Panglima TNI Tetapkan Siaga I, Indonesia Waspada Dampak Serangan AS ke Iran
Panglima TNI Tetapkan Status Siaga I di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Yudi Abdimantyo menjelaskan bahwa status Siaga I merupakan tingkat kesiapsiagaan tertinggi, yang mengharuskan seluruh personel bersiap di satuan masing-masing dengan perlengkapan lengkap untuk menghadapi situasi darurat.
Penetapan status tersebut dilakukan menyusul meningkatnya ketegangan setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang kemudian memicu serangan balasan Iran ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Sebagai bagian dari langkah antisipatif, Bais TNI diperintahkan untuk berkoordinasi dengan para Atase Pertahanan RI di berbagai negara guna melakukan pendataan dan pemetaan terhadap warga negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak. Tercatat sekitar 541.511 WNI berada di negara-negara kawasan Timur Tengah seperti Iran, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, Oman, Yordania, Mesir, Yaman, Lebanon, Suriah, dan Irak.
Selain itu, TNI juga meningkatkan pengamanan objek vital nasional serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi ancaman di dalam negeri. Langkah ini mencakup patroli di bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, serta pengawasan terhadap area kedutaan besar negara asing di Jakarta.
TNI menegaskan bahwa seluruh langkah kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kedaulatan negara, stabilitas nasional, serta memastikan keselamatan WNI baik di dalam maupun luar negeri.
[PusakoNews.com/red]
Berita Terkait
TNI Berduka: Prajurit Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon
30 Mar 2026 - 21:47
705
Gerak Cepat TNI AL Evakuasi Jenazah ABK di Perairan Teluk Sampit
29 Mar 2026 - 00:53
683