PusakoNews.com, Jakarta Barat - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menghadiri acara The Grand Launching Ceremony of IRA (Internet Rakyat) yang digelar di PT Solusi Sinergi Digital, Jakarta, Selasa (26/5). Kehadiran pemerintah dalam agenda tersebut menegaskan komitmen negara dalam memperluas pemerataan akses digital sekaligus memperkuat pembangunan infrastruktur teknologi yang inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Peluncuran IRA atau Internet Rakyat menjadi momentum penting dalam pengembangan layanan internet nasional berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1.4GHz yang disebut sebagai yang pertama di dunia. Teknologi tersebut diharapkan mampu menghadirkan konektivitas internet dengan cakupan lebih luas, kualitas layanan yang lebih baik, serta biaya yang terjangkau bagi masyarakat di berbagai daerah.
Program Internet Rakyat dirancang untuk menjawab tantangan kesenjangan akses digital yang hingga kini masih dirasakan sebagian masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan kawasan dengan keterbatasan infrastruktur telekomunikasi. Dengan pendekatan berbasis teknologi 5G FWA, layanan ini diharapkan dapat menjadi solusi percepatan transformasi digital nasional sekaligus mendukung pemerataan pembangunan.
Dalam pelaksanaannya, IRA ditargetkan mampu menjangkau berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Pulau Jawa hingga kawasan Maluku dan Papua. Layanan internet tersebut juga ditawarkan dengan biaya sekitar Rp100 ribu per bulan sehingga dinilai lebih terjangkau bagi masyarakat luas, termasuk kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Tokoh pengusaha nasional Hashim Djojohadikusumo dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kehadiran Internet Rakyat berpotensi menjadi salah satu game changer bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, akses internet murah dan merata merupakan bagian penting dari pembangunan infrastruktur modern yang akan mendorong produktivitas masyarakat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
Ia menekankan bahwa target pembangunan tiga juta rumah di Indonesia, baik di kawasan perkotaan maupun perdesaan, akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan apabila seluruh kawasan hunian tersebut terkoneksi dengan layanan internet yang murah dan berkualitas.
“Target 3 juta perumahan di Indonesia, baik di perkotaan maupun perdesaan. Kalau semuanya tersambung dengan internet murah, saya yakin kita bisa mencapai hampir 7 persen pertumbuhan ekonomi, karena internet murah adalah bagian dari infrastruktur,” ujar Hashim Djojohadikusumo dalam sambutannya.
Kehadiran Wamen PKP Fahri Hamzah pada peluncuran tersebut sekaligus mencerminkan dukungan pemerintah terhadap integrasi pembangunan sektor perumahan dengan penguatan konektivitas digital. Pemerintah memandang akses internet saat ini tidak lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam mendukung aktivitas pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, hingga pengembangan usaha berbasis digital.
Transformasi digital yang merata diyakini akan membuka peluang ekonomi baru di berbagai daerah, termasuk meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi, layanan keuangan digital, perdagangan elektronik, serta berbagai layanan publik berbasis teknologi. Karena itu, penguatan infrastruktur digital menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan nasional ke depan.
- Fahri Hamzah Hadiri Grand Launching IRA, Internet Murah Disebut Bisa Dongkrak Ekonomi 7 Persen
- IRA Internet Rakyat Meluncur, Teknologi 5G Pertama di Dunia Siap Jangkau Seluruh Indonesia
- Internet Rakyat Resmi Hadir, Hashim Djojohadikusumo Sebut Jadi Game Changer Ekonomi Nasional









Komentar