PusakoNews.com, Jakarta Selatan - Sebanyak 200 peserta dari berbagai kalangan turut meramaikan lomba fotografi yang digelar di kawasan Taman Bendera Pusaka, Jalan Barito, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (23/5). Kegiatan bertema “From Lens to Legacy” tersebut diselenggarakan oleh Taman Safari Indonesia sebagai bagian dari rangkaian International Animal Photo and Video Competition (IAPVC) 2026.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi para fotografer untuk mengeksplorasi keindahan satwa liar serta lanskap ruang terbuka hijau di tengah ibu kota. Para peserta berburu momen terbaik dengan menjadikan hewan-hewan liar yang hidup di area taman sebagai objek utama pemotretan. Selain itu, panitia juga menghadirkan sejumlah reptil dari Taman Safari Indonesia guna menambah variasi objek visual yang dapat diabadikan para peserta.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kompetisi fotografi, tetapi juga dirangkai dengan sesi diskusi dan talkshow bersama fotografer senior Arbain Rambey dan fotografer profesional Marryssa Tunjung Sari yang sekaligus bertindak sebagai dewan juri. Kehadiran para praktisi fotografi ternama itu memberikan wawasan tambahan bagi peserta mengenai teknik pengambilan gambar, komposisi visual, hingga pentingnya fotografi sebagai media penyampai pesan sosial dan lingkungan.
Board Advisory Taman Safari Indonesia, Agus Santoso, mengatakan bahwa kompetisi ini tidak semata-mata menjadi ajang berburu gambar, melainkan juga sarana membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian alam dan satwa melalui karya visual. Menurutnya, fotografi memiliki kekuatan untuk menyampaikan cerita dan meninggalkan warisan yang bermakna bagi masyarakat luas.
Ia menambahkan, melalui karya-karya visual yang dihasilkan peserta, Indonesia memiliki peluang besar untuk semakin dikenal di mata dunia, khususnya dalam sektor pariwisata dan kekayaan biodiversitas. Kompetisi seperti ini dinilai mampu menjadi gerakan kreatif yang memberikan dampak positif terhadap promosi destinasi wisata sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan, Jonie Paulus Rumimper. Ia menilai penyelenggaraan lomba fotografi di Taman Bendera Pusaka menjadi langkah positif dalam memanfaatkan ruang terbuka hijau sebagai pusat aktivitas kreatif masyarakat. Menurutnya, kawasan taman yang dipenuhi pepohonan rindang dan dihuni berbagai satwa liar tersebut sangat potensial menjadi lokasi fotografi alam di tengah kota metropolitan.
Jonie menegaskan, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat citra Jakarta sebagai kota kreatif, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pendekatan seni dan edukasi visual. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri kreatif dapat terus ditingkatkan guna menghadirkan lebih banyak kegiatan serupa di berbagai ruang publik ibu kota.
Taman Bendera Pusaka sendiri kini menjadi salah satu ruang publik baru yang menarik perhatian masyarakat Jakarta. Kawasan taman yang merupakan hasil revitalisasi dan penggabungan sejumlah taman di kawasan Kebayoran Baru tersebut menawarkan ruang hijau modern yang nyaman bagi aktivitas olahraga, rekreasi, hingga kegiatan kreatif komunitas.
Antusiasme ratusan peserta dalam lomba fotografi ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan visual kreatif berbasis lingkungan dan ruang publik. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berkembang sebagai sarana edukasi, promosi pariwisata, sekaligus penguatan identitas Jakarta sebagai kota global yang ramah terhadap kreativitas dan keberlanjutan lingkungan.
[PusakoNews.com/red]








Komentar