PusakoNews.com, Tehran - Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, menyampaikan pesan resmi dalam rangka peringatan hari jadi Angkatan Darat Republik Islam Iran yang diperingati setiap 29 Farvardin (18 April). Momentum ini juga bertepatan dengan penghormatan terhadap para pemimpin dan pejuang yang gugur sebagai syuhada.
Dalam pidatonya, Mojtaba membuka dengan kutipan ayat suci Al-Qur’an yang menekankan pentingnya barisan yang kokoh dan terorganisir dalam perjuangan. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel militer, keluarga mereka, serta rakyat Iran atas peringatan bersejarah tersebut.
Menurutnya, kemenangan Revolusi Islam menjadi titik balik penting dalam sejarah Angkatan Darat Iran. Peristiwa tersebut menandai berakhirnya masa kelemahan yang sebelumnya dialami militer akibat tekanan pihak luar maupun pengkhianatan dari dalam negeri. Sejak saat itu, Angkatan Darat dinilai mengalami transformasi menjadi kekuatan yang lebih mandiri dan berdaya.
Mojtaba juga menegaskan bahwa militer Iran telah menunjukkan keberanian dalam mempertahankan kedaulatan negara, termasuk dalam menghadapi berbagai bentuk agresi. Ia memuji keteguhan pasukan yang dinilai mampu berdiri di garis depan bersama elemen pertahanan lainnya dalam menjaga tanah air dan kehormatan bangsa.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya persatuan, disiplin, dan keimanan sebagai fondasi utama kekuatan militer. Dengan dukungan rakyat dan keyakinan spiritual, Angkatan Darat Iran diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan dan tekanan global.
Pidato tersebut sekaligus menjadi penegasan arah kebijakan pertahanan Iran yang menekankan kekuatan internal, solidaritas nasional, serta kesiapsiagaan menghadapi dinamika geopolitik yang terus berkembang.
Peringatan hari jadi Angkatan Darat Iran ini tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan negara di tengah situasi internasional yang kompleks.
[PusakoNews.com/red]








Komentar