Blunder Fatal Marc Guehi! Man City Kehilangan 2 Poin Krusial

Comeback Gila Everton! City Dipaksa Imbang dalam Laga Penuh Drama
Marc Guehi dari Man City bereaksi setelah umpan buruknya menyebabkan gol Everton dalam hasil imbang 3-3 antara kedua tim
Marc Guehi dari Man City bereaksi setelah umpan buruknya menyebabkan gol Everton dalam hasil imbang 3-3 antara kedua tim
Sesuaikan Ukuran Baca
710

PusakoNews.com, Liverpool - Manchester City gagal mengamankan kemenangan penting dalam perburuan gelar setelah ditahan imbang 3-3 oleh Everton dalam laga yang berlangsung dramatis, Senin waktu setempat. Hasil ini membuat City kehilangan dua poin krusial dan kini tertinggal lima poin dari Arsenal dengan hanya satu pertandingan tersisa.


City sempat unggul lebih dulu melalui gol Jérémy Doku pada babak pertama, setelah memanfaatkan skema serangan rapi di menit-menit akhir sebelum turun minum. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama usai jeda.


Everton tampil agresif di babak kedua dan mencetak tiga gol hanya dalam kurun waktu 14 menit. Gol pertama lahir dari kesalahan umpan balik bek City, Marc Guehi, yang dimanfaatkan oleh pemain pengganti Thierno Barry. Barry kemudian mencetak gol keduanya setelah Jake O’Brien lebih dulu membawa Everton berbalik unggul melalui sundulan hasil sepak pojok.


Tertinggal 3-1, City merespons cepat. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan hanya beberapa saat setelah kick-off, sebelum akhirnya Doku kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat gol penyeimbang pada masa tambahan waktu, sekaligus memastikan satu poin bagi tim tamu.


Sepanjang pertandingan, City sebenarnya tampil dominan di awal laga dan menciptakan sejumlah peluang melalui Rayan Cherki, Antoine Semenyo, serta Haaland. Namun, lemahnya koordinasi lini belakang pada babak kedua membuat mereka harus membayar mahal.


Di sisi lain, Everton menunjukkan peningkatan signifikan setelah jeda. Sejumlah peluang sempat tercipta melalui Beto, Kiernan Dewsbury-Hall, hingga Iliman Ndiaye yang memaksa kiper Gianluigi Donnarumma bekerja keras di bawah mistar.


Hasil imbang ini sekaligus menggagalkan peluang pelatih Everton, David Moyes, untuk meraih kemenangan perdananya atas Pep Guardiola. Sementara bagi City, tambahan satu poin belum cukup untuk menjaga tekanan terhadap Arsenal dalam perebutan gelar Liga Premier musim ini.

Dengan satu laga tersisa, peluang Manchester City untuk mempertahankan gelar kini berada di ujung tanduk.

Guardiola: Liga Premier Sudah di Luar Kendali City Setelah Hasil Imbang

Pep Guardiola, di sebelah kiri, bereaksi di pinggir lapangan saat pertandingan Manchester City melawan Everton yang berakhir imbang di Liga Premier.
Pep Guardiola, di sebelah kiri, bereaksi di pinggir lapangan saat pertandingan Manchester City melawan Everton yang berakhir imbang di Liga Premier.

Manchester City harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 3-3 melawan Everton dalam laga sengit di Goodison Park. Hasil ini membuat peluang City dalam perburuan gelar Liga Premier Inggris semakin berat.


Pelatih City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa kendali perebutan gelar kini tidak lagi sepenuhnya berada di tangan timnya. City saat ini tertinggal lima poin dari Arsenal, meskipun masih memiliki satu pertandingan tersisa.


City sempat tampil dominan di babak pertama dan unggul lewat gol Jérémy Doku pada menit ke-43. Namun, tuan rumah bangkit di babak kedua dengan mencetak tiga gol dalam rentang 14 menit melalui Thierno Barry (68’, 81’) dan Jake O'Brien (73’). Gol pertama Everton terjadi setelah kesalahan umpan balik dari Marc Guéhi.


City tidak menyerah. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 sebelum Doku kembali mencetak gol penyeimbang di masa tambahan waktu, memastikan satu poin bagi tim tamu.

Guardiola menilai timnya tampil sangat baik, terutama di babak pertama, meskipun mengakui kesulitan menghadapi permainan fisik Everton di babak kedua. Ia menegaskan tim tetap akan berjuang maksimal dalam empat laga tersisa, termasuk menghadapi Brentford.


Sementara itu, pelatih Everton, David Moyes, mengakui timnya tampil di bawah standar pada babak pertama, namun menunjukkan respons kuat setelah jeda. Ia menilai hasil imbang tetap bernilai, meski kecewa karena gagal mempertahankan keunggulan 3-1.


Dengan hasil ini, persaingan papan atas Liga Premier semakin ketat, sementara City harus berharap pada hasil tim lain untuk menjaga peluang juara tetap terbuka.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait