Pertemuan bilateral di Istana Merdeka menegaskan komitmen Indonesia dan Mesir untuk mewujudkan kemitraan strategis melalui proyek konkret yang bermanfaat bagi masyarakat kedua negara.
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026), dengan fokus pada penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis.
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi sama-sama menekankan pentingnya mewujudkan kemitraan strategis kedua negara melalui kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan bilateral kedua kepala negara di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026), setelah Presiden El-Sisi menerima penyambutan resmi kenegaraan dari pemerintah Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo mendorong penguatan hubungan Indonesia–Mesir di sejumlah bidang strategis, meliputi ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, sains dan teknologi, kelautan, perikanan, serta pertahanan.
Sementara itu, Presiden El-Sisi menegaskan kesiapan Mesir untuk memperluas kemitraan dan mengembangkan proyek bersama yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara.
Presiden Prabowo memandang hubungan Indonesia dan Mesir memiliki landasan sejarah yang kuat. Hubungan tersebut, menurutnya, perlu terus dikembangkan menjadi kemitraan yang semakin luas dan produktif.
Prabowo juga mengingatkan kembali dukungan Mesir terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia pada periode 1945–1949, yang menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah hubungan kedua bangsa.
Dalam pengantarnya pada pertemuan bilateral, Kepala Negara menekankan bahwa kerja sama Indonesia dan Mesir tidak hanya diarahkan untuk kepentingan masing-masing negara, tetapi juga diharapkan berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.
Presiden Prabowo turut menyoroti kedudukan Mesir di dunia Islam dan kawasan Arab. Kedekatan sejarah serta hubungan antarmasyarakat dinilainya menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan bilateral.
Sejalan dengan pandangan tersebut, Presiden El-Sisi menyampaikan harapannya agar kemitraan strategis Indonesia dan Mesir dapat diwujudkan dalam bentuk proyek bersama.
"Kami berharap dapat menerjemahkan kemitraan strategis antara kedua negara kita ke dalam proyek-proyek nyata dan kerja sama di berbagai bidang," ujar El-Sisi dalam pertemuan tersebut.
El-Sisi juga menilai hubungan saling percaya dan pemahaman antara dirinya dan Presiden Prabowo memberikan dasar yang kuat bagi pengembangan kerja sama.
Pertemuan kedua pemimpin pada 2024 dan 2025, termasuk dalam berbagai forum internasional, disebutnya turut memperkuat komunikasi dan komitmen untuk memperluas hubungan bilateral.
Bagi kedua pemimpin, kedekatan diplomatik dan hubungan historis menjadi landasan untuk mendorong program bersama yang dapat diwujudkan dalam berbagai sektor.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Disambut Upacara Kenegaraan dan 21 Tembakan Meriam
Sebanyak 17 personel pasukan motoris bersama 80 pasukan berkuda mengawal bagian depan iring-iringan. Sementara itu, 65 pasukan berkuda lainnya berada di bagian belakang rombongan.
Sepanjang rute menuju Istana Merdeka, ribuan pelajar dan masyarakat berdiri sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Mesir.
Penyambutan turut menampilkan kekayaan seni budaya Nusantara. Di kawasan Monas, rombongan Presiden Mesir disuguhi Tari Enggang dari Kalimantan Timur, Tari Piring dari Sumatra Barat, serta Reog Ponorogo dari Jawa Timur.
Setibanya di halaman Istana Merdeka, Presiden El-Sisi disambut langsung oleh Presiden Prabowo. Pertunjukan Tari Tandok dari tradisi Batak Toba juga ditampilkan sebagai bagian dari penghormatan kepada tamu negara.
Rangkaian pertemuan dilanjutkan melalui pembicaraan empat mata atau tête-à-tête, sebelum kedua presiden memimpin pertemuan bilateral bersama delegasi Indonesia dan Mesir.
Agenda kunjungan kenegaraan itu juga mencakup penandatanganan dan pertukaran sejumlah nota kesepahaman maupun hasil kerja sama, pernyataan pers bersama, serta jamuan santap siang kenegaraan di Istana Negara.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Sambutan Masyarakat Menjadi Perhatian Presiden El-Sisi
Berdasarkan keterangan yang dipublikasikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Cantika dan Shinta, dua warga Bandung yang sedang beraktivitas di sekitar Monas, mengaku terkesan dapat menyaksikan langsung prosesi penyambutan kepala negara asing.
Kesan serupa disampaikan Zafira dan Berliana, warga Jakarta Barat, yang menyaksikan barisan pasukan berkuda serta para pelajar pembawa bendera.
Dalam sambutannya pada pertemuan bilateral, El-Sisi menyampaikan apresiasi atas undangan Presiden Prabowo serta sambutan hangat masyarakat Indonesia sejak kedatangannya.
Ia menyebut keramahan yang diterimanya sebagai pengalaman yang menimbulkan kekaguman dan rasa terima kasih.
Pelajar Berharap Kerja Sama Bermanfaat bagi Generasi Mendatang
Di antara para pelajar yang mengikuti penyambutan, Khanaya, siswi SMAN 117 Jakarta, mengaku gembira karena untuk pertama kalinya mendapat kesempatan menyambut langsung seorang presiden dari negara lain.
Baginya, pengalaman tersebut menjadi semakin berkesan ketika Presiden El-Sisi menyapa masyarakat dari dalam kendaraan.
Namun, Khanaya berharap kunjungan kenegaraan itu tidak hanya meninggalkan pengalaman pribadi, melainkan juga menghasilkan manfaat bagi generasi mendatang.
"Harapannya semoga kerja sama antara kedua negara ini bermanfaat bagi generasi selanjutnya dan juga Indonesia," ujar Khanaya sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Presiden.
Harapan serupa disampaikan Bilques, siswi dari sekolah yang sama. Ia berharap kerja sama Indonesia dan Mesir berjalan baik dan menghasilkan manfaat bagi kedua negara.
Suara masyarakat dan pelajar tersebut memperlihatkan adanya harapan agar hubungan diplomatik tidak berhenti pada pertemuan antarpejabat negara, tetapi juga berdampak bagi masyarakat luas.
Kunjungan Presiden El-Sisi ke Jakarta merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke Mesir pada 2024 dan 2025.
Pertemuan pada 11 Oktober 2026 menjadi kesempatan bagi kedua kepala negara untuk melanjutkan komunikasi yang telah terjalin sekaligus memperkuat arah kemitraan bilateral.
Dari pihak Indonesia, perhatian diarahkan pada perluasan kerja sama di berbagai sektor strategis. Dari pihak Mesir, komitmen yang disampaikan menitikberatkan pada upaya menerjemahkan kemitraan tersebut menjadi proyek bersama.
Dengan demikian, fokus yang muncul dalam pertemuan kedua pemimpin tidak hanya menyangkut penguatan hubungan diplomatik, tetapi juga bagaimana kerja sama Indonesia–Mesir dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka
PHOTO CREDIT: BPMI Setpres/
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar