PusakoNews.com, Jakarta - Komisi Peternakan, Kesehatan, dan Registrasi Kuda (PKRK) di bawah naungan Pordasi menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan program Kuda Pacu Indonesia (KPI) serta penerapan uji DNA sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas industri berkuda nasional.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan dan tata kelola kuda pacu di Indonesia agar lebih terstruktur, profesional, dan berstandar internasional. Program KPI sendiri merupakan hasil pengembangan kuda lokal melalui persilangan dengan kuda ras unggul untuk menghasilkan performa balap yang lebih kompetitif.
Komisi PKRK menilai bahwa penguatan program KPI harus berjalan beriringan dengan sistem identifikasi yang akurat. Oleh karena itu, penerapan uji DNA dinilai sangat penting untuk memastikan keaslian data silsilah, mencegah manipulasi, serta meningkatkan transparansi dalam dunia pacuan kuda.
Selain itu, penggunaan teknologi DNA juga diharapkan mampu mendukung proses registrasi kuda secara lebih valid dan terpercaya. Hal ini akan berdampak pada peningkatan kualitas pembinaan, seleksi bibit unggul, hingga kepercayaan para pelaku industri berkuda di tanah air.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi modern dalam pengelolaan olahraga berkuda di Indonesia. Pordasi sebagai induk organisasi terus mendorong inovasi guna menciptakan ekosistem yang lebih profesional dan berdaya saing global.
Dengan adanya sinergi antara program KPI dan uji DNA, diharapkan kualitas kuda pacu Indonesia semakin meningkat, baik dari sisi genetika maupun performa, sehingga mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
[PusakoNews.com/red]