"Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemkot Jaksel dan Jakut Ziarah ke Makam Ulama Betawi"
Jelang HUT Jakarta, Pemkot Ziarah ke Makam KH Syafi'i Hadzami dan Habib Luar Batang
Jajaran Pemkot Jaksel Ziarah ke Makam Ulama Betawi
Rangkuman Berita
Pemkot Jakarta Perkuat Nilai Religius, Ziarah ke Makam Ulama dan Pejuang Betawi
Ziarah Ulama Betawi Jadi Momentum Pemkot Jakarta Jaga Warisan Spiritual Kota
Sambut Jakarta 499 Tahun, Pemkot Kenang Jasa Ulama dan Tokoh Pejuang Betawi
Sesuaikan Ukuran Baca
557
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan dan Jakarta Utara melaksanakan kegiatan ziarah ke makam ulama serta tokoh pejuang Betawi sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kontribusi mereka dalam membangun kehidupan keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat Jakarta.
Pemkot Jakarta Selatan Ziarah ke Makam KH Syafi'i Hadzami
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, bersama jajaran Pemkot Jakarta Selatan melakukan ziarah ke makam ulama kharismatik Betawi, KH Syafi'i Hadzami, yang berlokasi di RW 06, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta sekaligus bentuk penghormatan kepada ulama Betawi yang memiliki peran besar dalam syiar Islam dan pembinaan masyarakat.
Menurut Syafrin, KH Syafi'i Hadzami dikenal sebagai sosok ulama yang memiliki dedikasi tinggi dalam membangun karakter masyarakat Betawi melalui penanaman nilai-nilai keislaman dan penguatan akidah.
“Beliau merupakan tokoh yang sangat dihormati karena keluasan ilmu agamanya. Pengaruh dan keteladanan beliau tidak hanya dirasakan masyarakat Betawi, tetapi juga warga Jakarta secara luas,” ujar Syafrin.
Ia menambahkan, ajaran serta keteladanan KH Syafi'i Hadzami hingga kini masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Jakarta, khususnya dalam membangun akhlak, memperkuat persatuan, dan menjaga keharmonisan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Syafrin juga menyampaikan salam hormat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada keluarga besar KH Syafi'i Hadzami. Ia berharap jasa dan perjuangan almarhum terus dikenang, diamalkan, serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
“Semoga almarhum diampuni segala dosa dan kesalahannya, dilipatgandakan amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam melanjutkan perjuangan beliau,” tuturnya.
Sementara itu, putra almarhum KH Syafi'i Hadzami, H. Iwan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan penghormatan yang terus diberikan Pemkot Jakarta Selatan kepada para ulama dan habib Betawi.
Ia berharap nilai-nilai perjuangan para tokoh terdahulu dapat terus menjadi pedoman dalam membangun Jakarta yang lebih maju dan berkeadaban.
“Lakukan yang terbaik untuk Jakarta. Jadikan keteladanan para pendahulu sebagai inspirasi dalam berbuat serta menebarkan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pemkot Jakarta Utara Ziarah ke Makam Ulama dan Pejuang Betawi
Jajaran Pemkot Jakut Ziarah ke Makam Ulama dan Pejuang Betawi
Pada kesempatan yang sama, jajaran Pemkot Jakarta Utara juga melaksanakan ziarah ke sejumlah makam ulama besar dan tokoh pejuang Betawi sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta.
Kegiatan diawali dengan ziarah ke Makam Keramat Luar Batang di Kelurahan Penjaringan, tempat dimakamkannya Al-Habib Husein bin Abubakar bin Abdillah Alaydrus. Selanjutnya, rombongan melanjutkan ziarah ke makam Muallim Rasyid atau KH Abdul Rasyid Ramli yang berada di Kampung Mangga, Kelurahan Tugu Selatan.
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan ziarah merupakan agenda tahunan yang memiliki makna penting dalam menjaga hubungan antara pembangunan kota dengan nilai-nilai religius yang diwariskan para ulama dan tokoh masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama jajaran dapat berziarah dan memanjatkan doa di makam para habib dan ulama. Momentum ini menjadi pengingat untuk meneladani perjuangan mereka sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan masyarakat,” kata Fredy.
Menurutnya, transformasi Jakarta menuju kota global harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter, budaya, dan spiritualitas masyarakat.
“Kami berharap Jakarta tidak hanya tumbuh sebagai kota global yang modern, tetapi juga tetap menjadi kota yang religius, berakhlak, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal. Pembangunan fisik harus berjalan seimbang dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat,” jelasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkot Jakarta Utara juga menyalurkan bantuan dana stimulus dari Baznas (Bazis) kepada pengelola masjid setempat. Bantuan diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pemeliharaan sarana ibadah.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi kemakmuran masjid serta mendukung keberlangsungan berbagai kegiatan keagamaan. Ini merupakan bentuk kolaborasi bersama untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.
Perwakilan pengurus Masjid Jami Keramat Luar Batang, Habib Husein Fikri bin Abdullah Alaydrus, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan doa bersama yang dilakukan jajaran Pemkot Jakarta Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran jajaran Pemkot Jakarta Utara yang telah berziarah dan memanjatkan doa bersama di tempat ini,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum peringatan HUT Jakarta, tetapi juga sebagai sarana memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam membangun masyarakat.
Menjelang usia Jakarta yang hampir mencapai lima abad, ia turut mendoakan agar ibu kota terus berkembang menjadi kota yang berkah, sejahtera, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai religius yang menjadi fondasi kehidupan sosial warga.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Menjaga Warisan Spiritual di Tengah Perkembangan Jakarta
Kegiatan ziarah yang dilaksanakan Pemkot Jakarta Selatan dan Jakarta Utara menjadi refleksi atas pentingnya menghargai jasa para ulama dan tokoh Betawi yang telah berkontribusi besar dalam membentuk identitas Jakarta. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, serta semangat membangun Jakarta yang maju, berbudaya, dan berakhlak mulia menjelang peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar