PusakoNews.com, Bandung - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) membahas strategi hilirisasi, industrialisasi, serta penguatan ekonomi rakyat berbasis potensi daerah dalam Rapat Koordinasi Bidang IV PP ISEI yang berlangsung secara hibrida di Kantor Wilayah III KPPU Bandung.
Pertemuan yang dihadiri Anggota KPPU, Eugenia Mardanugraha, bersama akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini menjadi bagian dari penyusunan rekomendasi kebijakan yang akan dibahas dalam Sidang Pleno ISEI Tahun 2026. Forum tersebut juga menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan para pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga iklim persaingan usaha yang sehat.
Dalam pembahasan, KPPU menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak hanya diukur dari peningkatan investasi maupun kapasitas industri, tetapi juga dari terciptanya struktur pasar yang kompetitif, terbuka, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam rantai nilai nasional.
KPPU dan ISEI Rumuskan Strategi Hilirisasi Berbasis Persaingan Usaha yang Sehat
"KPPU dan ISEI Bahas Strategi Hilirisasi, Persaingan Usaha Sehat Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi"
Untuk mendukung hal tersebut, KPPU mendorong penerapan pendekatan market building melalui penguatan infrastruktur, sistem logistik, transparansi informasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penegakan hukum persaingan usaha. Pendekatan ini diharapkan mampu memperluas manfaat hilirisasi hingga dirasakan oleh UMKM, koperasi, petani, nelayan, dan pelaku usaha di berbagai daerah.
Rapat koordinasi juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, meliputi pengembangan kawasan aglomerasi industri, penguatan rantai nilai domestik, penyediaan energi yang andal, serta implementasi kebijakan yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah di daerah. Selain itu, forum menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja berkualitas, pemerataan kesejahteraan, dan keberlanjutan lingkungan sebagai bagian integral dari strategi pembangunan nasional.
Seluruh hasil pembahasan akan menjadi rekomendasi Bidang IV PP ISEI yang selanjutnya dibawa ke Sidang Pleno ISEI Tahun 2026. Bagi KPPU, forum ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha dalam merumuskan kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, serta memastikan manfaat hilirisasi dapat dirasakan secara merata melalui terciptanya persaingan usaha yang sehat.
[PusakoNews.com/red]



Komentar