Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Tegaskan Jakarta Menuju Pusat Kebudayaan Global

Metropolitan

"Rano Karno Resmi Buka IWDF 2026, Jakarta Bidik Jadi Pusat Budaya Dunia"

IWDF 2026 Digelar Meriah, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Kota Global Berbasis Budaya
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi membuka Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2026 di Pos Bloc Jakarta, Pasar Baru, Sawah Besar, Sabtu (30/5).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi membuka Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2026 di Pos Bloc Jakarta, Pasar Baru, Sawah Besar, Sabtu (30/5).

Rangkuman Berita

  • Indonesia World Dance Festival 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Penari Ramaikan Jakarta
  • Rano Karno Ungkap Ambisi Besar Jakarta Jadi Sentral Kebudayaan Dunia 2027
  • IWDF 2026 Hadirkan 1.200 Penari Nusantara dan Partisipasi Internasional dari Korea Selatan
Sesuaikan Ukuran Baca
569
Space Available R5 Grafiti

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta Pusat - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi membuka Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2026 yang digelar di Pos Bloc Jakarta, Pasar Baru, Sawah Besar, Sabtu (30/5). Festival berskala internasional tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Tari Sedunia sekaligus momentum strategis dalam menyambut lima abad Kota Jakarta dan memperkuat posisi ibu kota sebagai kota global berbasis kebudayaan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta itu menghadirkan berbagai agenda seni tari yang melibatkan pelaku budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Indonesia World Dance Festival 2026 menjadi wadah kolaborasi lintas budaya sekaligus ruang ekspresi bagi para seniman tari untuk menampilkan kreativitas dan kekayaan budaya Nusantara di panggung internasional.

Sebanyak 88 grup tari yang terdiri atas sanggar, komunitas seni, hingga institusi pendidikan turut berpartisipasi dalam festival tersebut. Selain itu, kompetisi battle dance menghadirkan 13 finalis dari berbagai provinsi, di antaranya Papua Tengah, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan DKI Jakarta.

IWDF 2026 juga diramaikan oleh 155 peserta workshop tari topeng tunggal yang diikuti para pegiat seni, influencer, serta konten kreator tari dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam upaya memperluas promosi budaya melalui platform digital dan industri kreatif.

Tak hanya itu, Festival Tari Nusantara yang menjadi bagian dari rangkaian IWDF menghadirkan sekitar 1.200 penari dari 14 provinsi, meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua. Festival ini juga memperoleh partisipasi internasional dari Korea Selatan yang turut memperkuat semangat pertukaran budaya antarnegara.

Berbagai unsur seni budaya ikut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari budayawan, maestro tari, seniman pelestari budaya, penari profesional lintas generasi dan genre, hingga para musisi yang terlibat sebagai pengisi acara maupun dewan juri kompetisi.

Dalam sambutannya, Rano Karno menegaskan bahwa Jakarta terus memperkuat eksistensinya di tingkat internasional melalui berbagai agenda kebudayaan dan ekonomi kreatif. Menurutnya, sejumlah agenda global yang akan berlangsung dalam waktu dekat menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia terhadap Jakarta sebagai pusat kegiatan budaya internasional.

Ia mengungkapkan bahwa Jakarta telah ditetapkan sebagai pelaksana salah satu kegiatan internasional besar yang akan berlangsung di Tokyo pada Oktober mendatang. Selain itu, keterlibatan Jakarta dalam agenda UNESCO juga menjadi bagian penting dalam upaya menjadikan ibu kota sebagai pusat sentral kebudayaan dan ekonomi kreatif dunia pada 2027.

Rano menekankan bahwa penyelenggaraan festival ini bukan semata-mata untuk mencari pemenang kompetisi, melainkan menjadi ruang ekspresi, apresiasi, dan kebahagiaan bagi para pelaku seni tari. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjutnya, berkomitmen mendukung keberadaan sanggar dan komunitas seni agar memiliki ruang tampil dan berkembang secara berkelanjutan.

Menurutnya, pembinaan seni budaya tidak akan berjalan optimal tanpa adanya wadah ekspresi yang memadai bagi para pelaku seni. Karena itu, pemerintah terus mendorong terciptanya ekosistem kebudayaan yang sehat, inklusif, dan berdaya saing global.

KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2026
Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2026

Rano juga menyoroti peningkatan posisi Jakarta dalam indeks kota global dunia sebagai indikator positif perkembangan ibu kota menuju kota global modern. Ia menyampaikan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, posisi Jakarta dalam Global City Index meningkat dari peringkat 74 menjadi posisi 71.

Ia optimistis capaian tersebut akan terus meningkat seiring penguatan pembangunan, sektor budaya, serta terciptanya rasa aman di tengah masyarakat. Bahkan, Jakarta baru-baru ini disebut sebagai kota nomor dua teraman di Asia, yang menurutnya menjadi bukti kuat bahwa masyarakat turut berperan aktif menjaga stabilitas dan kenyamanan kota melalui semangat “Jaga Jakarta”.

Sementara itu, Ketua Pelaksana IWDF 2026, Rosmala Sari Dewi, menjelaskan bahwa gagasan penyelenggaraan festival ini lahir dari refleksi atas besarnya kekayaan seni tari Indonesia serta kebutuhan para komunitas tari daerah akan ruang kolaborasi internasional yang lebih luas dan berkelanjutan.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan seni pertunjukan tari yang luar biasa dari berbagai daerah, sehingga dibutuhkan sebuah platform dunia yang mampu menjadi ruang bertemu, berkembang, dan berkolaborasi bagi para pelaku seni tari Nusantara.

Rosmala menegaskan bahwa IWDF diharapkan mampu menjadi sarana peningkatan kapasitas bagi pelaku seni sekaligus katalisator dalam memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global dan pusat kreativitas dunia.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini sebagai bagian dari upaya menjadikan seni tari bukan hanya sebagai media pelestarian budaya, tetapi juga instrumen diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.

Momentum menuju usia lima abad Kota Jakarta, lanjut Rosmala, menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai kota global berbasis kebudayaan.

Melalui Indonesia World Dance Festival 2026, Jakarta tidak hanya menghadirkan perayaan seni tari semata, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai pusat pertemuan budaya dunia yang inklusif, kreatif, dan berkelas internasional.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Nusa Tenggara Timur R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Palembang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews