PusakoNews.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyerahkan bantuan sapi kurban kepada warga di sejumlah wilayah Jakarta dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat kepedulian sosial, kebersamaan warga, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman dan inovatif.
Pada Rabu (27/5), Rano Karno menyerahkan bantuan sapi kurban di kawasan RT 11 RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kawasan tersebut dikenal luas sebagai “RT Viral” berkat inovasi sistem keamanan lingkungan berbasis teknologi yang dikembangkan warga setempat.
Penyerahan sapi kurban berlangsung di Jalan Hidup Baru III Gang H Jeni 2 dan dihadiri jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta warga sekitar yang menyambut kegiatan tersebut dengan antusias.
Dalam kesempatan itu, Rano Karno menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mendistribusikan sebanyak 210 ekor sapi kurban ke berbagai wilayah di Ibu Kota. Ia menjelaskan bahwa proses penyembelihan dilakukan secara bertahap selama tiga hari menyesuaikan jadwal distribusi dan kesiapan wilayah penerima.
Menurutnya, pelaksanaan kurban tidak harus dilakukan serentak pada hari yang sama, melainkan dapat dilaksanakan dalam rentang waktu yang masih sesuai dengan ketentuan ibadah kurban. Ia berharap seluruh bantuan hewan kurban dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.
Rano menegaskan bahwa semangat Iduladha bukan hanya soal penyembelihan hewan kurban, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama warga Jakarta.
Selain menyerahkan bantuan sapi kurban, Rano Karno juga memberikan apresiasi terhadap inovasi keamanan lingkungan yang diterapkan warga RT 11 RW 07 melalui sistem Gerbang Pintar e-Gate 11 dan teknologi GPS anti-pencurian kendaraan bermotor. Ia menilai keberhasilan menjaga keamanan lingkungan tidak dapat sepenuhnya mengandalkan aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Menurutnya, kesadaran warga untuk menjaga lingkungan menjadi faktor utama terciptanya keamanan di Jakarta. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sebagai fondasi penting dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang aman dan nyaman.
Rano bahkan optimistis inovasi keamanan berbasis teknologi yang dikembangkan warga Gandaria Utara dapat menjadi model percontohan bagi lingkungan lain di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, mendukung pengembangan inovasi serupa melalui pelatihan dan kerja sama bersama masyarakat di tingkat RT dan RW.
Ia menyampaikan penghargaan kepada warga Kampung RT 11 RW 07 yang dinilai berhasil menunjukkan bahwa inovasi berbasis partisipasi masyarakat mampu memberikan dampak nyata terhadap keamanan lingkungan.
Dalam dialog bersama warga, Rano Karno juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di tengah perkembangan digital yang semakin pesat. Ia menilai masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perlu mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu meningkatkan daya saing usaha.
Menurutnya, teknologi AI dapat membantu pelaku UMKM memahami kebutuhan pasar, memetakan wilayah pemasaran potensial, hingga menganalisis tren produk berdasarkan data yang tersedia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia melihat kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi pelatihan teknologi AI bagi masyarakat. Dengan pemanfaatan teknologi secara tepat, Rano berharap pelaku UMKM Jakarta dapat lebih berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
- Rano Karno Dorong Teknologi AI untuk UMKM Saat Serahkan Sapi Kurban di Jakarta
- RT Viral Kebayoran Dapat Sapi Kurban dari Pemprov DKI, Rano Puji Inovasi Warga
- Serahkan Sapi Kurban, Rano Karno Sebut Warga Kunci Keamanan Jakarta









Komentar