Guardiola Panik? Man City Kini Hanya Bisa Berharap Arsenal Terpeleset

Man City Tempel Arsenal, Guardiola Akui Pemainnya Mulai Kelelahan
Pep Guardiola dan Manchester City terus memberikan tekanan pada Arsenal dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace
Pep Guardiola dan Manchester City terus memberikan tekanan pada Arsenal dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace
Sesuaikan Ukuran Baca
684

PusakoNews.com, Manchester - Manchester City menjaga asa dalam persaingan gelar Liga Inggris usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace pada laga lanjutan Premier League, Rabu waktu setempat. Hasil tersebut membuat skuad asuhan Pep Guardiola kini hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen Arsenal, dengan masing-masing tim masih menyisakan dua pertandingan hingga akhir musim.


Meski peluang mempertahankan gelar masih terbuka, Guardiola menegaskan nasib City tetap bergantung pada hasil yang diraih Arsenal dalam dua laga terakhir mereka.


“Semua tergantung Arsenal. Jika mereka memenangkan dua pertandingan tersisa, maka tidak ada lagi yang bisa dibicarakan,” ujar Guardiola.


Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, Manchester City kini hanya bisa memastikan timnya tetap berada dalam posisi siap memanfaatkan peluang apabila Arsenal terpeleset di penghujung musim.


“Kami hanya bisa tetap berada di sana untuk berjaga-jaga. Dua pertandingan terakhir musim ini akan sangat sulit,” katanya.

Di tengah jadwal padat yang harus dijalani, Guardiola mengakui kondisi fisik para pemain mulai mengalami kelelahan. City dijadwalkan menghadapi Chelsea pada final Piala FA di Wembley akhir pekan ini sebelum melanjutkan dua laga penutup liga melawan Bournemouth dan Aston Villa.


Karena faktor kebugaran, Guardiola melakukan enam perubahan susunan pemain saat menghadapi Crystal Palace. Penyerang andalan Erling Haaland, yang telah mencetak 26 gol musim ini, bahkan tidak dimainkan sepanjang pertandingan. Selain Haaland, Jérémy Doku dan Rayan Cherki juga diistirahatkan demi menjaga kondisi skuad menghadapi jadwal berat.


“Yang harus kami lakukan sekarang adalah beristirahat secepat mungkin dan mempersiapkan diri untuk final Piala FA,” ujar Guardiola.


Ia juga menegaskan akan terus melakukan rotasi pemain pada sisa pertandingan musim ini demi menjaga keseimbangan kondisi fisik dan mental tim.


“Saya memiliki kepercayaan penuh kepada seluruh skuad. Saya tidak bisa meminta lebih banyak dari para pemain,” ucapnya.

Guardiola menilai laga melawan Bournemouth dan Aston Villa tidak akan mudah, terlebih Aston Villa besutan Unai Emery tampil konsisten sepanjang musim. Namun, ia memastikan City tetap akan berjuang maksimal di semua kompetisi yang masih mereka jalani.


“Kami akan pergi ke Wembley untuk menang. Kami harus siap secara fisik dan mental menghadapi tim dengan kualitas besar seperti Chelsea,” tutup Guardiola.

Arsenal Mulai Tertekan! Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar Liga Inggris

Manchester City terus menempel ketat usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace
Manchester City terus menempel ketat usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace

Persaingan perebutan gelar Liga Inggris musim 2025/2026 semakin memanas setelah Arsenal terus mendapat tekanan dari Manchester City dalam perburuan trofi Premier League. Tim asuhan Mikel Arteta kini berada di posisi terdepan, namun pasukan Pep Guardiola belum menunjukkan tanda menyerah hingga pekan-pekan terakhir kompetisi.


Kemenangan tipis Arsenal atas West Ham United melalui gol Leandro Trossard menjaga peluang mereka untuk tetap berada di puncak klasemen. Namun di sisi lain, Manchester City terus menempel ketat usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace. Hasil tersebut membuat jarak kedua tim semakin tipis dengan hanya menyisakan dua pertandingan hingga akhir musim.


Situasi ini membuat tekanan besar berada di kubu Arsenal yang tengah memburu gelar Liga Inggris pertama mereka sejak era “Invincibles” musim 2003/2004. Manchester City sendiri memiliki pengalaman panjang dalam persaingan ketat perebutan gelar dan dikenal mampu tampil konsisten pada fase akhir musim.


Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, disebut terus menjaga optimisme timnya untuk mempertahankan peluang juara hingga laga terakhir. City juga dinilai memiliki mental juara yang kuat setelah beberapa musim terakhir mendominasi kompetisi domestik Inggris.


Sementara itu, Arsenal menghadapi tantangan berat untuk menjaga konsistensi permainan di tengah tekanan besar publik dan persaingan ketat dengan City. Kemenangan demi kemenangan kini menjadi harga mati bagi skuad Mikel Arteta jika ingin memastikan trofi Premier League kembali ke Emirates Stadium.


Persaingan kedua tim diprediksi akan berlangsung hingga pekan terakhir musim ini. Arsenal masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri, namun Manchester City siap memanfaatkan setiap kesalahan sekecil apa pun demi mempertahankan dominasi mereka di sepak bola Inggris.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait