"HUT ke-81 RI: Prabowo Pimpin Detik-Detik Proklamasi dan Doakan Korban Bencana"
Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI: Prabowo Pimpin Upacara, Dubes Negara Sahabat Beri Apresiasi
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.
Sesuaikan Ukuran Baca
536
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.
Upacara tersebut menjadi bagian utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Pemerintah sebelumnya telah menetapkan rangkaian Bulan Kemerdekaan 2026 dengan tema tersebut.
Prosesi dimulai dengan laporan Komandan Upacara Kolonel Inf Priyo Handoyo kepada Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara. Detikcom mengonfirmasi Priyo Handoyo sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Perwira kelahiran 1982 itu merupakan lulusan Akademi Militer 2003 dan saat ini memimpin Kodim 0733/Kota Semarang.
Setelah laporan tersebut, dentuman meriam sebanyak 17 kali disertai sirene panjang menandai dimulainya Peringatan Detik-Detik Proklamasi.
Presiden Prabowo kemudian membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah itu, Kepala Negara memimpin peserta upacara mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban bagi kemerdekaan Indonesia.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Namun, momen tersebut juga diarahkan kepada persoalan yang tengah dihadapi masyarakat. Presiden mengajak seluruh peserta mendoakan warga yang terdampak bencana alam di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah Indonesia lainnya.
“Saudara-saudara sekalian, marilah kita mengheningkan cipta, untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya,” ujar Presiden Prabowo.
Doa bagi masyarakat terdampak bencana juga mendapat perhatian dari sejumlah menteri yang hadir di Istana Merdeka.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan merupakan momentum untuk mensyukuri perjalanan bangsa. Di saat yang sama, ia mengingatkan bahwa sebagian masyarakat Indonesia masih menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini juga menyampaikan keprihatinan terhadap masyarakat NTT yang masih berada dalam kondisi sulit setelah gempa bumi. Ia berharap masyarakat terdampak segera memperoleh bantuan dan kekuatan untuk menghadapi situasi tersebut.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komandan Upacara Kolonel Inf Priyo Handoyo
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejumlah anggota Kabinet Merah Putih tidak mengikuti upacara di Jakarta karena menjalankan tugas di daerah, termasuk memantau penanganan bencana di NTT.
Menurut Prasetyo, Menko PMK, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial berada di NTT untuk memonitor serta memastikan penanganan bencana berjalan.
Setelah prosesi mengheningkan cipta, upacara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Rangkaian berikutnya adalah pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka Tim “Indonesia Berdaulat”.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Celina Olivia Apriani Theo dari Kalimantan Barat dipercaya sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih. M. Aryo Wira Zandhyka Y dari Bengkulu bertugas sebagai pembentang, sedangkan I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dari Kalimantan Selatan bertugas sebagai pengerek bendera. Achmad Fachri Mubarok dari Jambi dipercaya sebagai Komandan Kelompok 8. Susunan tersebut juga dikonfirmasi oleh detikcom.
Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, Bendera Merah Putih dikibarkan hingga mencapai puncak tiang. Prosesi tersebut kemudian ditutup dengan laporan Komandan Upacara kepada Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara.
Rangkaian peringatan berlanjut dengan persembahan lagu “Hari Merdeka” karya Husein Mutahar yang dibawakan Sekolah Rakyat dan Gita Bahana Nusantara.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Sejumlah duta besar negara sahabat turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2026.
Pesan dari Negara Sahabat
Selain berlangsung sebagai momentum nasional, peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka juga dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat.
Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Myochin Mitsuru, menyampaikan ucapan selamat atas Hari Kemerdekaan Indonesia sekaligus harapan agar hubungan Indonesia dan Jepang terus diperkuat.
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri juga menyampaikan ucapan selamat dari pemerintah dan rakyat Pakistan. Ia menilai Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam bidang sosial dan ekonomi serta mengapresiasi visi Presiden Prabowo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Duta Besar Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy menyoroti panjangnya hubungan Indonesia-Mesir. Ia menyampaikan kebanggaan Mesir sebagai negara yang disebut dalam pernyataannya sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1945, sekaligus berharap hubungan kedua negara terus berkembang.
Sementara itu, Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menyampaikan ucapan selamat atas 81 tahun kemerdekaan Indonesia dan menegaskan komitmen Belanda untuk terus menjadi sahabat Indonesia.
Peringatan Detik-Detik Proklamasi tahun ini akhirnya tidak hanya menjadi seremoni kenegaraan. Dari halaman Istana Merdeka, momentum kemerdekaan juga diisi dengan penghormatan kepada para pahlawan dan doa bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
Pesan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan 81 tahun kemerdekaan tidak hanya berbicara tentang perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama dan tanggung jawab untuk menjaga persatuan Indonesia.
𝐒𝐨𝐮𝐫𝐜𝐞 𝐂𝐫𝐞𝐝𝐢𝐭: - Humas Kemensetneg RI - BPMI Setpres
𝐀𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫: Redaksi PusakoNews.com
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar