Trump–Prabowo Teken Perjanjian Dagang Resiprokal, Perkuat Kemitraan Strategis RI–AS
Kesepakatan Bersejarah! Trump–Prabowo Sepakat Perkuat Rantai Pasok Global
Kesepakatan ini menjadi tonggak baru dalam penguatan kemitraan strategis kedua negara, khususnya di bidang perdagangan dan investasi. Kedua kepala negara menyatakan komitmen untuk memastikan implementasi perjanjian berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan stabilitas rantai pasok global.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Pemerintah Amerika Serikat menurunkan tarif impor produk Indonesia dari 32% menjadi 19%. Sejumlah komoditas unggulan Indonesia, termasuk minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao, memperoleh fasilitas tarif 0% atau bebas bea masuk.
Sebaliknya, Indonesia memberikan pembebasan tarif bagi sebagian besar produk asal Amerika Serikat sebagai wujud komitmen perdagangan yang adil dan saling menguntungkan.
Proses perundingan yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia sejak 2025 telah rampung, termasuk penyelesaian harmonisasi bahasa hukum (legal drafting). Para menteri dan pejabat terkait diinstruksikan untuk segera menindaklanjuti kesepakatan melalui kebijakan teknis dan regulasi pendukung.
Pemerintah optimistis perjanjian ini akan memperluas akses pasar, meningkatkan arus perdagangan bilateral, memperkuat keamanan ekonomi, serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan bagi kedua negara.
[PusakoNews.com/red]
Berita Terkait
Jelang Idul fitri, Harga Cabai Rawit Melonjak hingga Rp120 Ribu
11 Mar 2026 - 04:50
680
Baru Setahun Diresmikan Prabowo Subianto, Kelolaan Tembus 40,51 Ton
26 Feb 2026 - 20:54
614