PusakoNews.com, Kabupaten Kulon Progo - Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan.
Sebelum kabar duka datang, tersisa momen sederhana yang kini menjadi kenangan terakhir bagi keluarga. Salah satunya adalah interaksi singkat Farizal dengan sang istri, Fafa Nur Azila, di media sosial, serta komentar penuh kasih untuk putri mereka sehari sebelum insiden terjadi.
Praka Farizal dilaporkan gugur setelah terkena proyektil dalam serangan artileri yang menghantam pos kontingen Indonesia di wilayah dekat Desa Adchit al Qusayr, Lebanon Selatan, pada Minggu, 29 Maret 2026. Saat itu, ia tengah menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Almarhum lahir di Kulon Progo, 3 Januari 1998, dan diketahui berdinas di Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti, Kodam Iskandar Muda. Selain dikenal sebagai prajurit berdedikasi, Farizal juga merupakan sosok suami dan ayah muda bagi seorang putri yang masih balita.
Kepergian Praka Farizal tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi TNI dan bangsa Indonesia. Pengabdiannya dalam misi internasional sejak April 2025 menjadi bukti dedikasi dan loyalitasnya dalam menjaga perdamaian dunia.
Keberanian, pengabdian, dan kenangan terakhir yang ditinggalkannya akan selalu menjadi bagian dari penghormatan atas jasa almarhum.
Selamat jalan, Praka Farizal Rhomadhon. Jasa dan pengabdianmu untuk bangsa akan selalu dikenang.








Komentar