Gabung Board of Peace, Indonesia harus bayar 16,7 Triliun?!
Indonesia resmi bergabung dengan Board of Peace (Dewan Perdamaian Gaza) pada 22 Januari 2026.
Indonesia berpotensi membayar iuran sebesar AS$1 miliar (sekitar Rp16,7-17 triliun) untuk menjadi anggota permanen Board of Peace.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menjelaskan bahwa uang iuran yang dibayarkan para anggota dewan perdamaian untuk keperluan rekonstruksi di Gaza, Palestina.
Dia pun menegaskan bahwa iuran tersebut bukanlah syarat untuk menjadi anggota Board of Peace.
“Jadi begini, ini bukan membership fee, tapi kalau kita lihat kronologinya bahwa pembentukan Board of Peace ini merupakan suatu upaya untuk bisa menyelesaikan situasi di Gaza pada khususnya dan Palestina termasuk upaya rekonstruksi,” ujar Sugiono dalam konferensi pers di Gedung DPR RI
“Terus rekonstruksi siapa yang bayar? Kan seperti itu.
Uangnya dari mana? Dananya dari mana? Kan seperti itu.
Oleh karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ yang tentu saja ada keuntungan lain yaitu merupakan anggota tetap,” sambungnya.
Sugiono juga menekankan, iuran tersebut bukan kewajiban yang dibebankan kepada setiap anggota, melainkan bersifat sukarela.
“Enggak, enggak (Wajib). Itu semua negara yang diundang itu entitled untuk menjadi member selama tiga tahun.
[PusakoNews/Red]
Berita Terkait
Setelah Serang Iran, AS Minta Negara Arab Tanggung Biaya Militer
31 Mar 2026 - 15:50
674
Trump Permalukan Putra Mahkota Saudi: “Sekarang Dia Menjilat Saya!”
29 Mar 2026 - 20:22
660
Iran Klaim Siap Hadapi Invasi Darat, Siagakan Delapan Lapis Pertahanan Terintegrasi
29 Mar 2026 - 11:57
665
AS Perkuat Militer di Timur Tengah, Opsi Eskalasi terhadap Iran Disiapkan
28 Mar 2026 - 11:31
708