TNI AL Perkuat Kapasitas Penyelamatan Bawah Air melalui Partisipasi dalam Latihan Multinasional Salvex 2026 di Korea Selatan

TNI AL Ikuti Latihan Multinasional Bergengsi di Korea Selatan!
Latihan multinasional Salvage Exercise 2026 (Salvex 2026) yang diselenggarakan oleh Republic of Korea (ROK) Navy di Jinhae Naval Base, Korea Selatan.
©PusakoNews.com/red
Latihan multinasional Salvage Exercise 2026 (Salvex 2026) yang diselenggarakan oleh Republic of Korea (ROK) Navy di Jinhae Naval Base, Korea Selatan. ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
657

PusakoNews.com, Changwon - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemampuan penyelamatan bawah air dengan menghadiri latihan multinasional Salvage Exercise 2026 (Salvex 2026) yang digelar oleh Angkatan Laut Republik Korea di Pangkalan Angkatan Laut Jinhae.


Delegasi TNI AL dipimpin oleh Kepala Dinas Operasi Laut Laksamana Pertama TNI Dr. Hariyo Poernomo, didampingi sejumlah perwira, hadir sebagai observer dalam kegiatan yang melibatkan berbagai satuan elite penyelamatan dari sejumlah negara.


Selama pelaksanaan yang berlangsung pada 7–9 April 2026, delegasi TNI AL mengikuti sejumlah agenda strategis, antara lain peninjauan langsung latihan Salvex 2026 yang melibatkan unit Sea Salvage Rescue Squadron (SSRS) Angkatan Laut Korea Selatan, Mobile Diving and Salvage Unit-1 (MDSU-1) Angkatan Laut Amerika Serikat, serta Australian Clearance Diving Team (ACDT) dari Angkatan Laut Australia.


Selain itu, delegasi juga meninjau berbagai alutsista dan teknologi pendukung, termasuk kapal penyelamat ROKS Ganghwado (ASR-22) dan ROKS Tongyeong (ATS-31), serta demonstrasi teknologi mutakhir seperti Saturation Diving, penggunaan Remotely Operated Vehicle (ROV), dan simulator Deep Submergence Rescue Vehicle (DSRV).


Dalam rangka memperkuat hubungan bilateral, delegasi TNI AL turut melaksanakan pertemuan kehormatan dengan jajaran pimpinan Angkatan Laut Korea Selatan, termasuk Fleet Commander dan Komandan Naval Special Warfare Flotilla. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mempererat kerja sama pertahanan serta diplomasi militer kedua negara.


Salah satu fokus utama kunjungan adalah studi terhadap sistem organisasi SSRS yang dinilai efektif karena mengintegrasikan unsur penyelam dan kapal pendukung dalam satu struktur komando. Model ini dinilai relevan sebagai referensi dalam pengembangan kemampuan satuan Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba) TNI AL ke depan.


Selain observasi latihan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mematangkan rencana pelaksanaan latihan bersama DIVEX 2026 antara TNI AL dan SSRS Korea Selatan. Latihan tersebut direncanakan menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan peningkatan interoperabilitas, khususnya dalam operasi penyelamatan kapal selam dan penyelaman laut dalam.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas Deep Diving Simulation System di Jinhae, yang menunjukkan kesiapan Korea Selatan sebagai mitra strategis dalam pengembangan kemampuan operasi bawah permukaan di kawasan Asia Pasifik.


Partisipasi dalam Salvex 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan profesionalisme prajurit serta memperbarui doktrin penyelamatan bawah air agar selaras dengan perkembangan teknologi global. 

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait