"Pidato Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Ungkap Strategi Besar Transformasi Indonesia"
Prabowo: Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri dan Tidak Bergantung pada Negara Lain
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.
Rangkuman Berita
Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Siapkan Transformasi Nasional Menuju Indonesia Makmur
Prabowo Dorong Hilirisasi dan Ketahanan Pangan untuk Wujudkan Indonesia Berdaulat
Presiden Prabowo Beberkan Strategi Transformasi Bangsa Berbasis Nilai Pancasila
Sesuaikan Ukuran Baca
569
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjalankan strategi transformasi bangsa yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar utama pembangunan nasional. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6).
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa arah pembangunan nasional saat ini tidak sekadar berfokus pada pertumbuhan semata, melainkan diarahkan untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia sebagai negara yang berdaulat, adil, makmur, dan bermartabat.
“Kita tidak hanya mau bicara pembangunan, kita sekarang punya cita-cita yang lebih berani. Kita sedang dan akan menjalankan terus strategi transformasi bangsa. Strategi kita sejatinya adalah transformasi menjadi haluan yang sejalan dengan Pancasila,” ujar Presiden Prabowo di hadapan peserta upacara.
Presiden menjelaskan, transformasi bangsa yang sedang dijalankan pemerintah diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh sektor fundamental kehidupan masyarakat. Program tersebut meliputi hilirisasi sumber daya alam, penguatan ketahanan pangan nasional, pengembangan koperasi dan ekonomi desa, hingga pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurut Kepala Negara, pemerintah terus berupaya memastikan kekayaan nasional dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan bangsa.
“Kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan cerdas. Kita memperkuat pendidikan, kesehatan, dan pembangunan manusia. Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,” tutur Presiden.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa setiap langkah perubahan besar tentu akan menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan tetap berdiri teguh dalam mengambil keputusan yang berpihak kepada rakyat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita akan mungkin menghadapi perlawanan dari mereka-mereka yang tidak cinta Tanah Air, bahkan berusaha terus untuk memperlemah NKRI. Tapi bangsa yang besar harus berani, kita harus berani ambil keputusan yang benar. Walaupun sulit, kita harus berani membela rakyat kita,” tegas Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa kemerdekaan sejati hanya dapat dicapai apabila bangsa Indonesia mampu mewujudkan kemandirian ekonomi dan berdiri di atas kekuatan sendiri. Presiden mengingatkan pentingnya semangat berdikari sebagaimana yang diwariskan para pendiri bangsa.
“Tidak ada negara yang merdeka tanpa kemakmuran. Kita tidak mau jadi bangsa yang tergantung oleh bangsa lain. Sebagaimana pendiri bangsa kita, sebagaimana proklamator kita, Bung Karno pernah menganjurkan kepada kita, kita harus berani berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu adalah inti sari daripada negara yang berdaulat,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang telah mempersatukan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Bangsa yang kuat karena persatuannya, bangsa yang makmur karena keadilannya, bangsa yang besar karena kemanusiaannya. Bangsa yang mampu menjadi kekuatan bagi perdamaian dunia, bangsa yang tidak minta-minta bantuan, bangsa yang mampu membantu bangsa-bangsa lain. Mari kita jaga Pancasila, mari kita amalkan Pancasila, mari kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat,” tandas Presiden.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan optimisme nasional dalam menghadapi tantangan global. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan utama pembangunan, pemerintah optimistis Indonesia mampu tumbuh sebagai bangsa yang maju, mandiri, dan memiliki daya saing di tingkat dunia.
Transformasi bangsa yang tengah dijalankan diharapkan tidak hanya memperkuat fondasi ekonomi nasional, tetapi juga memperkokoh persatuan dan memperluas kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia secara berkeadilan. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar