"Kebakaran Hutan Meluas, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi di Prancis dan Spanyol"
Prancis dan Spanyol Dilanda Kebakaran Dahsyat, Ratusan Ribu Orang Tinggalkan Rumah
Sebuah hutan terbakar di Biscarrosse, Prancis selatan
Sesuaikan Ukuran Baca
639
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Biscarrosse - Gelombang kebakaran hutan berskala besar terus melanda wilayah Prancis dan Spanyol, memaksa hampir 270.000 orang mengungsi akibat meluasnya kobaran api yang hingga kini belum berhasil dikendalikan. Pemerintah kedua negara masih mengerahkan berbagai sumber daya untuk menekan laju kebakaran yang diperparah oleh kondisi cuaca ekstrem.
Perdana Menteri Spanyol memperingatkan masyarakat bahwa "jam-jam sulit" masih akan dihadapi, sementara seorang pejabat setempat di Prancis menegaskan bahwa upaya pengendalian api masih jauh dari berhasil. Di Prancis, puluhan ribu warga dievakuasi dari kawasan sekitar Bordeaux, sedangkan di Spanyol sekitar 90.000 orang diperintahkan meninggalkan rumah atau tetap berada di dalam bangunan demi keselamatan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pesawat Militer A400M Diterjunkan untuk Pertama Kalinya
Pesawat Airbus A400M melakukan penjatuhan air pertamanya di atas kebakaran hutan dekat Lacanau di barat daya Prancis
Prancis mengerahkan pesawat militer Airbus A400M dalam misi pemadaman kebakaran hutan untuk pertama kalinya di wilayah barat daya negara itu.
Pesawat tersebut mampu menjatuhkan hingga 20 ton air atau bahan penghambat api dalam sekali operasi dan dirancang menjangkau wilayah yang sulit diakses. Langkah ini merupakan bagian dari kerja sama Kementerian Dalam Negeri dan Angkatan Bersenjata Prancis guna memperkuat kapasitas nasional dalam menghadapi kebakaran hutan yang semakin intensif.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Skotlandia Minta Bantuan Militer Atasi Kebakaran di Cairngorms
Skotlandia meminta bantuan militer karena kebakaran hutan telah berlangsung selama 10 hari di taman nasional
Di saat Prancis dan Spanyol masih bergulat dengan kebakaran besar, Skotlandia juga menghadapi situasi serupa di Taman Nasional Cairngorms, tempat api telah berkobar selama sekitar 10 hari.
Lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran bersama satu helikopter terus berupaya memadamkan api yang sempat memicu evakuasi warga setelah kondisi cuaca memburuk. Pemerintah Skotlandia kini menunggu respons pemerintah Inggris atas permintaan dukungan militer. Meski situasi dinilai mulai membaik berkat perubahan arah angin, kebakaran tersebut masih berstatus insiden besar.
Satwa Liar Ikut Terdampak Kebakaran Besar
Dampak kebakaran tidak hanya dirasakan manusia. Selain memaksa ratusan ribu warga meninggalkan tempat tinggal mereka, kebakaran hutan di Prancis dan Spanyol juga mengancam habitat satwa liar yang berada di kawasan terdampak.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Kesaksian Wisatawan: Langit Merah Muda Ternyata Kobaran Api
Keluarga itu mengatakan bahwa itu bukanlah matahari terbenam, melainkan nyala api yang membuat langit berwarna merah muda dan oranye.
Sejumlah wisatawan turut merasakan dampak langsung bencana tersebut. Venetia dan Tom Bentley bersama tiga anak mereka dievakuasi dari lokasi perkemahan Sandaya di Sanguinet, barat laut Biscarrosse, pada Jumat malam.
Awalnya mereka mengira warna merah muda di langit merupakan pemandangan matahari terbenam. Namun, belakangan diketahui warna tersebut berasal dari kobaran api dan kepulan asap kebakaran hutan. Tak lama setelah itu, alarm darurat berbunyi dan seluruh penghuni perkemahan segera dievakuasi.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Prancis Kerahkan 1.500 Personel Militer
Para petugas pemadam kebakaran bersiap di garis dukungan antara desa Lacanau dan Saint-Helene di wilayah Bordeaux, Prancis barat daya.
Pemerintah Prancis meningkatkan respons darurat dengan mengerahkan sekitar 1.500 personel militer sejak Sabtu malam.
Keputusan tersebut diambil setelah rapat krisis nasional, dengan pemerintah menyebut pengerahan kekuatan kali ini sebagai mobilisasi sumber daya yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam penanganan kebakaran hutan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Etape Terakhir Tour de France Dipersingkat
Etape Terakhir Tour de France Dipersingkat karena personel keamanan dialihkan ke lokasi kebakaran hutan
Penyelenggara Tour de France memutuskan memperpendek etape terakhir balapan dari 133 kilometer menjadi 89 kilometer.
Kebijakan itu diambil agar personel keamanan dapat dialihkan membantu penanganan kebakaran hutan di wilayah terdampak. Penyelenggara menyatakan keputusan tersebut merupakan bentuk solidaritas nasional terhadap upaya penanggulangan bencana yang tengah berlangsung.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Gelombang Panas Memperparah Risiko Kebakaran di Eropa
Aula besar itu telah ditata dengan meja dan kursi.
Skala kebakaran tahun ini dinilai jauh lebih besar dibandingkan musim sebelumnya. Spanyol mencatat luas lahan terbakar yang jauh melampaui periode yang sama tahun lalu, sementara Prancis melaporkan musim kebakaran dimulai beberapa pekan lebih awal dengan area terdampak sudah berada di atas rata-rata.
Sebagai benua yang mengalami pemanasan tercepat di dunia, Eropa menghadapi musim panas yang semakin panas dan kering. Kondisi tersebut membuat vegetasi kehilangan kelembapan sehingga mudah terbakar. Kebakaran umumnya dipicu oleh aktivitas manusia, baik yang tidak disengaja maupun disengaja, serta sambaran petir yang kemudian berkembang cepat akibat cuaca ekstrem. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar