Space Available Surabaya R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Presiden Prabowo dan Presiden Lukashenko Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Belarus, Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030

Bilateral

"Prabowo dan Lukashenko Resmikan Peta Jalan Indonesia–Belarus 2026–2030, Era Baru Kemitraan Strategis Dimulai"

Indonesia–Belarus Sepakati 7 Kerja Sama Strategis, Prabowo: Manfaatnya Harus Segera Dirasakan
Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko dalam rangka kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.
Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko dalam rangka kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.
Sesuaikan Ukuran Baca
655
ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7). Kunjungan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan bilateral sekaligus memperluas kemitraan strategis Indonesia dan Belarus di berbagai sektor prioritas.

Penyambutan Kenegaraan Berlangsung Khidmat dan Penuh Kehormatan

Presiden Aleksandr Lukashenko tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 11.25 WIB dan disambut melalui prosesi kenegaraan yang berlangsung khidmat. Sebanyak 17 pasukan motoris dan 120 pasukan berkuda mengawal iring-iringan tamu negara dari kawasan Monumen Nasional menuju Istana Merdeka.


Presiden Prabowo dan Presiden Lukashenko Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Belarus, Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030


Suasana penyambutan semakin semarak dengan kehadiran ratusan siswa sekolah dasar yang mengibarkan bendera Indonesia dan Belarus. Penampilan Tari Enggang dari Kalimantan Timur yang dibawakan oleh 10 penari dan lima pemusik turut mewarnai prosesi sebagai simbol penghormatan, keramahan, dan persahabatan kepada tamu negara.

Presiden Prabowo menyambut langsung Presiden Lukashenko di halaman Istana Merdeka sebelum keduanya mengikuti upacara penyambutan kenegaraan yang diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Belarus dan Indonesia Raya, disertai penghormatan berupa 21 dentuman meriam. Setelah melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan, kedua kepala negara saling memperkenalkan delegasi resmi masing-masing.

Delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden Prabowo terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Jose Tavares.

Space Available R5 Grafiti

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pertemuan Bilateral Bahas Penguatan Hubungan Strategis

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko

Usai upacara penyambutan, kedua pemimpin negara melanjutkan agenda dengan penandatanganan buku tamu kenegaraan, sesi foto bersama di Ruang Kredensial, pertemuan empat mata (tête-à-tête), serta pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Lukashenko yang kembali datang ke Indonesia setelah kunjungan terakhirnya 13 tahun lalu.

"Selamat datang kembali di Jakarta setelah kunjungan terakhir Yang Mulia ke Indonesia 13 tahun yang lalu. Ini sekali lagi adalah kehormatan bagi Indonesia dan kehormatan bagi saya untuk menerima kunjungan kenegaraan Yang Mulia untuk kedua kalinya ke Indonesia," ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengenang sambutan hangat yang diterimanya saat berkunjung ke Minsk pada Juli tahun lalu sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kedua negara.

Rangkaian agenda kenegaraan ditutup dengan penyampaian pernyataan pers bersama serta jamuan santap siang kenegaraan di Istana Negara.

Space Available Banten R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Indonesia dan Belarus Resmi Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republlik Belarus Aleksandr Lukashenko menyampaikan keterangan pers bersama dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Belarus di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republlik Belarus Aleksandr Lukashenko menyampaikan keterangan pers bersama dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Belarus di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026

Komitmen Baru untuk Kemitraan Lima Tahun ke Depan

Salah satu capaian utama kunjungan kenegaraan tersebut adalah peluncuran Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 yang menjadi kerangka strategis pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun mendatang.

Dalam konferensi pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peta jalan tersebut mencerminkan komitmen kedua negara untuk membangun kerja sama yang lebih terarah, konkret, dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Presiden menilai Belarus merupakan mitra penting Indonesia di kawasan Eurasia. Oleh karena itu, kunjungan Presiden Lukashenko menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan persahabatan yang selama ini dibangun atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan.

Kerja Sama Diperluas ke Berbagai Sektor Prioritas

Indonesia dan Belarus sepakat memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis, meliputi ketahanan pangan melalui pengembangan pertanian modern, penyediaan pupuk, teknologi pertanian, alat pertanian, hingga alat berat.

Selain itu, kedua negara akan meningkatkan kerja sama di bidang industri, modernisasi pertanian, teknologi, manufaktur, perdagangan, investasi, penguatan rantai pasok, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri, termasuk mendorong pembentukan perusahaan patungan (joint venture) antara pelaku usaha kedua negara.

Di bidang perdagangan, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas rampungnya ratifikasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement oleh Belarus. Pemerintah Indonesia juga tengah menyelesaikan proses ratifikasi sebagai langkah memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Penguatan kerja sama turut mencakup bidang sosial budaya dan pengembangan sumber daya manusia melalui pertukaran budaya, kemitraan antarlembaga pendidikan, serta pendidikan dan pelatihan vokasi.

Kedua kepala negara juga bertukar pandangan mengenai perkembangan kawasan dan dinamika global serta menegaskan komitmen bersama dalam mendukung perdamaian dan stabilitas dunia.

Menutup pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Lukashenko sekaligus menyatakan komitmennya untuk melakukan kunjungan balasan ke Belarus.

Space Available Gorontalo R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Presiden Lukashenko: Indonesia Merupakan Mitra Strategis Belarus di Asia Tenggara

Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko dalam pertemuan bilateral Indonesia-Belarus dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.
Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko dalam pertemuan bilateral Indonesia-Belarus dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Hubungan Diplomatik Terus Berkembang Positif

Presiden Aleksandr Lukashenko menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra strategis Belarus di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, hubungan bilateral yang telah terjalin sejak 1993 terus menunjukkan perkembangan positif dengan berbagai hasil konkret, sekaligus membuka peluang kerja sama yang semakin luas.

Ia menyatakan bahwa hubungan kedua negara dibangun di atas prinsip saling menghormati, saling mendukung, dan memiliki kesamaan pandangan dalam berbagai isu internasional.

Presiden Lukashenko juga mengungkapkan apresiasinya atas undangan Presiden Prabowo untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Ia mengaku terkesan dengan kemajuan Indonesia sejak kunjungan pertamanya pada 2013 dan optimistis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang.

Menurut Presiden Lukashenko, kunjungan kenegaraan ini telah dipersiapkan sejak satu tahun lalu sebagai tindak lanjut komunikasi intensif kedua pemimpin negara. Belarus juga melihat berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Indonesia sebagai peluang untuk memperluas kerja sama yang saling menguntungkan.

Pertemuan bilateral berlangsung dalam suasana hangat, konstruktif, dan penuh persahabatan, dengan komitmen kedua negara untuk memperkuat kolaborasi di bidang ekonomi, perdagangan, sosial, kemanusiaan, dan kebudayaan.

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Tujuh Kerja Sama Strategis Disepakati

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko menyaksikan penunjukkan sejumlah nota kesepahaman Indonesia-Belarus di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko menyaksikan penunjukkan sejumlah nota kesepahaman Indonesia-Belarus di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.

MoU dan Perjanjian Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo dan Presiden Lukashenko menyaksikan penandatanganan tujuh nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama strategis.

Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama di bidang industri, kebudayaan, kesehatan, jasa keuangan, riset dan teknologi, akreditasi nasional, serta pertukaran informasi mengenai pencucian uang, pendanaan terorisme, dan proliferasi senjata pemusnah massal.

Adapun dokumen yang ditandatangani meliputi:

1. Nota Kesepahaman Kerja Sama Industri antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perindustrian Republik Belarus.
2. Nota Kesepahaman Kerja Sama Bidang Kebudayaan antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan Republik Belarus.
3. Nota Kesepahaman Kerja Sama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Nasional Belarus.
4. Nota Kesepahaman Kerja Sama Bidang Kesehatan antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Belarus.
5. Perjanjian Kerja Sama Ilmiah dan Teknis antara BRIN dan Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Belarus.
6. Nota Kesepahaman Pertukaran Laporan Intelijen terkait pencucian uang, pendanaan terorisme, dan proliferasi senjata pemusnah massal antara PPATK Republik Indonesia dan Departemen Pemantauan Keuangan Komite Kontrol Negara Belarus.
7. Nota Kesepahaman Kerja Sama Bidang Akreditasi Nasional antara Komite Akreditasi Nasional Republik Indonesia dan Belarusian State Center for Accreditation.

Presiden Prabowo berharap seluruh kesepakatan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat konkret bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Space Available Jogja R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Belarus Siap Perluas Kerja Sama Ekonomi, Industri, dan Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko berjalan bersama dalam rangkaian upacara penyambutan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko berjalan bersama dalam rangkaian upacara penyambutan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026

Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral Jangka Panjang

Dalam pernyataan penutupnya, Presiden Lukashenko menegaskan komitmen Belarus untuk terus memperluas kerja sama strategis dengan Indonesia.

Belarus menyatakan kesiapan mendukung program ketahanan pangan Indonesia melalui penyediaan pupuk, teknologi pertanian, alat pertanian modern, serta pengembangan sektor agrikultur.

Di bidang industri, Belarus menawarkan perluasan kerja sama pada pengembangan alat berat, industri otomotif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan tenaga teknis Indonesia, serta pembentukan perusahaan patungan.

Belarus juga siap meningkatkan perdagangan melalui ekspor berbagai komoditas, termasuk produk susu dan daging, sekaligus mendorong investasi bersama, pengembangan industri lokal, serta kerja sama di sektor kesehatan dan layanan medis.

Presiden Lukashenko turut menyambut positif rencana pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belarus. Menurutnya, keberadaan perwakilan diplomatik, pengembangan penerbangan langsung, serta kemudahan kebijakan visa akan semakin mempererat hubungan antarmasyarakat dan meningkatkan arus wisata kedua negara.

Mengakhiri pernyataannya, Presiden Lukashenko menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas komitmen memperkuat hubungan bilateral yang dilandasi semangat persahabatan, saling percaya, dan kerja sama yang konstruktif.

Peluncuran Peta Jalan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 beserta penandatanganan tujuh dokumen kerja sama strategis menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara. Implementasi seluruh kesepakatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi di berbagai sektor prioritas, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan inovasi dan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan Belarus.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Balikpapan R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Excellent Aromatica R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews