PusakoNews.com, Jakarta - Berakhirnya kompetisi IBL GoPay 2026 menjadi awal dimulainya masa evaluasi bagi sejumlah klub peserta. Selain aktivitas transfer pemain, beberapa tim juga mengambil keputusan besar dengan melakukan pergantian pelatih kepala sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim berikutnya.
Hingga awal Juli 2026, sedikitnya empat klub telah resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih mereka, yakni Rajawali Medan, Hangtuah Jakarta, Satria Muda Pertamina Bandung, dan RANS Simba Bogor.
Rajawali Medan menjadi tim pertama yang mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Efri Meldi. Ditunjuk sejak awal musim dengan target membawa Rajawali lolos ke babak Playoffs, Efri sempat mengawali kompetisi dengan hasil positif sebelum badai cedera mengganggu performa tim.
Di bawah arahannya, Rajawali membukukan enam kemenangan dan 14 kekalahan serta menempati peringkat kesembilan dari 11 peserta, meningkat dibanding musim sebelumnya yang hanya meraih tiga kemenangan dari 26 pertandingan. Meski menunjukkan perkembangan, capaian tersebut belum mampu memenuhi target manajemen. Rajawali resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Efri Meldi pada 18 Mei 2026.
Keputusan serupa diambil Hangtuah Jakarta, yang mengakhiri masa kepelatihan Wahyu Widayat Jati setelah sekitar dua setengah musim. Selama kepemimpinannya, Hangtuah sukses membawa tim lolos ke Playoffs pada musim 2025 dan 2026.
Namun, langkah Hangtuah selalu terhenti di putaran pertama akibat persoalan cedera pemain yang terus berulang. Manajemen akhirnya memilih melakukan evaluasi menyeluruh dan mengumumkan perpisahan dengan Wahyu Widayat Jati pada 11 Juni 2026 sebagai bagian dari rencana membangun kekuatan baru untuk musim mendatang.
Sementara itu, Satria Muda Pertamina Bandung juga memutuskan tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Serbia, Djordje Jovicic. Pengumuman resmi disampaikan pada 1 Juli 2026 setelah tim gagal mencapai partai final untuk ketiga kalinya dalam rentang dua musim terakhir.
Empat Klub Resmi Berpisah dengan Pelatih Usai Berakhirnya IBL GoPay 2026
"4 Klub IBL GoPay 2026 Resmi Ganti Pelatih, Satria Muda hingga RANS Bongkar Tim"
Pada musim reguler, Satria Muda finis di posisi kedua dengan catatan 15 kemenangan dan lima kekalahan. Namun perjalanan mereka terhenti di babak semifinal setelah kalah dari Bogor Hornbills dengan skor seri 1-4 dalam format Best of Five. Meski diperkuat skuad bertabur pemain berkualitas dan sempat menjuarai IBL All-Indonesian 2025, performa tim dinilai belum memenuhi ekspektasi, ditambah kendala cedera pemain asing sepanjang musim.
Nasib serupa dialami RANS Simba Bogor, yang menjalani musim penuh dinamika dengan tiga kali pergantian pelatih kepala. Setelah mengawali musim bersama Brian Rowsom dan kemudian dilanjutkan Agus Pamungkas Batbual, manajemen menunjuk Antonius Joko Endratmo untuk memimpin tim hingga akhir kompetisi.
Serangkaian pergantian tersebut dinilai belum mampu mengangkat performa RANS. Adaptasi terhadap gaya kepelatihan yang terus berubah turut memengaruhi konsistensi permainan tim sepanjang musim reguler. Pada 5 Juli 2026, RANS resmi mengakhiri kerja sama dengan Antonius Joko Endratmo sekaligus melepas seluruh jajaran asisten pelatih sebagai bagian dari langkah restrukturisasi menuju musim kompetisi berikutnya.
Pergantian pelatih di empat klub tersebut menjadi sinyal dimulainya fase pembenahan di IBL menjelang musim 2027. Masing-masing manajemen kini bersiap menyusun strategi baru demi meningkatkan daya saing dan memperbaiki prestasi pada kompetisi mendatang.
[PusakoNews.com/red]









Komentar