"Prabowo Reshuffle Badan Gizi Nasional, Program Makan Bergizi Gratis Dipercepat"
Presiden Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Fokus Perkuat Program MBG Nasional
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari memberikan keterangan pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2
Rangkuman Berita
Resmi! Nanik S. Deyang Ditunjuk Prabowo Pimpin Badan Gizi Nasional
Prabowo Copot Kepala BGN, Susun Kepemimpinan Baru untuk Percepat MBG
Pergantian Pucuk Pimpinan BGN, Prabowo Ingin Program Gizi Lebih Tepat Sasaran
Sesuaikan Ukuran Baca
661
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat akselerasi program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam penyampaian keterangan pers itu, Menteri Prasetyo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari.
Dalam susunan kepemimpinan baru tersebut, Presiden Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Sementara itu, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono dipercaya mendampingi sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Dadan Hindayana
Pergantian ini dilakukan setelah pemerintah melakukan proses monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas serta kinerja kelembagaan Badan Gizi Nasional selama hampir satu setengah tahun terakhir sejak badan tersebut dibentuk.
“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Menteri Prasetyo Hadi.
Menurut Menteri Prasetyo, langkah restrukturisasi kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mempercepat implementasi berbagai program prioritas nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda unggulan pemerintahan Presiden Prabowo.
Pemerintah berharap kepemimpinan baru Badan Gizi Nasional mampu menghadirkan sistem kerja yang lebih efektif, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan seluruh program peningkatan kualitas gizi masyarakat berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Prasetyo juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo secara resmi mengakhiri masa tugas Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, serta Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Pemerintah menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi jajaran pimpinan sebelumnya dalam membangun fondasi kelembagaan BGN sejak awal pembentukannya hingga mampu menjalankan berbagai program strategis nasional di bidang ketahanan dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras, dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” kata Menteri Prasetyo.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Lebih lanjut, Presiden Prabowo disebut menaruh perhatian besar terhadap percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penguatan program gizi nasional. Karena itu, jajaran pimpinan baru diminta segera melakukan konsolidasi internal organisasi dan memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Penguatan koordinasi tersebut dinilai penting guna memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan agenda peningkatan kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih optimal, tepat waktu, serta menjangkau seluruh kelompok sasaran secara merata.
“Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” tegas Menteri Prasetyo.
Restrukturisasi kepemimpinan Badan Gizi Nasional ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam memperkuat fondasi pembangunan manusia Indonesia melalui kebijakan pemenuhan gizi yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar