PusakoNews.com, Jakarta - TNI menunjuk Lucky Avianto sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III pada Maret 2026.
Jabatan tersebut menempatkannya sebagai pimpinan komando operasi strategis yang bertanggung jawab atas pengendalian pertahanan di wilayah Indonesia Timur, meliputi Maluku dan Papua.
Pangkogabwilhan III merupakan salah satu komando utama operasi TNI yang berada langsung di bawah Panglima TNI dan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di kawasan timur Indonesia.
Mayjen Lucky Avianto merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dari kecabangan infanteri dan dikenal memiliki rekam jejak panjang di Korps Baret Merah. Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1996 sekaligus peraih penghargaan Adhi Makayasa.
Selain itu, ia juga mencatatkan prestasi sebagai lulusan terbaik Dikreg Seskoad 2011, Dikreg Sesko TNI 2019, serta PPSA Lemhannas 2023.
Perwira kelahiran 2 Oktober 1974 tersebut mengawali karier militernya di Komando Pasukan Khusus dengan berbagai penugasan strategis, mulai dari komandan pleton hingga sejumlah jabatan staf dan komando. Dalam perjalanan kariernya, ia juga pernah memimpin operasi gabungan TNI–Polri di Papua saat menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Habema.
Sebelum dipercaya memimpin Kogabwilhan III, Lucky Avianto menjabat sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat bidang kesiapsiagaan satuan. Ia juga pernah mengemban berbagai posisi penting, antara lain Komandan Grup 1/Para Komando Kopassus, Komandan Rindam XII/Tanjungpura, hingga Kapusdiklat BIN.
Selain penugasan di dalam negeri, Mayjen Lucky Avianto juga memiliki pengalaman operasi dan kerja sama militer internasional, termasuk sebagai pengamat militer di Republik Demokratik Kongo serta Komandan Batalyon Mekanis TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon di Lebanon.
Dengan pengalaman operasi, pendidikan militer yang mumpuni, serta rekam jejak kepemimpinan di berbagai satuan strategis, penunjukan Mayjen Lucky Avianto diharapkan semakin memperkuat efektivitas komando pertahanan TNI di kawasan Indonesia Timur.
[PusakoNews.com/red]