Demi Memperbaiki Hubungan Dengan Paus Leo XIV dan Meloni, Utusan Trump Coba Lobi FIFA Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Kontroversi Piala Dunia 2026: AS Ingin Italia Gantikan Iran
Presiden America Serikat, Donald J. Trump - Presiden FIFA, Gianni Infantino.
©PusakoNews.com/
Presiden America Serikat, Donald J. Trump - Presiden FIFA, Gianni Infantino. ©PusakoNews.com/
Sesuaikan Ukuran Baca
697

PusakoNews.com, Washington - Seorang utusan khusus Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan melakukan lobi kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) agar Italia menggantikan Iran dalam ajang Piala Dunia 2026. Usulan tersebut mencuat di tengah dinamika politik dan keamanan global yang turut memengaruhi penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.


Utusan tersebut, Paolo Zampolli, mengonfirmasi telah menyampaikan gagasan tersebut kepada Presiden Trump dan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Ia beralasan bahwa Italia, sebagai tim dengan sejarah kuat dan empat gelar juara dunia, dinilai layak tampil meski gagal lolos melalui jalur kualifikasi setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada babak playoff.


Di sisi lain, Iran telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui kualifikasi resmi dan berencana tetap berpartisipasi. Namun, situasi geopolitik yang memanas, termasuk konflik dengan Amerika Serikat, memunculkan kekhawatiran keamanan. Iran bahkan sempat mengajukan permintaan agar pertandingan mereka dipindahkan dari wilayah Amerika Serikat ke Meksiko, meski permintaan tersebut tidak dikabulkan FIFA.


Gagasan penggantian Iran dengan Italia juga dinilai memiliki muatan diplomatik, yakni sebagai upaya memperbaiki hubungan antara Amerika Serikat dan Italia yang sempat mengalami ketegangan politik. Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi dari FIFA terkait usulan tersebut.


Sesuai regulasi, FIFA memiliki kewenangan untuk menentukan negara pengganti apabila terdapat tim yang mengundurkan diri dari turnamen. Namun, organisasi tersebut sebelumnya menegaskan bahwa Iran tetap dijadwalkan tampil sesuai rencana dalam Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai Juni mendatang.


Situasi ini masih berkembang dan berpotensi menjadi sorotan internasional, mengingat keterkaitan antara kepentingan olahraga dan dinamika politik global.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait