Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pidato Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Tegaskan Transformasi Ekonomi Berbasis Pancasila

Nasional

"Hari Lahir Pancasila 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Pancasila yang Berkeadilan"

Prabowo: Kekayaan Indonesia Harus Dinikmati Rakyat, Bukan Mengalir ke Luar Negeri
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.

Rangkuman Berita

  • Hari Lahir Pancasila, Prabowo Serukan Ekonomi Nasional yang Adil dan Berdaulat
  • Prabowo Bongkar Tantangan Ekonomi RI: Pertumbuhan Belum Dinikmati Semua Rakyat
  • Presiden Prabowo Tegaskan Ekonomi Pancasila Jadi Arah Baru Pembangunan Indonesia
Sesuaikan Ukuran Baca
594
ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama dalam seluruh aspek pembangunan nasional, termasuk dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada kepentingan rakyat dan berkeadilan sosial. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6).

Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar dipahami sebagai warisan sejarah ataupun slogan seremonial yang hanya diucapkan dalam kegiatan kenegaraan. Menurut Kepala Negara, nilai-nilai luhur Pancasila harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara, termasuk dalam kebijakan pembangunan ekonomi nasional.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa salah satu tantangan terbesar bangsa Indonesia saat ini adalah memastikan arah pembangunan ekonomi benar-benar berjalan sesuai dengan semangat dan nilai-nilai Pancasila. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersikap jujur dalam melihat berbagai tantangan dan ketimpangan yang masih dihadapi Indonesia.

Menurut Presiden, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama beberapa dekade terakhir memang menunjukkan perkembangan yang positif. Namun demikian, pertumbuhan tersebut dinilai belum sepenuhnya memberikan manfaat yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang lebih inklusif, adil, dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat luas.

Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Indonesia yang memiliki posisi strategis di tingkat global. Indonesia disebut sebagai salah satu produsen utama berbagai komoditas penting dunia, mulai dari mineral strategis seperti tembaga, timah, emas, hingga logam tanah jarang. Selain itu, Indonesia juga memiliki kekuatan besar di sektor kelapa sawit, batu bara, nikel, serta berbagai komoditas pertanian unggulan lainnya.

Space Available Gorontalo R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.

Presiden Prabowo turut menegaskan bahwa capaian swasembada pangan yang mulai dirasakan Indonesia menjadi modal penting di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian. Di saat sejumlah negara menghadapi tantangan pangan, Indonesia dinilai memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menjaga ketahanan nasional.

Meski memiliki kekayaan alam yang melimpah, Presiden mengakui bahwa selama bertahun-tahun manfaat ekonomi dari sumber daya tersebut belum sepenuhnya dirasakan secara optimal oleh rakyat. Sebagian besar nilai tambah dari pengelolaan kekayaan nasional masih lebih banyak dinikmati di luar negeri, sementara rakyat Indonesia belum sepenuhnya menjadi pelaku utama dalam mengelola dan menikmati hasil kekayaan bangsanya sendiri.

Karena itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa salah satu tugas utama pemerintahannya adalah melakukan transformasi besar terhadap sistem ekonomi nasional. Transformasi tersebut diarahkan untuk membangun ekonomi yang benar-benar berlandaskan Pancasila, yakni ekonomi yang mengutamakan keadilan sosial, kemandirian bangsa, pemerataan kesejahteraan, serta keberpihakan kepada rakyat.

Space Available R5 Grafiti

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pidato Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Tegaskan Transformasi Ekonomi Berbasis Pancasila

Presiden menyampaikan bahwa mandat yang diberikan rakyat kepadanya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8 merupakan amanah besar untuk membawa Indonesia menuju perubahan yang lebih fundamental, khususnya dalam memperkuat struktur ekonomi nasional agar lebih berdaulat dan berkeadilan.

Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini juga dimanfaatkan Presiden untuk mengajak seluruh komponen bangsa memperkuat persatuan nasional dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman utama dalam membangun Indonesia yang lebih maju, makmur, dan berdaulat.

Bagi Presiden Prabowo, ekonomi Pancasila bukan sekadar konsep teoritis, melainkan sebuah jalan perjuangan untuk memastikan bahwa seluruh kekayaan bangsa benar-benar menjadi sumber kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Tasikmalaya R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Wonderful Indonesia R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews