"Komisi XIII DPR RI meminta penjelasan terkait temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong. Ditjenpas menyebut pemeriksaan sementara menemukan 16 rumah dinas, sementara 13 unit masih didalami status asetnya."
Komisi XIII DPR RI menggelar RDP dengan Ditjenpas terkait temuan fasilitas mewah di Lapas Cibinong pada 28 September 2026.
Ditjenpas menyebut bangunan yang ditemukan Ombudsman merupakan 16 rumah dinas atau mes pegawai; 13 di antaranya belum tercatat dalam SIMAK BMN.
Sesuaikan Ukuran Baca
1059
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Komisi XIII DPR RI mendalami temuan fasilitas yang sebelumnya disebut Ombudsman RI sebagai dugaan "kluster mewah" di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pembahasan dilakukan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Ditjenpas Kemenimipas) Mashudi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Dalam rapat tersebut, Mashudi menyampaikan hasil pemeriksaan sementara tim investigasi terhadap berbagai temuan di Lapas Cibinong. Ia menegaskan proses investigasi dan pendalaman masih berlangsung.
16 Rumah Dinas, 13 Belum Tercatat
Salah satu poin yang dijelaskan Ditjenpas adalah bangunan yang dalam sidak Ombudsman pada 23 September 2026 terlihat menyerupai apartemen atau rumah kluster.
Menurut hasil pemeriksaan sementara Ditjenpas, bangunan tersebut merupakan rumah dinas atau mes pegawai dengan total 16 unit.
Dari jumlah tersebut, tiga unit tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN). Sementara 13 unit lainnya berada di bantaran Sungai Ciliwung dan belum tercatat dalam SIMAK BMN.
Ditjenpas masih mendalami aspek administrasi, status aset, serta pemanfaatan 13 bangunan tersebut. Tindak lanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan lengkap dan ketentuan yang berlaku.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Perabotan dan Minuman Beralkohol
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Ditjenpas Kemenimipas), Mashudi
Mashudi juga memberikan penjelasan mengenai televisi, perabotan rumah tangga, sofa, springbed, serta kulkas yang ditemukan di salah satu bangunan.
Berdasarkan pemeriksaan sementara yang disampaikan dalam RDP, barang-barang tersebut disebut merupakan barang pribadi Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Cibinong.
Kulkas yang ditemukan juga disebut berisi tiga botol wiski dan satu botol bir.
Dengan demikian, informasi tersebut merupakan keterangan hasil pemeriksaan sementara Ditjenpas, bukan kesimpulan final mengenai seluruh temuan Ombudsman.
Bingkai Foto Warga Binaan
Mengenai bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin yang terlihat dalam salah satu ruangan, Mashudi mengatakan benda tersebut merupakan barang hasil razia keamanan.
Bingkai foto itu sebelumnya menjadi salah satu objek yang disorot setelah ditemukan dalam ruangan yang diperiksa Ombudsman.
Bangunan di Area SAE
Ditjenpas juga memberikan penjelasan mengenai bangunan yang terlihat menyerupai penginapan atau kontainer di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Menurut Mashudi, bangunan tersebut merupakan kantor operasional kegiatan penggemukan sapi dan wisma peristirahatan pegawai.
ANTARA melaporkan, kantor operasional tersebut disebut dibangun menggunakan APBN 2016, sedangkan wisma pegawai dibangun dengan APBN 2017.
Area yang Diduga Simulator Golf
Temuan lain yang mendapat perhatian adalah area yang sebelumnya disebut menyerupai simulator golf.
Dalam pemeriksaan sementara Ditjenpas, Mashudi menjelaskan area tersebut sedang dipersiapkan untuk digunakan sebagai loker. Sementara lahan SAE yang diduga menjadi tempat parkir disebut merupakan area alternatif ketika tempat parkir utama penuh.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Ditjenpas Sebut Tak Menemukan Jalur Tikus
Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi XIII DPR RI ke Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Jawa Barat, Jumat Petang (25/9/2026)
Terkait dugaan adanya jalur keluar atau "jalur tikus", Mashudi mengatakan tim investigasi Ditjenpas tidak menemukan jalur tersebut berdasarkan pemeriksaan dan pengecekan langsung.
Ia menyebut lokasi tersebut dikelilingi aliran Sungai Ciliwung.
Temuan tersebut berbeda konteks dengan keterangan Ombudsman sebelumnya. Dalam sidak 23 September, Ombudsman menyatakan menemukan akses keluar di bagian belakang bangunan yang disebut tidak terkunci dan terhubung ke area hutan bambu serta tempat pembuangan sampah.
Perbedaan ini perlu dibaca sebagai dua hasil pemeriksaan terhadap kondisi yang sama, sehingga belum tepat disimpulkan sebagai fakta final sebelum proses verifikasi dan investigasi selesai.
DPR Sebelumnya Telah Meminta Penjelasan
Komisi XIII DPR RI sebelumnya menyatakan akan menindaklanjuti temuan Ombudsman dan memanggil pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan mengenai fasilitas di Lapas Cibinong.
E-Media DPR RI mencatat Komisi XIII telah menyatakan rencana tersebut sejak 24 September 2026, setelah Ombudsman menemukan sejumlah kamar dengan fasilitas seperti ruang tamu, dapur, televisi, dan kulkas.
Sementara itu, Ombudsman menyatakan sidak pada 23 September menemukan lebih dari 10 bangunan yang tampak seperti rumah kluster, sejumlah fasilitas seperti sofa, televisi, kulkas, meja makan, fasilitas kebugaran, serta pembangunan simulator golf. Ombudsman juga melaporkan adanya dugaan celah keamanan dan dugaan pungutan liar.
Pemeriksaan Belum Final
Penjelasan Ditjenpas dalam RDP 28 September 2026 masih merupakan hasil pemeriksaan sementara. ANTARA mencatat bahwa investigasi dan pendalaman lanjutan masih dilakukan dan langkah berikutnya akan ditentukan berdasarkan pemeriksaan lengkap.
Karena itu, status kepemilikan barang, administrasi 13 rumah dinas yang belum tercatat, pemanfaatan bangunan, serta persoalan keamanan masih perlu menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Ombudsman RI โ Ombudsman RI Temukan Dugaan โKluster Mewahโ dan Celah Keamanan di Lapas Kelas IIA Cibinong, 24 September 2026.
[02]E-Media DPR RI โ Komisi XIII Segera Tindaklanjuti Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, 24 September 2026.
[03]ANTARA โ Dirjenpas laporkan hasil pemeriksaan Lapas Cibinong ke DPR, 28 September 2026.
[04]Kompas.com โ tautan yang diberikan pengguna sebagai bahan awal.
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar