PusakoNews.com, Jakarta - Pemerintah Italia secara tegas menolak wacana yang mengusulkan tim nasional mereka menggantikan Iran dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026. Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, menyatakan bahwa gagasan tersebut tidak pantas dan tidak sesuai dengan prinsip dasar kompetisi sepak bola internasional.
Penolakan ini muncul setelah adanya usulan dari Paolo Zampolli, utusan khusus yang memiliki kedekatan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia mengajukan ide agar Italia—meskipun gagal lolos kualifikasi—dapat menggantikan Iran dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menanggapi hal tersebut, Abodi menegaskan bahwa partisipasi dalam Piala Dunia harus diperoleh melalui hasil di lapangan, bukan melalui intervensi atau pertimbangan non-teknis. Ia juga menyebutkan bahwa usulan tersebut bukan hanya tidak tepat, tetapi juga tidak mungkin direalisasikan.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tetap mempertahankan posisi bahwa Iran berhak tampil setelah lolos secara sah dari babak kualifikasi. Hingga saat ini, tidak ada indikasi resmi bahwa Iran akan digantikan oleh negara lain.
Komentar