Presiden Prabowo Subianto Pimpin Lima Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Situasi Timur Tengah

Prabowo Gelar 5 Rapat Maraton di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Mudik Lebaran
Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Termasuk Bahas Situasi Timur Tengah/Istimewa ©PusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
49
696
PusakoNews.com, Kabupaten Bogor - Presiden Prabowo Subianto memimpin lima rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3). Rapat berlangsung sejak siang hingga malam hari.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis nasional dan internasional, mulai dari penguatan sektor pendidikan, perkembangan geopolitik di Timur Tengah, hingga kesiapan pemerintah menghadapi arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Presiden menerima laporan mengenai pembangunan 10 kampus baru berbasis STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika) serta pengembangan pendidikan kedokteran. Selain itu, dibahas pula upaya peningkatan kualitas sejumlah perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di tingkat global melalui kerja sama dengan universitas internasional.

Dalam rapat tersebut, Presiden juga meminta pembaruan informasi mengenai dinamika situasi di Timur Tengah serta potensi dampaknya terhadap kondisi geopolitik dan keamanan nasional.

Pemerintah turut melaporkan perkembangan program beasiswa bagi mahasiswa asal Palestina yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan. Program yang dimulai sejak 2022 saat Presiden menjabat Menteri Pertahanan itu kini telah menampung hampir 200 mahasiswa dan mahasiswi.

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dalam menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dalam 10 hari menjelang Hari Raya Idulfitri.

Rapat dihadiri antara lain oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa.

Turut hadir pula Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto, Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Letjen TNI Yudi Abrimantyo, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari.

Rangkaian rapat tersebut menegaskan fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat sektor pendidikan, serta mengantisipasi dinamika global yang berpotensi memengaruhi Indonesia.
[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait