Pengajuan Merek Dagang Logo “B9” oleh Nike untuk Bronny James Ditolak USPTO

Pengajuan Merek Dagang Logo “B9” Bronny James Ditolak! Nike Lakukan Upaya Banding
Pengajuan Logo “B9” Nike Ditolak.
©PusakoNews.com/red
Pengajuan Logo “B9” Nike Ditolak. ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
667

PusakoNews.com, Alexandria - Pengajuan merek dagang oleh Nike untuk logo “B9” yang dikaitkan dengan pemain Bronny James resmi ditolak oleh United States Patent and Trademark Office. Penolakan ini didasarkan pada alasan adanya potensi kebingungan dengan merek serupa yang telah lebih dahulu terdaftar.


Dalam dokumen resmi, pengacara pemeriksa USPTO, P. Scott Craven, menyatakan bahwa logo “B9” yang diajukan Nike memiliki kemiripan signifikan dengan merek “B9” milik Back9 Golf Apparel. Kedua merek tersebut sama-sama digunakan dalam kategori produk pakaian, sehingga dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di pasar.


Nike mengajukan permohonan logo tersebut pada Februari, dengan desain huruf “b” kecil bergaya gotik dan angka “9” di tengah. Logo ini telah beberapa kali digunakan oleh Bronny James dalam pertandingan musim ini, termasuk ditampilkan pada sepatu yang dipublikasikan Nike pada 12 April.

Pengajuan Merek Dagang Logo “B9” oleh Nike untuk Bronny James Ditolak USPTO

Sementara itu, Back9 telah menggunakan merek “B9” sejak 2020, mengajukan pendaftaran pada 2021, dan memperoleh hak resmi pada 2022. Logo mereka menampilkan huruf dan angka yang saling bertumpuk dengan gaya font bernuansa balap di atas latar gelap.


Dalam surat penolakannya, Craven menegaskan bahwa kedua merek memiliki kesamaan dari sisi tampilan, bunyi, hingga kesan komersial, serta dinilai setara secara fonetik.


Pihak Nike belum memberikan tanggapan resmi atas keputusan tersebut. Permintaan komentar kepada perwakilan Bronny James dan Back9 juga belum mendapat respons.


Nike memiliki waktu tiga bulan untuk mengajukan banding dengan menyampaikan argumen bahwa kedua merek memiliki perbedaan yang cukup untuk dapat digunakan secara bersamaan di pasar.


Pengacara merek dagang dari Gerben IP, Josh Gerben, menilai peluang Nike untuk menang dalam banding tetap ada, meskipun tidak mudah. Ia menyebut desain logo Nike memiliki perbedaan visual yang dapat menjadi dasar argumen, namun tetap menghadapi tantangan berat.


Gerben juga menyebut alternatif lain adalah adanya persetujuan dari Back9 atas penggunaan merek tersebut oleh Nike. Jika kesepakatan tercapai, USPTO berpotensi mempertimbangkan kembali pemberian hak merek.


Saat ini, status logo “B9” dinilai masih dalam posisi berisiko. Gerben menambahkan bahwa penolakan tersebut merupakan langkah yang wajar dan sesuai prosedur.


Sebagai informasi, Bronny James telah memiliki tiga merek dagang lain yang terdaftar, yaitu “Bronny”, “Bronald”, serta tanda tangan “BJ Jr.” yang diajukan pada 2022 melalui entitas berbeda.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait