mencapai 1.500 dolar Amerika Serikat atau setara sekitar Rp24 juta per kunjungan.
Menteri Pariwisata menegaskan, dampak dari penyelenggaraan event sport tourism tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan serta menggerakkan berbagai sektor ekonomi lokal, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pada pelaksanaan edisi 2026–2027, Geopark Run Series akan digelar di empat kawasan geopark unggulan Indonesia yang telah dikenal memiliki keindahan alam, kekayaan geologi, serta nilai budaya tinggi, yakni Geopark Ijen di Jawa Timur, Geopark Minang di Sumatra Barat, Geopark Ciletuh di Jawa Barat, dan Geopark Belitong di Kepulauan Bangka Belitung.
Pemilihan empat kawasan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat eksistensi geopark Indonesia di tingkat internasional sekaligus mendukung keberlanjutan status UNESCO Global Geoparks yang dimiliki masing-masing kawasan. Informasi terkait jadwal dan pendaftaran peserta dapat diakses melalui Geopark Run Series serta akun Instagram resmi penyelenggara.
Rangkaian kegiatan akan diawali melalui penyelenggaraan Ijen Geopark Run pada 23 Agustus 2026 di kawasan Geopark Ijen dan Kota Banyuwangi, Jawa Timur. Selanjutnya, Minangkabau Geopark Run akan berlangsung pada 25 Oktober 2026 di kawasan ikonik Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat.
Sementara itu, Ciletuh Geopark Run dijadwalkan digelar pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat. Seri penutup akan berlangsung melalui Belitong Geopark Run pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Penyelenggara menargetkan total partisipasi mencapai 10.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Ketua Pelaksana Geopark Run Series, Ihsan Ramadhi Putra, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai gerakan bersama untuk memperkenalkan kekayaan alam Indonesia sekaligus membangkitkan ekonomi masyarakat lokal secara langsung.
“Geopark Run hadir bukan sekadar event lari. Ini adalah gerakan bersama untuk membawa orang datang melihat, merasakan, dan akhirnya ikut menghidupkan ekonomi lokal,” ujar Ihsan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Ijen Geopark sebagai lokasi pembuka Geopark Run Series 2026–2027. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menargetkan lebih dari 2.000 peserta dan siap melibatkan masyarakat lokal secara aktif agar kegiatan berlangsung meriah sekaligus memberikan dampak ekonomi luas bagi daerah.
“Semoga dengan dipilihnya Banyuwangi dalam rangkaian Geopark Run Series ini nanti bisa mempromosikan geopark-geopark yang ada di Indonesia ke kancah internasional,” kata Ipuk.
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, berharap penyelenggaraan Geopark Run di Sukabumi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan semakin memperkuat citra positif daerah sebagai destinasi wisata alam unggulan.
“Kami berharap Geopark Run ini bisa membangkitkan ekonomi sekaligus mengenalkan Sukabumi jauh lebih baik lagi. Jangan sampai ada citra Sukabumi itu bencana, padahal Sukabumi memiliki alam yang indah dan menjadi daya tarik bagi pariwisata,” ujar Andreas.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Geopark Run di Ijen, Sukabumi, Bukittinggi dan Belitung Siap Sedot Ribuan Pelari
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan bahwa Minang Geopark Run telah sukses digelar sebanyak tujuh kali sejak 2018 dengan memanfaatkan ikon wisata daerah seperti Jam Gadang dan Ngarai Sianok sebagai daya tarik utama. Menurutnya, event tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap tingkat okupansi hotel, sektor kuliner, pariwisata, hingga pertumbuhan UMKM kreatif daerah.
“Event ini konsisten menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas lari, pelaku pariwisata, dan masyarakat lokal dalam mendukung pengembangan ekosistem sports tourism yang berkelanjutan,” kata Ibnu.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Belitung, Marzuki, menilai Geopark Run Series menjadi momentum penting dalam memperkuat promosi daerah melalui kombinasi olahraga, pariwisata, dan pelestarian geologi dalam satu kegiatan yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Semakin banyak event berkualitas, akan semakin kuat posisi Belitung sebagai destinasi sports tourism yang diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Marzuki.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Pariwisata turut didampingi oleh Plt Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Reza Pahlevi, Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Strategi Media Apni Jaya Putra, serta sejumlah pejabat Kementerian Pariwisata dan pemangku kepentingan terkait. Turut hadir pula Anggota DPD RI Irman Gusman dan Founder Geopark Run Series Tri Saputra.
Melalui penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027, pemerintah berharap sport tourism dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkenalkan kekayaan geopark Indonesia ke panggung dunia, memperkuat ekonomi daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membangun ekosistem pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat lokal.
[PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar